Taktik Alexandre Polking membuktikan Vietnam bukan tim yang tidak bisa dikalahkan.
Pelatih Thailand, Alexandre Polking, mengaku sangat puas dengan penampilan anak asuhnya saat mengalahkan Vietnam. Dibawah pimpinan Chanathip Songkrasin di lapangan, The War Elephants, mengalahkan The Golden Star 2-0.

Dalam wawancara setekah pertandingan, Polking menyebut taktiknya berjalan dengan baik untuk membuat Vietnam kesulitan. "Thailand menang dengan skor sempurna. Tapi, semuanya belum berakhir. Kami masih harus tetap fokus dan menyiapkan rencana yang bagus untuk leg kedua," kata Polking dikutip Bangkok Post.

Pahlawan Thailand dalam pertandingan ini adalah sang kapten. Dia mencetak dua gol pada menit 14 dan 23. Bahkan, dia memiliki peluang untuk membuat hattrick dengan penalti pada menit 85 yang dihalau Tran Nguyen Manh.

"Karena kami unggul 2-0 setelah babak pertama, saya membuat beberapa perubahan dan membiarkan Thailand beralih ke serangan balik. Kami memiliki beberapa peluang bagus untuk mencetak lebih banyak gol. Tapi, tidak bisa mengonversinya," kata pelatih Brasil keturunan Jerman itu.

"Secara umum, itu bagus. Pertandingan untuk kami sangat baik. Kami akan punya waktu untuk berpikir dan menyesuaikan diri untuk pertandingan berikutnya," tambah pengganti Akira Nishino tersebut.

Kemenangan 2-0 tersebut merupakan yang pertama Thailand melawan Vietnam sejak Park Hang-seo menjadi pelatih The Golden Star. Karena itu, sejak awal Polking benar-benar memikirkan cara untuk mengalahkan Vietnam. Dan, dia sampai pada kesimpulan bahwa ada celah yang bisa dimanfaatkan timnya.

"Kami tahu bahwa kami bisa mengalahkan mereka dan kami akhirnya benar-benar melakukannya. Kemenangan ini akan membuat pemain Thailand lebih percaya diri untuk mempersiapkan leg kedua," ujar Polking.



Polking juga mengakui bahwa Thailand beruntung pada gol pertama ketika Nguyen Phong Hong Duy terpeleset saat menghalau bola. Blunder sangat fatal itu otomatis membuat Chanathip leluasa mencetak gol.

"Itu adalah momen yang sangat penting. Pemain lawan melakukan kesalahan dan kami beruntung mengubahnya menjadi gol pembuka. Tapi, gol kedua memang indah dan para pemain saya menunjukkan kerja sama tim yang hebat di sana," tambah mantan pelatih Bangkok United itu.

Meski Vietnam membuat beberapa perubahan dalam susunan pemain untuk pertandingan tersebut, Polking tidak terkejut dan sudah sangat siap. Dia juga sudah memprediksi Vietnam akan beralih bermain dengan dua striker setelah memasuki babak kedua.

"Thailand memiliki strategi untuk setiap babak di permainan dan anak-anak mengeksekusinya dengan baik. Saya tidak bisa mengatakan rencana untuk leg kedua. Tapi, skor 2-0 adalah keuntungan besar," pungkas Polking.