Peluang The Blues untuk mempertahankan gelar Liga Champions tipis.
Chelsea harus menelan kekalahan pahit saat  menjamu Real Madrid di leg pertama perempat final Liga Champions 2021/22, Kamis (7/4) dini hari WIB. Salah satu yang menjadi sorotan dalam laga tersebut tentu saja adalay Eduardo Mendy, kiper andalan Chelsea yang pada laga sepenting itu justru tampil buruk.

Mendy yang baru saja membawa Timnas Senegal juara Piala Afrika 2020 dan lolos ke Piala Dunia 2022 harus memungut bola sebanyak tiga kali dari gawang nya.

Dan sosok yang merusak citra Mendy tak lain adalah striker haus gol Real Madrid, Karim Benzema, yang masing-masing mencetak gol pada menit ke-21, 24' dan 46'.

Gol terakhir dari Benzema tak lain merupakan blunder fatal yang dilakukan oleh Mendy. Situasinya berawal dari
Casemiro yang melakukan sapuan setelah memotong aliran bola para pemain Chelsea.

Mendy dengan inisiatif yang tinggi meninggalkan gawangnya, jauh di luar kotak penalti untuk mengambil bola tersebut. Akan tetapi, Benzema yang tak jauh dari situ langsung mengejar bola dan berusaha merebutnya.

Melihat Benzema berlari, Mendy yang mungkin saja tak siap dan gugup kemudian mengoper bola ke rekan setimnya, Antonio Ruediger. Sayangnya, operan bola tersebut tidak sempurna dan bola jatuh ke kaki Benzema.

Mendy sebetulnya sempat melakukan upaya dengan coba menekel. Namun, Benzema terlalu lincah dan terlanjur tak terbendung, tanpa ampun pemain asal Prancis itu melepaskan sepakan ke arah gawang. Hattrick.



Atas performanya buruknya, penerima penghargaan The Best FIFA Goalkeeper 2022 alias penjaga gawang terbaik versi FIFA itu oleh situs statistik Sofascore, diberikan rating 5,4  alias yang terendah diantara pemain Chelsea lainnya.

Terlepas dari itu, Chelsea yang merupakan juara bertahan Liga Champions akan menghadapi laga berat di leg kedua, dimana tim besutan Thomas Tuchel itu gantian menyambangi Real Madrid  di Stadion Santiago Bernabeu pada 13 April mendatang.