Namanya juga anak muda, belum bisa berpikir panjang. Ini kisahnya.
Pemain Sassuolo yang sedang dipinjamkan ke Penarol, Nicolas Schiappacasse, terancam mendekam 14 bulan di penjara Uruguay. Penyebabnya, tertangkap tangan memiliki senjata api di mobilnya. 

Nicolas Javier Schiappacasse Oliva saat ini berusia 23 tahun. Mantan penyerang Uruguay U-21 itu mengawali karier profesional dari River Plate Montevideo sebelum pindah ke Atletico Madrid pada 2016. Sempat dipinjamkan ke beberapa klub, Schiappacasse bergabung dengan Sassuolo pada 2020.

Sayangnya penampilan Schiappacasse di Serie A kurang memenuhi harapan. Dia lebih banyak duduk di bangku cadangan. Jadi, manajemen memutuskan meminjamkan Schiappacasse ke Panerol pada 2021.

Menurut laporan media, pada Januari 2022, Schiappacasse membawa senjata api pistol kaliber 9 mm menjelang pertandingan Derby Montevideo melawan rival abadi Nacional Montevideo. Polisi yang sedang menggelar razia lalu-lintas tanpa sengaja menemukan senjata itu di mantel yang dikenakan Schiappacasse.

Polisi kemudian merilis foto-foto pemain yang diborgol serta gambar senjata yang disita. Saat ini, Schiappacasse sedang menjalani persidangan di Montevideo. Sebelum sidang, dia telah menghabiskan 12 hari penjara.

Schiappacasse kemudian dibebaskan saat persidangan digelar. Tapi, dia harus menjalani wajib lapor sebagai syarat pembebasan dari tahanan sampai ada keputusan final pengadilan.

Berdasarkan hukum di Uruguay, Schiappacasse bisa mendapatkan penjara hingga 14 bulan karena kepemilikan senjata api. Tapi, dalam persidangan, dia mengakui kesalahannya dan kemudian membuat kesepakatan dengan jaksa penuntut. Dia meminta diizinkan menjalani enam bulan hukumannya di rumah orang tuanya. 



Schiappacasse juga minta dibebaskan bersyarat dan bersedia melakukan pelayanan masyarakat selama empat jam dalam seminggu.  

"Pada awalnya dia sangat tertekan. Tapi, setelah itu dia mulai beradaptasi dengan kehidupan penjara. Dia sangat menyesal dan menunjukkannya di setiap persidangan. Dia adalah anak muda yang pantas mendapatkan kesempatan," kata pengacara Schiappacasse, Karen Pintos, dilansir The Sun.

Schiappacasse masih memiliki satu tahun tersisa dalam kontrak dengan Sassuolo. Akibat kasus ini, dia belum bisa kembali ke Italia, meski peminjaman di Penarol sudah berakhir. Untuk menjaga kebugaran, dia juga diizinkan berlatih dengan klub Divisi III Uruguay, El Tanque Sisley.