Gol salto oleh striker itu hal wajar. Bagaimana kalau dilakuakn bek? Cek videonya!
Penggemar sepakbola di seluruh dunia tidak asing dengan tendangan salto. Di olahraga ini, aksi seperti itu akan berada di puncak piramida gol. Pemain yang bisa melakukannya akan dianggap manusia setengah dewa. Contohnya, pemain dari Liga Thailand berikut ini. 

Jika anda ingat, pemain-pemain kelas dunia seperti Cristiano Ronaldo, Wayne Rooney, hingga Zlatan Ibrahimovic pernah melakukannya di laga penting. Bahkan, Ibrahimovic mencetak gol salto dari jarak 35 meter. 

Baik Ibrahimovic, Ronaldo, atau Rooney, semuanya merupakan pemain depan. Wajar jika mereka bisa melakukannya karena memang dididik untuk mencetak gol dengan berbagai cara. 

Tapi bagaimana jika gol tendangan salto itu diciptakan oleh pemain pertahanan, khususnya bek? Baru-baru ini, tendangan salto diperlihatkan oleh  bek tengah klub Thailand yang sudah berusia 34 tahun, Parinya Utapao. Pemain Sukhotai itu berhasil mencetak gol melalui tendangan salto yang super gokil. Dan, itu terjadi pada menit-menit akhir untuk membawa klubnya unggul. 

Momen unik ini terjadi pada Jumat (8/4/2022) saat The Fire Bats mengalahkan PTT Rayong 2-1 pada Thai League 2 atau kompetisi kasta kedua di Negeri Gajah Putih.

Dalam pertandingan melawan Rayong itu, Utapao mendapatkan sebuah umpan silang melambung pada menit 85. Bola kemudian disundul melewati kotak penalti oleh striker Sukhothai, Osman Sow.

Melihat bola menuju ke arahnya, Utapao seketika mengambil peluang untuk menerima bola di depan gawang dengan pengawalan ketat bek Rayong, Nattakrit Thongnoppakun. Utapao berhasil meraih bola dan mengontrol dengan dada. Kemudian, melepaskan tendangan salto melewati penjaga gawang Rayong. Gol salto Utapao membuat Sukhothai unggul 2-1.

Bagi Utapao, gol tendangan salto itu menjadi gol ketiganya musim ini. Dan, sepertinya dia sendiri tidak percaya bisa melakukannya.

Sepanjang karier sebagai pesepakbola, Utapao menghabiskan waktu di Thailand. Dia telah bermain untuk beberapa klub. Dia meninggalkan Nakhon Pathom pada 2010 dan sempat bermain di Chainat Hornbill serta Nakhon Ratchasima sebelum bergabung dengan Sukhothai pada musim panas lalu.