Menanti kiprah Ji Da-Bin bersama skuad Garuda Muda
Saat Bima Sakti memanggil 40 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas U-16, terdapat satu nama yang paling mencolok, nama yang jelas-jelas bukan nama seorang pemuda Indonesia.

Nama itu adalah Ji Da-bin. Dan usut punya usut, pemain kelahiran  Depok, Jawa Barat, 3 Maret 2006  itu memang bukan sepenuhnya asli Indonesia. Ia punya darah Korea Selatan dari sang ayah yang diketahui bernama Ji Ha-sik.

Saat ini, Ji Da-bin tergabung dalam akademi sepak bola ASIOP Apacinti. Dipanggilnya Ji Da-bin bukan tanpa alasan, sebab kalau kita melacak reputasinya, ia adalah pemain yang potensial.

Dilihat dari akun sosial media nya, ia pernah menyabet sejumlah prestasi bergengsi. Ayahnya, Ji Ha-sik juga rupanya memiliki kanal YouTube yang man kontennya adalah mengabadikan kegiatan-kegiatan sepakbola Ji Da-bin, misalnya momen ketika Ji Da-bin menerima penghargaan pemain terbaik turnamen U-12 pada 2018 yang diberi langsung oleh Indra Sjafri.



Ada juga video-video latihan Ji Da-bin yang sedang melakukan juggling bola hingga berlatih ketangkasan di rumah. Termasuk dokumentasi ketika Ji Da-bin bersama tim pelajar DKI Jakarta.

Kalau nanti Ji Da-bin bermain apik bersama skaud Garuda Muda sangat muda dirinya akan mendapat sorotan lebih dari publik pencinta sepakbola tanah air. Untuk sementara namanya sudah cukup menyita perhatian, tinggal bagaimana Ji Da-bin tampil bersinar.