Masih ada leg kedua yang dimainkan dalam tiga hari.
Setelah kehilangan AC Milan, mimpi Silvio Berlusconi untuk memiliki klub sepakbola yang bermain di Serie A lagi tinggal selangkah. Pasalnya, Monza mengalahkan Pisa 2-1 pada leg pertama final play-off Serie B di U-Power Stadium, Jumat (27/5/2022) dini hari WIB.

Pada 28 September 2018, perusahaan induk Fininvest, yang dipimpin Berlusconi mengumumkan akuisisi Monza. Adriano Galliani, eks CEO Milan dan orang kepercayaan Berlusconi, menjadi bagian dari dewan direksi.

Duo Berlusconi-Galliani telah menjadi salah satu kepemimpinan paling sukses dalam sejarah sepakbola Italia, setelah memenangkan 29 trofi bersama Milan pada 1986-2016. Jadi, mereka ingin mengulang keberhasilan tersebut di Monza, yang sedang terpuruk.

Pada musim pertama di bawah kepemimpinan baru, Monza menyelesaikan Serie C 2018/2019 di tempat kelima dengan Cristian Brocchi sebagai pelatih. Untuk musim 2019/2020, Monza memegang posisi pertama dengan keunggulan 16 poin atas Carrarese yang berada di posisi kedua.



Sayang, kompetisi berhenti karena Covid-19. Lalu, pada 8 Juni 2020, Asosiasi Sepakbola Italia (FIGC) secara resmi mendeklarasikan Monza (pemuncak klasemen Serie C) promosi  ke Serie B. Itu menjadi yang pertama setelah 19 tahun absen dari kompetisi tersebut.

Monza menuju ke Serie B 2020/2021 sebagai klub yang paling mungkin finish di tempat pertama. Tapi, mereka kalah dari Cittadella pada semifinal play-off.



Agar kejadian musim lalu tidak terulang, Monza berusaha sekuat tenaga untuk promosi langsung ke Serie A. Sayang, hasilnya kembali sama. Tiket naik kasta otomatis sudah menjadi milik Lecce dan Cremonese. Sementara Monza hanya bisa lolos ke Serie A jika memenangkan play-off.



Mengawali play-off, Monza bertemu Brescia di semifinal. Hasilnya, 2-1 dan 2-1 atau agregat 4-2. Kemudian, Monza menantang Pisa di final. Dan, pada leg pertama kandang skornya 2-1. Itu artinya, masih ada satu pertandingan di kandang Pisa, Senin (30/5/2022) dini hari WIB, untuk melihat takdir Monza.