Namanya juga juara, wajar sesumbar. Giliran kalah, nangis..
Ada banyak cerita unik dan aneh dalam pesta parade juara Liga Champions yang digelar Real Madrid. Salah satu yang banyak dibicarakan warga dunia maya adalah rekaman video pidato Eden Hazard. Ada pula Kylian Mbappe.

Akhir pekan lalu Los Blancos sukses memenangkan Liga Champions ke-14 dalam sejarah. Dan, bagi salah satu pemain bintang mereka, Hazard, itu untuk pertama kalinya memenangkan trofi kejuaraan antarklub paling elite di Benua Biru. Itu terjadi karena Hazard datang ke Spanyol pada 2019.

Pemain Belgia itu bergabung dengan Madrid setelah ditransfer 150 juta pounds (Rp2,7 triliun). Tapi, dia telah berjuang dengan cedera selama tiga tahun terakhir. Itu membuat fans Madrid masih belum melihat performa terbaik Hazard seperti saat bermain di Liga Premier untuk Chelsea.

Tidak ada yang meragukan bahwa Hazard adalah salah satu pemain paling menarik dalam sejarah Liga Premier. Tapi, saat pindah ke La Liga, dia tidak mampu membawa penampilan hebatnya. Dalam 66 laga La Liga, pemain berusia 31 tahun hanya berhasil mencetak enam gol.



Ternyata, statistik tersebut tidak menutupi kenyataan bahwa Hazard mengklaim hal yang mengejutkan. Saat perayaan kemenangan final Liga Champions, Hazard berani tampil di hadapan para pendukung untuk berpidato. Pidatonya ternyata sangat menyentuh fans, meski terkesan hiperbola.

"Ini adalah tiga tahun yang sulit. Tapi, tahun depan saya akan memberikan segalanya untuk kalian. Saya yakin tahun depan akan menjadi milik saya, saya tidak ragu," kata Hazard dalam video yang viral. 

Pendukung yang mendengar pidato Hazard, yang tampaknya setengah mabuk, tampak bergembira. Begitu pula rekan-rekan Hazard yang tampak mengerumuninya dengan pelukan. Hazard mungkin merupakan rekrutan yang mengecewakan. Tapi, tampaknya dia masih dicintai fans Madrid.