Apakah cacian masih berlanjut?
Manchester United menjalani musim buruk pada musim 2021/2022, di mana sejumlah masalah internal membuat klub raksasa Liga Premier itu gagal finish di empat besar klasemen.

Di samping terjadinya pergantian kepelatihan dari Ole Gunner Solskjaer ke Ralf Rangnick, Setan Merah juga mengalami gejolak dalam skuad mereka. Salah satunya terkait perebutan ban kapten.

Man United dalam beberapa musim terakhir telah memberikan kepercayaan kepada bek timnas Inggris, Harry Maguire, untuk mengenakan ban kapten dalam skuad mereka sejak Maguire direkrut dari Leicester City dengan harga 80 juta pounds (Rp 1,4 triliun) pada 2019.

Maguire mulai ditunjuk sebagai kapten oleh Ole Gunnar Solskjaer pada Januari 2020 setelah keluarnya Ashley Young dari Old Trafford. Namun, penampilan buruknya pada musim 2021/2022 membuat isu pergantian ban kapten ke David de Gea atau Cristiano Ronaldo.

Pemain timnas Inggris itu banyak mendapatkan kritikan dari para fans Setan Merah, karena penampilan buruknya pada musim lalu. Namun, pelatih baru Man United, Erik ten Hag, telah menegaskan bahwa bek termahal di dunia itu akan tetap menjadi kapten Man United musim depan.

Bek tengah itu menghadapi kritik keras atas penampilannya musim lalu, dengan banyak yang mempertanyakan kualitas kepemimpinannya. Tetapi, pelatih asal Belanda itu menegaskan dia adalah pilihan yang tepat untuk mengenakan ban kapten dan telah menjelaskan keputusannya.



Saat konferensi pers pada Senin (11/7/2022) waktu setempat, mantan pelatih Ajax itu menegaskan bahwa Maguire akan terus menjadi pemimpin Setan Merah.

Apa yang dikatakan Ten Hag tentang Maguire?

"Harry Maguire adalah kaptennya," kata Ten Hag pada konferensi pers.

"Tentu saja, saya harus mengenal semua pemain dan itu membutuhkan waktu, tetapi dia adalah kapten yang mapan selama beberapa tahun dan dia telah mencapai banyak kesuksesan. Jadi, saya tidak meragukan masalah ini," terang Ten Hag.

Mengapa Maguire dikritik?

Maguire menghadapi kritik keras sepanjang musim 2021/2022 saat Man United tampil mengecewakan di bawah pelatih sebelumnya, Ole Gunnar Solskjaer dan Ralf Rangnick.

Penampilan buruk pemain berusia 29 tahun dalam kekalahan 4-1 Man United dari rival sekotanya, Manchester City, pada Maret mengakibatkan banyak para fans menyerukan agar dia dicopot dari jabatan kapten. 

Mantan rekan setimnya di Hull City, Ahmed Elmohamady, bersikeras beberapa hari setelah pertandingan itu bahwa Maguire "tidak dapat menangani tekanan ini" yang datang dengan peran itu dan meminta Cristiano Ronaldo untuk menggantikannya di musim depan.

Sementara itu, mantan kapten Man United, Nemanja Vidic, memintanya dicoret dari tim karena kepercayaan dirinya yang rusak. Namun, legenda Setan Merah, Rio Ferdinand, mencoba membela Maguire saat dia menyoroti penampilannya yang "fenomenal" untuk Inggris, tetapi menekankan bahwa Man United tidak bermain dengan kekuatannya.

Maguire juga menjadi sasaran para pendukung saat bertugas internasional dengan Inggris, dengan banyak yang mencemooh sang bek pada April. Maguire bahkan harus melibatkan polisi pada satu tahap saat dia menerima ancaman bom dari oknum fans Setan Merah. 

Tapi, bagaimanapun untuk menghadapi musim depan, bek termahal di dunia itu akan tetap dipercaya sebagai kapten Man United setelah Ten Hag menegaskan bahwa dia adalah pilihan yang tepat.