Usia 15 tahun main di Liga Premier. Kalau kamu umur segitu ngapain?
Seperti sang mentor Pep Guardiola, Mikel Arteta juga pelatih yang gemar memberi debut kepada pemain-pemain remaja berbakat. Contohnya, Ethan Nwaneri. Bocah berusia 15 tahun itu punya kesempatan tampil saat Arsenal mengalahkan Brentford, Minggu (18/9/2022).

Bukan rahasia lagi jika Arsenal rajin menampilkan pemain-pemain muda di pertandingan kompetitif sekelas Liga Premier atau Liga Champions.

Sejak era Arsene Wenger berkuasa, Arsenal banyak memainkan anak-anak muda berbakat. Biasanya, pemain yang tampil adalah jebolan akademi. Mayoritas berusia 18, 19, 20, atau 21 tahun. Sangat sedikit pemain berusia di bawah 18 tahun yang menjalani debut untuk The Gunners.

Tapi, yang terjadi akhir pekan lalu benar-benar unik. Mikel Arteta memutuskan memasukkan Ethan Nwaneri pada menit 90+2 menggantikan Fabio Vieira. Meski hanya bermain sekitar satu menit, remaja berusia 15 tahun 181 hari itu menjadi debutan termuda dalam sejarah Liga Premier.

Ethan Nwaneri mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang pemain Liverpool, Harvey Elliott, pada 2018/2019. Saat itu, dia tampil melawan Fulham ketika usianya baru 16 tahun 38 hari.

"Ini adalah perasan murni saya. Saya bertemu anak itu. Saya sangat menyukai apa yang saya lihat. Staf akademi memberi saya informasi yang bagus tentang dirinya. Saya beberapa kali bertemu dengannya, dia juga berlatih beberapa kali bersama kami," kata Mikel Arteta di laman resmi The Gunners.



Pelatih asal Spanyol itu menjelaskan, absennya sang kapten, Martin Odegaard, turut menjadi jalan pembuka untuk memainkan Ethan Nwaneri.



"Kemarin (sehari sebelum pertandingan) dia harus datang karena (pemain) kami mengalami cedera, terutama Martin (Odegaard). Kemudian, saya punya perasaan dari kemarin bahwa jika ada kesempatan, saya akan melakukannya. Dan, saya baru saja melakukannya," tambah Mikel Arteta.

Asisten Pep Guardiola di Manchester City itu menyebut keputusan menampilkan Ethan Nwaneri tak lain adalah demi kepentingan Arsenal. Dia menegaskan siapa pun akan mendapat kesempatan bermain jika menunjukkan kemampuan terbaik.

"Semua keputusan yang kami ambil adalah untuk klub. Kami ingin memberi kesempatan ketika ada talenta, personalitas, dan ketika ada pemain yang sangat mencintai apa yang mereka lakukan serta tidak punya rasa takut," beber pelatih berusia 40 tahun itu.

Lalu, siapa Ethan Nwaneri? Lahir di tahun pembukaan Emirates Stadium, dia bergabung dengan Hale End saat berusia 9 tahun. Lalu, pada usia 14 tahun, dirinya susah bermain untuk Arsenal U-18. Dia bermain sebagai gelandang, dan sering dianggap sebagai No.10 masa depan The Gunners.

Di awal musim 2022/2023, Ethan Nwaneri sebenarnya tercatat di skuad Arsenal U-18. Tapi, dengan cepat, dia naik kelas ke Arsenal U-21 di Liga Premier 2, yang berlanjut dengan latihan di tim utama The Gunners.   

Dengan tampil semenit melawan Brentford, Ethan Nwaneri tidak hanya memecahkan rekor Harvey Elliott. Dirinya juga tercatat melewati prestasi Cesc Fabregas sebagai pemain termuda The Gunners di laga resmi. Gelandang Spanyol itu menjalani debut pada usia 16 tahun 177 hari di Piala Liga Inggris 2003/2004.