Ayo terus berbenah Garuda Muda.
Timnas Indonesia U-20 gagal merengkuh kemenangan dalam laga uji coba kedua melawan Timnas Turki U-20 di Stadion Manavgat Ataturk, Rabu (26/10) malam WIB, tim besutan Shin Tae-yong kalah tipis dengan skor 1-2.

Gol balasan satu-satunya Skuad Garuda Muda dicetak oleh Doni Tri Pamungkas di menit 90+1. Sedangkan, dua gol dari Turki dilesatkan pada menit ke-16 dan 78.

Usai laga, Shin Tae-yong mengomentari sejumlah hal yang bisa dijadikan bahan evaluasi. Menurut juru taktik Korea Selatan itu Marselino Ferdinan dan rekan-rekan belum bisa mengantisipasi serangan balik lawan dengan baik.



Alhasil saat sedang asyik membangun serangan, Timnas Indonesia U-20 sering keteteran ketika bola direbut oleh tim lawan. Transisi menyerang menuju bertahan masih buruk

"Ada dua kekurangan di laga ini. Pertama, masalah penyerangan. Kemudian, yang kedua soal counter attack. Jadi, kami akan mempersiapkan tim lebih baik lagi untuk mengantisipasi skema counter attack bila bertemu dengan lawan yang memiliki tipe serupa," kata Shin.

Kendati kalah, juru taktik berusia 56 tahun itu tetap mengapresiasi kerja keras tim besutannya yang menurutnya bisa jadi pelajaran tentang adaptasi melawan tim-tim Eropa, apalagi mengingat Skuad Garuda Muda akan berlaga di Piala Dunia U-20 2023.

"Selain itu, ini akan menjadi awal mula yang baik untuk beradaptasi dengan lawan yang lebih kuat, terutama tim-tim Eropa. Melalui laga ini, mereka pasti banyak mendapatkan pelajaran," pungkasnya.