Lalu bagaimana dengan AS Roma?
Portugal berencana menjadikan Jose Mourinho sebagai pelatih mereka berikutnya, setelah kegagalan Fernando Santos membawa Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2022.

Menurut outlet Italia Corriere dello Sport, posisi Fernando Santos sebagai pelatih kepala kini berada di ujung tanduk, kemungkinan itu tak terelakkan lagi.

Juru taktik berusia 58 tahun itu kemungkinan besar meninggalkan Portugal segera, terlepas dengan kontraknya yang baru akan berakhir hingga 2024.

Tak mau tinggal diam, Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) kabarnya telah mengadakan pembicaraan dengan eks pelatih Cristiano Ronaldo di Real Madrid tersebut, dan gayung bersambut, Mourinho tertarik dengan peran barunya itu.

Jose Mourinho kabarnya bersedia melakukan peran paruh waktu, di samping melanjutkan tugasnya sebagai pelatih AS Roma.



Adapun pelatih berjuluk The Special One itu belum pernah menjadi pelatih Timnas manapun selama karier kepelatihannya yang gemilang trofi.

Eks juru taktik Inter Milan, Real Madrid, dan Chelsea itu saat ini melatih AS Roma di mana klub berjuluk Giallorossi itu di bawah kepelatihan Jose Mourinho mampu memenangkan Liga Konferensi Eropa di bawah mantan pelatih Chelsea itu pada musim lalu, sekaligus menjadikannya sebagai pelatih pertama yang memenangkan 3 kompetisi elit dalam waktu terpisah. Dua lainnya Liga Champions dan Liga Europa.

Jose Mourinho sempat hampir melatih Timnas Inggris sebelum akhirnya peran itu diambil oleh Gareth Southgate.

Menarik melihat bagaimana seorang Jose Mourinho jika benar-benar menjadi pelatih negara asalnya yakni Portugal.