Bapaknya main dengan Maradona, anaknya dengan Messi..
Salah satu pemain timnas Argentina yang mencuri perhatian banyak orang selama Piala Dunia 2022 adalah Alexis MacAllister. Awalnya, dia tidak diprediksi masuk starting line-up La Albiceleste. Kini, gelandang Brighton and Hove Albion justru jadi dinamo lini tengah yang tak tergantikan.

Alexis MacAllister termasuk figur baru di La Albiceleste, meski Piala Dunia 2022 bukan pemanggilan pertamanya. Itu karena Argentina selalu punya gelandang-gelandang jempolan yang main di klub besar Eropa.

Klub Alexis MacAllister hanya medioker di Liga Premier. Itu menjadi alasan utama mengapa banyak pendukung Argentina "biasa-biasa saja" terhadap dirinya. Meski bermain untuk Brighton and Hove Albion, Alexis MacAllister ternyata mampu menunjukkan kualitasnya. Dia bermain seperti orang-orang di Liga Premier.

Dan, tahukah anda, bahwa Alexis MacAllister punya DNA sepakbola tulen. Gelandang berusia 23 tahun itu adalah anak dari Carlos MacAllister. Ayahnya bermain bersama Diego Maradona pada 1990-an di Boca Juniors dan Argentina, meski gagal terpilih mengikuti Piala Dunia 1994.

Kakak laki-laki Alexis MacAllister, Francis dan Kevin, juga pesepakbola. Francis bermain untuk Rosario Central dan Kevin membela Argentinos Juniors di kompetisi papan atas Argentina. Pamannya, Patricio MacAllister, juga menikmati karier yang luar biasa Estudiantes de La Plata.

Ketika Alexis MacAllister masih muda, dia memulai kehidupan sepakbola di Club Social Parque, Buenos Aires, bersama saudara-saudaranya. Club Social Parque adalah klub junior dari pemain-pemain hebat Argentina seperti Carlos Tevez dan Juan Roman Riquelme.

Alexis MacAllister kemudian menghabiskan waktu singkat saat bermain untuk Club JJ Batista sebelum pindah ke Argentinos Juniors.

"Saya pikir mereka bertiga dilahirkan untuk menjadi pesepakbola karena mereka tumbuh dengan semua yang telah terjadi pada saudara laki-laki saya dan saya sebagai pesepakbola," kata Carlos MacAllister dalam wawancara dengan The Athletic pada 2020.

Alexis MacAllister menandatangani kontrak dengan Brighton and Hove Albion pada 2019. Tapi, dia sempat dipinjamkan kembali ke negara asalnya untuk bermain dengan Argentinos Juniors dan kemudian Boca Juniors sambil menunggu syarat izin kerja di Inggris terpenuhi.



Sejak kembali ke Inggris pada 2020, Alexis MacAllister menjadi pemain reguler untuk The Seagulls. Dirinya mendapatkan tempat di lini tengah bersama Moises Caicedo. Dan, itulah yang membuat Lionel Scaloni melayangkan panggilan.

"Saya bermain sepakbola (hampir sejak lahir saat kanak-kanak). Semuanya tentang sepakbola ada di keluarga saya. Kami menontonnya dan membicarakannya. Kami mencintai sepakbola," ujar Alexis MacAllister saat wawancara dengan Sky Sports di awal kariernya di Liga Premier.

"Saat tumbuh dewasa, saya menonton Juan Roman Riquelme karena saya mendukung Boca Juniors dan dia bermain di sana. Dia luar biasa. Saya juga sangat menyukai Pablo Aimar. Dan, tentu saja, Lional Messi juga seorang pahlawan," tambah Alexis MacAllister.

Kini, Alexis MacAllister benar-benar bermain berdampingan dengan diolanya, Lionel Messi. Setelah meloloskan Argentina ke final Piala Dunia, Alexis MacAllister tinggal selangkah lagi untuk mencetak sejarah. Ini bakal jadi Piala Dunia pertama Argentina sejak 1986.