Sebenarnya apa akar masalahnya?
Persebaya Surabaya dan Persikabo 1973 batal bertanding dalam laga pekan ke-18 BRI Liga 1 2022/23 di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, pada Sabtu (14/11) mendatang.

Tak cuma dua klub di atas, Persik Kediri dan Persita Tangerang juga bernasib sama. Laga yang digelar pada hari yang sama di Stadion Brawijaya, Kediri, juga batal.

Dengan begitu tidak ada pertandingan yang digelardi Jawa Timur (Jatim) pada Sabtu (14/11) mendatang. Apa pasal? Usut punya usut penyebabnya izin kepolisian yang belum turun.

Kepastian ini didapat setelah digelar Rapat Koordinasi (Rakor) Manajemen dan Panpel Klub Liga 1 Jawa Timur di Mapolda Jatim, Rabu (11/1) pagi WIB, yang dipimpin oleh Wakapolda Jatim, Brigjen Pol Slamet HS.

“Hasil rakor tadi begitu. Pertandingan Persebaya vs Persikabo tidak ada izin. Alasannya masa pengurusan tidak sesuai Perpol 10/2022, yakni pengurusan izin minimal 14 hari,” terang Ketua Panpel Persebaya, Ram Surahman.

Lebih lanjut Ram Surahman menjelaskan.

“Kita baru dapat jadwal awal Januari lalu. Kurang dari 14 hari sesuai syarat Perpol. Sudah kami sampaikan situasinya seperti itu, tetapi tetap tidak diterima,” lanjutnya.



Namun ternyata aturan di Perpol 10/2022 ini tidak berlaku di luar Jawa Timur, mengingat sudah ada beberapa laga pekan ke-18 Liga 1 yang bisa berjalan, yakni laga tunda antaran PSS Sleman vs Persija Jakarta pada Senin (8/1), PSIS Semarang vs Bhayangkara FC pada Selasa (9/1), Barito Putera vs PSM Makassar dan Persib vs Persija pada Rabu (10/1) kemarin.

Alhasil pihak Bajul Ijo berkirim surat ke PT LIB menjelaskan situasi yang ada dan meminta untuk penundaan pertandingan.

Setelah ini, Persebaya dijadwalkan akan bertanding melawan Bhayangkara FC pada Senin (23/1) mendatang.  Tim besutan Aji Santoso akan kembali mengajukan Stadion Gelora Joko Samudro sebagai kandang.