Permainannya dianggap mirip seperti Sergio Busquets...
Bintang Real Sociedad, Martin Zubimendi tertarik untuk pindah ke Arsenal berdasarkan laporan terbaru.

Musim ini The Gunners benar-benar tampil impresif di Liga Premier, mereka memimpin klasemen dan berjarak lima poin dari juara musim lalu Manchester City.

Untuk menambah kekuatan kedalaman tim, Mikel Arteta sangat aktif di jendela transfer Januari.



Setelah nyaris kehilangan langkah untuk Mykhailo Mudryk, klub telah merekrut Leandro Trossard dari Brighton dan Jakub Kiwior dari Spezia.

Sementara itu, The Gunners juga mencari gelandang lain seperti Amadou Onana dari Everton dan Zubimendi dari Real Sociedad.

Memang, Zubimendi, seorang gelandang bertahan, telah menjadi salah satu pemain menonjol di La Liga musim ini, membantu Sociedad mencapai posisi ketiga di klasemen.

Zubimendi Ingin Bermain di Arsenal

Arsenal telah dikaitkan dengan Zubimendi sepanjang jendela Januari, dengan The Gunners diduga bersedia membayar klausul pelepasan pemain sebesar 52 juta Poundsterling.

Namun, pemain internasional Spanyol itu mengesampingkan kemungkinan meninggalkan raksasa Basque pada Januari.

Dalam catatan media Spanyol, Cadena SER, Zubimendi menolak kesempatan untuk pindah dalam waktu dekat, dia akan terbuka untuk pindah ke Liga Premier pada bursa transfer musim panas.

Selain itu, Cadena SER juga mencatat bahwa Zubimendi dan manajer Arsenal Arteta berbagi agen yang sama, yang dapat membantu langkah prospektif di masa depan.

Namun, gelandang Spanyol itu tidak terburu-buru meninggalkan La Real, karena baru saja memperpanjang kontraknya hingga 2027. Klub tersebut hanya terpaut enam poin dari pemuncak klasemen Barcelona, sementara mereka tetap berada di Liga Europa dan Copa del Rey.

Zubimendi disebut-sebut sebagai penerus Sergio Busquets di lini tengah klub.

Namun, saat diminta membandingkan kedua pemain tersebut, bos Barca Xavi Hernandez menyoroti perbedaan mencolok pada permainan masing-masing.

Xavi berkata: “Mereka berbeda. Zubimendi lebih mengandalkan fisik, lebih cepat, dan Busquets lebih baik secara teknis.”