Syaratnya, semua tamu disambut baik, termasuk Israel..
Piala Dunia U-20 2023 jadi ujian sesungguhnya bagi Indonesia jika memiliki cita-cita menyelenggarakan Piala Dunia 2034. Jika sukses, ini akan jadi nilai plus Indonesia di mata FIFA. Jika gagal, Indonesia tidak akan dipercaya menyelenggarakan hajatan sepakbola lagi.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir,  turun tangan langsung memantau kesiapakan enam stadion penyelenggara turnamen sepakbola junior paling bergengsi di bumi itu.

Bagi PSSI, menyiapkan semua fasilitas sepakbola yang sesuai standar FIFA adalah kewajiban absolut. Begitu pula dengan semua hal yang terkait dengan Piala Dunia U-20 2023 seperti hotel, transportasi, keamanan, kenyamanan, hingga keramahan warga.

Menurut Erick Thohir, keberhasilan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 akan membuka jalan Indonesia untuk menjajaki peluang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.

"Piala Dunia U-20 ini event terbesar nomor dua FIFA. Ini jalan besar (buat Indonesia). Kalau ini sukses (Indonesia akan bidding) untuk Piala Dunia 2034," ujar Erick Thohir, dilansir Antaranews.



Piala Dunia adalah evant olahraga paling bergengsi di bumi. Popularitasnya mengalahkan Olimpiade. Karena itu, berbagai negara berlomba-lomba mencalonkan diri menjadi penyelenggara. Yang terbaru, Qatar. Sebelumnya, dua negara Asia, Korea dan Jepang, sukses menggelar Piala Dunia 2002.

Setelah Qatar, Piala Dunia 2026 akan diselenggarakan di tiga negara Amerika Utara, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Sementara untuk Piala Dunia 2030, beberapa negara sudah mencalonkan diri. Sebut saja Portugal-Spanyol, Yunani-Mesir, Arab Saudi, Ukraina, hingga Tunisia-Maroko-Aljazair.

Untuk mencalonkan diri menjadi penyelenggara Piala Dunia 2034, Indonesia bisa sendirian atau menggandeng tetangganya di ASEAN seperti Thailand, Malaysia, Singapura, dan Vietnam. 

"Kami dari PSSI serius turun ke lapangan mendampingi pemerintah pusat dan pemerintah daerah, secara teknis untuk memastikan bisa maksimal. Kami tidak mau ada lapangan dicoret (FIFA). Untuk itu kami turun bersama hari ini," pungkas Erick Thohir.