Keduanya pernah bersama di salah satu klub Belgia..
Ada cerita menarik yang diungkapkan striker sekaligus kapten timnas Burundi, Saido Berahino, saat tahu akan terbang ke Jakarta untuk menghadapi timnas Indonesia pada FIFA Matchday. Mantan pemain West Bromwich Albion itu ternyata menghubungi kawan lamanya di Belgia, Sandy Walsh.

Timnas Indonesia akan melawan timnas Burundi di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu (25/3/2023) malam, dan Selasa (28/3/3023) malam.

Baik tuan rumah maupun tim tamu, sama-sama datang dengan kekuatan terbaiknya. Jika Indonesia memanggil pulang beberapa pemain abroad, Burundi membawa sejumlah bintangnya, termasuk Saido Berahino.

Uniknya, pemain yang pernah membela timnas Inggris U-21 bersama Harry Kane itu ternyata memiliki hubungan yang baik dengan pemain naturalisasi Indonesia, Sandy Walsh. Mereka berteman saat sama-sama memperkuat salah satu klub Liga Pro Belgia, Zulte Waregem.

Dari hubungan profesional itulah Saido Berahino dan Sandy Walsh menjalin hubungan pertemanan. Bahkan, hingga hari ini ketiga keduanya sudah berbeda klub.

Menariknya, ketika tahu timnas Burundi akan melawan timnas Indonesia, Saido Berahino mengaku menghubungi Sandy Walsh untuk bertanya tentang skuad Garuda. "Saya berbicara dengan Sandy sebelum datang ke Indonesia," ujar Saido Berahino dalam sesi jumpa pers sehari sebelum laga di Hotel Sultan, Jakarta.

"Dia sangat sedih karena tidak bisa tampil di sini. Tapi, dia mengatakan banyak hal positif tentang Indonesia. Tentang fans sepakbolanya. Semua orang yang ada di sini sangat baik dan saya tidak sabar bermain di sini," tambah Saido Berahino.



"Sandy juga sudah mengatakan kepada saya bagaimana kualitas timnas Indonesia, pelatihnya. Jadi, saya sangat tidak sabar menghadapi tantangan ini. Ini pertama kali saya main di Asia. Jadi, saya sangat antusias," ungkap pemain yang kini membela AEL Limassol di Liga Premier Siprus.

Tidak hanya dengan Sandy Walsh, Saido Berahino juga punya memori cukup bagus dengan Sandy Walsh. Dia mengaku masih ingat momen saat melawan pemain naturalisasi itu di Liga Premier 2014/2015.

"Saya pikir saya waspada dengan pemain defender di Indonesia. Saya lupa namanya. Tapi, dia main di Swansea City. Saya pernah bermain dengannya. Saat itu, dia masih sangat muda antara 21 atau 22 tahun," pungkas penyerang yang punya 11 gol dari 12 pertandingan Inggris U-21 pada 2013-2015.