Apakah Klub-klub Indonesia sanggup seperti Anzi?
Siapa yang masih ingat atau tahu tentang Anzhi Makhachkala? Diantara kita semua, pasti pernah setidak-tidaknya mendengar nama klub dari Liga Rusia itu. Anzhi mengirim gelombang kejutan ke seluruh Eropa dengan pengeluaran gila-gilaan mereka antara tahun 2011-2013.

Semua bermula dari Januari 2011, seorang miliarder Rusia bernama Suleyman Kerimov membeli klub itu dengan total uang yang spektakuler, $9,8 miliar / Rp. 165 trilliun.

Dalam rentang waktu dan jumlah kucuran dana yang banyak, Anzhi setidak-tidaknya membeli 16 pemain  dengan reputasi bagus.

Jadi mari kita kenang beberapa nama  besar yang sempat didatangkan oleh Anzhi dan membuat klub itu punya gairah dalam menjalani kompetisi :

1. Roberto Carlos

Roberto Carlos diboyong secara cuma-cuma dari Corinthians  pada tahun 2011. Usianya sudah 37 tahun waktu itu dan tampak akan pensiun. Tapi  Anzhi menawarinya gaji € 10 juta / Rp. 168 milliar selama dua tahun untuk bermain sebagai gelandang bertahan. Tentu itu menggiurkan dan keputusannya berubah.



2. Willian

Willian hanya bermain 11 pertandingan untuk Anzhi meskipun menjadi pemain termahal mereka dan setelah itu dia bergabung dengan Chelsea dengan biaya yang sama.

3. Samuel Eto'o

Eto'o menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di dunia ketika ia bergabung dengan Anzhi, dan mantan pemain Barcelona juga Inter Milan itu menbus itu semua dengan 26 gol dalam 73 pertandingan. 



4. Aleksandr Kokorin

Kokorin tidak memainkan satu pertandingan pun untuk Anzhi karena anggaran skuad yang semakin menipis. Anzhi lalu menjualnya ke Dynamo Moscow dan sekarang di Fiorentina.

5. Lacina Traore

Striker bertubuh kurus itu mencetak 18 gol dalam 46 pertandingan untuk klub, tetapi, malangnya adalah sekarang Traore tanpa klub setelah terakhir kali bermain untuk Bandırmaspor di kasta kedua sepak bola Turki.

6. Igor Denisov

Denisov bermain di tiga pertandingan awal untuk Denisov tetapi setelah itu segera dijual ke Dynamo Moscow.

7. Yuri Zhirkov

Didatangkan dari Chelsea, Zhirkov bermain 63 kali dan lagi-lagi setelah itu berlabuh ke Dynamo Moscow.

8. Balazs Dzsudzsak

Pemain asal Hungaria itu bergabung dari PSV Eindhoven tetapi hanya bermain delapan kali karena cedera. 

9. Chris Samba 

Anzhi membeli Samba dari Blackburn pada Januari 2012 tetapi dijual kembali ke QPR pada tahun berikutnya.



10. Jucilei 

Jucilei secara total bermain 99 kali untuk Anzhi.

11. Moubarak Boussoufa 

Dibeli dari Anderlecht, Boussoufa mencetak 13 gol dan membuat 27 assist dalam 87 penampilannya untuk Anzhi.

12. Mehdi Carcela-Gonzalez 

Direkrut dari Standard Liege, Carcela-Gonzalez bermain 47 kali untuk Anzhi - sebagian besar selama musim 2012/13. Dia dijual kembali ke Standard Liege, di mana dia sekarang mengikut mantra di Benfica, Granada dan Olympiacos.



13. Ewerton

Ewerton bermain 35 kali untuk Anzhi dan pada 2015 ia bergabung dengan Sporting. 

14. Lassana Diarra

Anzhi menandatangani gelandang bertahan dari Real Madrid itu hanya untuk
memainkan 18 pertandingan liga dan lantas pindah ke klub rival, Lokomotiv Moscow. Diarra mengakhiri kariernya di Paris Saint-Germain.



16. Diego Tardelli

Striker itu gagal mencetak gol dalam 14 pertandingan untuk Anzhi sebelum pindah ke Qatar. Pada usia 36, ​​ia masih bermain di negara asalnya untuk Santos.