Ada faktor pemain lain. Rekan senegaranya. Siapakah sosok itu?
Ada banyak cara bagi klub dalam mempertahankan pemain penting agar tetap menjadi bagian dari skuat dan terus menerus bisa memberikan kontribusi positif untuk tim.

Sudah jadi konsekuensi kalau seorang pemain dengan reputasi bagus maka ia akan dilirik oleh klub lain. Maka perlu cara tersendiri untuk memagari pemain dari godaan untuk pindah klub.

Dari sisi pemain, alasan yang kerap dipakai untuk bisa memulai petualangan yang lain di klub baru ialah soal durasi kontrak yang sudah mau habis dan ketidaksesuaian gaji.

Dalam pada itu kita akan mengambil contoh kasus Bruno Fernandes. Gelandang andalan Manchester United yang sumbangsihnya untuk klub Old Trafford tak perlu diragukan lagi.

Setelah dirumorkan akan hengkang, sebab masa kontraknya dengan klub akan berakhir, dilansir dari The Sun  kini Bruno Fernandes kabarnya akan mencapai kesepakatan kontrak baru dengan durasi lima tahun ke depan dan nantinya Fernandes bakal menerima gaji senilai lebih dari £ 250.000 / Rp. 4, 9 milliar per minggu.



Diketahui saat ini gaji mantan pemain Sporting Lisbon itu masih berada di kisaran £ 180.000 / Rp. 3,5 milliar per minggu.

Cara Jitu Man United  Pertahankan Fernandes

Selain daripada dua hal itu, tak dapat dipungkiri keberadaan sesama pemain asal Portugal sekelas Cristiano Ronaldo juga menjadi faktor paling penting keputusan Fernandes untuk tetap berada di Old Trafford.

Keduanya merupakan kawan karib bahkan duet Ronaldo dan Fernandes di timnas Portugal sukses membawa Selecao das Quinas memenangkan Euro 2016.


 
Pemain berusia 27 tahun itu diminati oleh banyak klub-klub top Eropa, diantaranya Real Madrid dan Barcelona.

Sangat-sangat masuk akal melihat performa Fernandes yang moncer. Klub mana yang tak tergoda?

Jadi, Manchester United memang harus pintar-pintar bersiasat untuk menjaga aset mereka. Ole Gunnar Solskjaer sendiri tampak sangat bergantung pada Fernandes dan pemain dengan nomor punggung 18  itu tak lain merupakan proyeksi jangka panjang klub untuk mengembalikan kejayaan sebagaimana yang pernah dicapai pada era Sir Alex Ferguson.