Berita

Tiga Ahli Medis Peringatkan Milan Terkait Transfer Mateta

Ringkasan Berita

  • AC Milan hampir merekrut Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace dengan biaya Rp 560 miliar.

  • Transfer Mateta ke Milan gagal karena kekhawatiran kondisi lutut yang memerlukan operasi.

  • Crystal Palace siap kehilangan Mateta dengan mendatangkan Jorgen Strand Larsen dari Wolverhampton.

Tiga ahli medis menyarankan Milan untuk tidak merekrut Jean-Philippe Mateta dari Crystal Palace karena masalah kesehatan.

Spekulasi Transfer Mateta ke Milan

Baca juga : Lazio Lepas Vecino ke Celta Vigo, Belahyane dan Dele-Bashiru Tetap Bertahan

Di hari terakhir jendela transfer Januari, AC Milan hampir saja merekrut striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta. Pemain asal Prancis ini telah mencetak 10 gol dari 34 penampilan di semua kompetisi untuk Crystal Palace musim ini. Milan dan Crystal Palace telah menyepakati biaya transfer sekitar Rp 560 miliar, dan klub asal London Selatan itu memberikan lampu hijau bagi Mateta untuk menjalani tes medis pada akhir pekan.

Masalah Kesehatan Mateta

Namun, transfer ini akhirnya gagal karena adanya kekhawatiran terkait kondisi lutut Mateta. Tiga ahli medis memberikan peringatan kepada Milan bahwa Mateta mungkin memerlukan operasi dan waktu pemulihan selama beberapa bulan. Hal ini membuat Milan ragu untuk melanjutkan proses transfer.

Crystal Palace sendiri telah mengantisipasi kemungkinan ini dengan mendatangkan Jorgen Strand Larsen dari Wolverhampton Wanderers dengan nilai transfer sekitar Rp 800 miliar. Langkah ini menunjukkan bahwa Palace siap menghadapi kemungkinan kehilangan Mateta.

Keputusan Crystal Palace

Crystal Palace sepenuhnya bekerja sama dengan Milan dengan mengirimkan laporan medis terperinci mengenai kondisi Mateta. Namun, mereka juga menyadari bahwa jika transfer Mateta gagal karena alasan medis, kemungkinan besar ia tidak akan bisa melanjutkan karirnya di Palace.

Menurut laporan di Italia, tiga dokter berbeda merekomendasikan agar Milan tidak merekrut Mateta. Kini, Mateta harus menghadapi masa pemulihan selama tiga hingga empat bulan setelah memutuskan untuk menjalani operasi lutut.

Implikasi Jangka Panjang

Keputusan ini tentu berdampak pada rencana jangka panjang Milan dan Crystal Palace. Milan harus mencari alternatif lain untuk memperkuat lini depan mereka, sementara Palace harus menyesuaikan strategi mereka tanpa kehadiran Mateta.

Situasi ini juga menyoroti pentingnya pemeriksaan medis yang menyeluruh dalam proses transfer pemain. Klub harus memastikan bahwa pemain yang mereka rekrut dalam kondisi fisik yang prima untuk menghindari masalah di kemudian hari.

Kesimpulan

Kisah ini menjadi pelajaran berharga bagi klub-klub sepak bola dalam menangani transfer pemain. Kesehatan pemain harus menjadi prioritas utama, dan keputusan transfer harus didasarkan pada informasi medis yang akurat dan terpercaya.

Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!