Girona Menambah Derita Barcelona dengan Kemenangan Kontroversial
Ditulis oleh Dalu Ningrat NandikaGirona berhasil mengalahkan Barcelona dengan skor 2-1 setelah gol kontroversial di menit-menit akhir.
Barcelona mengalami kekalahan yang menyakitkan dari Atletico Madrid, dan mereka sangat membutuhkan kemenangan saat melawan Girona. Namun, meskipun berusaha keras, Barcelona tidak mendapatkan hasil yang diinginkan.
Baca juga : Berita Sepak Bola Terbaru, Analisis, Profil, Feature, Berita Sepak Bola Dunia dan Indonesia
Di awal pertandingan, Barcelona menunjukkan semangat untuk bangkit dari kekalahan di Copa del Rey. Dengan kembalinya Raphinha dari cedera, mereka mencoba menekan Girona. Lamine Yamal hampir mencetak gol dari umpan Raphinha, namun bola melebar. Raphinha juga hampir mencetak gol, namun hanya membentur tiang gawang.
Girona, di sisi lain, tampak lebih terorganisir. Mereka beberapa kali mengeksploitasi garis pertahanan tinggi Barcelona. Joan Garcia berhasil menyelamatkan peluang emas dari Vladyslav Vanat. Bryan Gil dan Viktor Tsygankov terus menyerang ruang di belakang pertahanan Barcelona, menciptakan peluang berbahaya.
Menjelang akhir babak pertama, Barcelona hampir memimpin setelah Daley Blind menjatuhkan Dani Olmo di kotak penalti. Namun, penalti Lamine Yamal hanya membentur tiang.
Girona Bangkit Melawan Barcelona yang Kewalahan
Di babak kedua, Barcelona kembali berusaha keras. Raphinha kembali membentur tiang sebelum Pau Cubarsi mencetak gol dari umpan Jules Kounde, memberi Barcelona keunggulan.
Namun, Girona tidak menyerah. Tiga menit setelah gol pembuka, Ivan Martin memberikan umpan yang dimanfaatkan Thomas Lemar untuk menyamakan kedudukan.
Setelah itu, pertandingan menjadi lebih kacau, dengan kedua tim saling menyerang. Joan Garcia melakukan beberapa penyelamatan penting untuk menjaga skor tetap imbang.
Di menit-menit akhir, Girona berhasil mencetak gol kemenangan melalui Fran Beltran, yang menembak bola ke sudut kiri bawah gawang. Barcelona memprotes keras, mengklaim adanya pelanggaran terhadap Jules Kounde, namun wasit tidak mengubah keputusan.
Kontroversi dan Harapan Barcelona
Barcelona melancarkan serangan habis-habisan di akhir pertandingan, namun tidak berhasil mencetak gol tambahan. Joel Roca diusir keluar lapangan setelah melakukan tekel keras terhadap Lamine Yamal.
Setelah pertandingan, Barcelona merasa dirugikan oleh keputusan wasit. Namun, pelatih Hansi Flick berharap timnya belajar dari kekalahan ini.
Di sisi lain, pelatih Girona, Michel Sanchez, merasa bangga dengan timnya yang menunjukkan pertahanan kuat dan semangat juang tinggi. Kemenangan ini membawa Girona menjauh dari zona degradasi.
Barcelona kini tertinggal dua poin dari Real Madrid di klasemen, sementara Girona naik ke posisi 12, lima poin dari zona degradasi.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!