Mencetak empat gol di ajang Eropa bukan hal mudah. Tapi, Daka mampu melakukannya.
Mencetak satu, dua, atau tiga gol bukan hal yang aneh di sepakbola. Tapi, bagaimana dengan pemain yang mencetak empat gol sekaligus? Apalagi, itu pertandingan Liga Europa. Patson Daka mampu melakukannya untuk Leicester City. 

Sejak datang ke King Power Stadium pada musim panas lalu, Daka memang digadang-gadang bisa jadi pengganti yang ideal untuk Jamie  Vardy. Bergabung dengan 23 juta pounds (Rp448 miliar) dari Red Bull Salzburg, Daka memang memiliki catatan bagus.

Musim lalu dia mencetak 27 gol dan 4 assist di berbagai kompetisi dengan Salzburg dan musim ini langsung menjadi pilihan utama. Salah satu buktinya saat melawan Spartak Moscow di Liga Europa, Rabu (20/11/2021) malam WIB. Saat itu, Daka bermain dan Vardy duduk di bangku cadangan.

"Ini merupakan beberapa hari yang luar biasa bagi saya dan tim," kata Daka setelah mencetak semua gol dalam comeback spektakuler 4-3.



Dalam pertandingan tersebut, tiga gol Daka dicetak hanya dalam waktu sembilan menit. Jadi, wajar jika banyak orang yang membandingkan ketajamannya dengan Vardy. "Saya senang bisa satu klub dengannya (Vardy). Dia telah menjadi salah satu inspirasi saya," kata Daka. 

"Anda bisa tahu dari jenis gaya bermain yang saya miliki. Merupakan sesuatu yang istimewa karena bisa bekerja bersamanya. Dia banyak membantu saya dalam latihan," tambah Daka.

Masuknya Daka dari awal adalah salah satu dari hanya dua perubahan yang dilakukan Brendan Rodgers pada starting line-up Leicester menghadapi laga di kandang Spartak. Ini juga sudah dimulai melawan Manchester United pada akhir pekan lalu. Perubahan lainnya adalah Luke Thomas menggantikan Timothy Castagne.

"Dengan dua pertandingan kami berikutnya di kandang, ini adalah pertandingan yang kami butuhkan untuk menang dan sekarang kami masih bisa berharap untuk memuncaki grup," ujar Rodgers.