Karier 10 Pemain Arsenal dari Serie A

"Nomor 9 menjadi alat barter meyakinkan untuk Fiorentina."

Analisis | 07 January 2022, 17:16
Karier 10 Pemain Arsenal dari Serie A

Libero.id - Perburuan Arsenal untuk striker baru telah membawa mereka ke Serie A, di mana mereka dilaporkan memiliki minat yang kuat meminang Dusan Vlahovic dari Fiorentina.

Striker muda itu telah mencetak 33 gol di liga yang menyamai rekor pada 2021. Statistik itu membuat pemain berusia 21 tahun itu sekarang menjadi salah satu prospek terpanas di Eropa.

Namun, pemain yang berhasil di Serie A sejatinya belum tentu tampil gemilang di Liga Premier. Pada catatan itu, mari kita lihat bagaimana karier pemain rekrutan Arsenal dari Serie A ke Liga Premier.

Sejauh ini, 10 pemain telah bergabung dengan The Gunners dari Serie A ke Liga Premier, bagaimana karier mereka?

1. Dennis Bergkamp

Fans terkejut ketika pemain Belanda yang tidak mau terbang itu pindah dari Inter Milan ke Arsenal pada musim panas 1995. Biaya 7,5 juta pounds (Rp 145 miliar) membuatnya menjadi rekor transfer klub pada saat itu.

Meskipun berjuang dengan Inter di Serie A, eksploitasi bersama Belanda dan Ajax telah membuatnya menjadi superstar sebelum dia tiba di Inggris.

Arsenal berada dalam penurunan pada saat kedatangannya, tetapi Bergkamp menjadi pemain yang dibutuhkan Arsenal. Dia memenangkan tiga gelar dan empat Piala FA dalam 11 tahun di klub. Bergkamp juga mencetak 120 gol dan mengabadikan dirinya sebagai 'Tak Terkalahkan.'

Salah satu pemain paling terampil yang pernah menghiasi sepakbola Inggris. Bahkan, gol Bergkamp melawan Newcastle terpilih sebagai momen gol terbaik Liga Premier pada 2017.

2. David Platt

Tiba di musim panas yang sama dengan Bergkamp, pemain timnas Inggris itu menghabiskan empat tahun di Italia bersama Bari, Juventus, dan Sampdoria setelah meninggalkan Aston Villa pada 1991.

Gelandang itu tiba di bawah asuhan Bruce Rioch dengan harga di bawah 5 juta pounds (Rp 97 Miliar) dan tampil secara reguler saat Arsenal memenangkan trofi ganda, Liga Premier dan Piala FA, pada 1998.

Platt membuat 105 penampilan yang terhormat untuk klub, dan mencetak 15 gol sebelum menyelesaikan kariernya di Nottingham Forest.

3. Patrick Vieira

Kedatangan pemain Serie A lainnya yang akan menjadi legenda. Vieira adalah salah satu rekrutan pertama Arsene Wenger setelah merekrut ikon Prancis itu dari AC Milan pada 1996. Vieira hanya tampil lima kali untuk raksasa Italia tersebut.

Dia dengan cepat memantapkan dirinya sebagai salah satu gelandang Arsenal paling penting, apalagi dengan kekuatannya yang luar biasa. Belum lagi teknik sempurna yang membuatnya tak terbendung.

Baru berusia 20 tahun pada saat kedatangannya, Vieira akan menggantikan Tony Adams sebagai kapten Arsenal dan memimpin klub meraih gelar liga tak terkalahkan pada 2004.

Tapi, Vieira terus-menerus tergoda untuk pindah, dan akhirnya mendapatkan keinginannya pindah ke Juventus pada musim panas 2005 setelah sembilan tahun penuh kejayaan di London Utara.

Beberapa masih mengatakan dia tidak pernah tergantikan sampai hari ini, sebagai salah satu gelandang terbaik Arsenal dan kapten paling sengit.

4. Nwankwo Kanu

Kepergian Ian Wright pada 1998 meninggalkan lubang menganga di depan yang perlu diisi. Manajemen The Gunners memutuskan untuk mengontrak Kanu beberapa bulan kemudian.

Perbandingan Dennis Bergkamp dengan Kanu tampaknya tidak dapat dihindari, tiba sebagai penyerang yang sebelumnya bermain untuk Ajax dan Inter Milan. Kolaborasi mereka membuat Arsenal seolah tak terhentikan saat itu.

Kane mencetak 44 gol dalam 198 penampilan selama lima tahun. Dia kemudian meninggalkan klub setelah musim Invincible untuk bergabung dengan West Brom hingga mengakhiri kariernya di Portsmouth.

“Mungkin (Nwankwo) Kanu,” kata Arsene Wenger kepada beIN Sports ketika ditanya tentang penandatanganan terbaiknya pada Januari 2020. “Di tengah musim. Itu memiliki dampak besar dan dia adalah pemain besar,” tambahnya.

5. Thierry Henry

Yang terbaik dari semuanya, Henry. Seperti Bergkamp dan Vieira sebelumnya, Henry memiliki dampak kecil di Italia. Dia hanya bertahan enam bulan di Turin.

Henry kemudian bergabung pada musim panas 1999 sebagai pengganti Nicolas Anelka yang hijrah ke Madrid. Henry awalnya berjuang di Arsenal, gagal mencetak gol dalam delapan pertandingan pertamanya. Tetapi, dia kemudian berubah menjadi pemain terbesar dalam sejarah Liga Premier.

Melewati 370 penampilan dan mencetak 226 gol, Henry akhirnya pergi ke Barcelona pada 2007 dan memenangkan banyak trofi di Spanyol. Dia melakukan kembali heroik ke London Utara dengan status pinjaman pada 2012, di mana dia menambahkan dua gol ke penghitungannya.

Henry sekarang secara permanen diukir dalam sejarah Arsenal, saat klub membangun patung penyerang legendaris mereka di luar Stadion Emirates tepat sebelum masa pinjamannya.

6. Arturo Lupoli

Bergabung langsung dari tim muda Parma setelah mencetak 45 gol dalam 22 pertandingan cadangan, Lupoli tiba saat berusia 17 tahun dan mencetak dua gol di Piala Liga melawan Everton. Itu menjadi pertandingan keduanya untuk klub.

Meskipun mencetak gol secara teratur di tim yunior, dia hanya membuat satu penampilan liga sebelum dipinjamkan ke Derby County dan kemudian pergi secara permanen ke Fiorentina.

7. Vito Mannone

Penjaga gawang Italia ini bergabung dengan klub sebagai remaja dari Atalanta dan akan membuat 23 penampilan di semua kompetisi selama delapan musim di klub.

Mannone kemudian menjadi pemain reguler Liga Premier di Sunderland sebelum bergabung dengan Reading dan sekarang bermain untuk tim Ligue 1, AS Monaco.

8. Emiliano Viviano

Salah satu rekrutan paling aneh Wenger. Penjaga gawang Palermo ini bergabung dengan status pinjaman pada batas waktu pada 2013, hari yang sama saat Mesut Oezil tiba setelah memecahkan rekor perekrutan Arsenal.

Dia tidak akan membuat penampilan tim utama dan pergi setelah masa pinjamannya berakhir tanpa ada yang menyadari dia ada di sana. Viviano memiliki enam caps Italia dan akan terus bermain untuk Sampdoria.

9. Lucas Torreira

Ada banyak hype di sekitar pemain Uruguay itu ketika Arsenal mengeluarkan 27 juta pounds untuknya pada musim panas 2018.

Penggemar Arsenal akan menyaksikan aksinya di Piala Dunia, dan sang gelandang awalnya memulai dengan baik, memenangkan penghargaan Man of the Match berturut-turut dan membantu Unai Emery mencatatkan 22 pertandingan tak terkalahkan.

Karier Torreira di Arsenal mencapai puncaknya ketika dia mencetak gol keempat melawan rival sekota Tottenham dalam derby London Utara.

Tetapi, masalah cedera dan kegagalan untuk beradaptasi dengan Inggris membuat Torreira ingin meninggalkan klub. Dia saat ini dipinjamkan ke Fiorentina.

Menurut laporan, pemain berusia 25 tahun itu akan ditawarkan ke Fiorentina secara permanen sebagai bagian dari tawaran Arsenal untuk Vlahovic. Kariernya di Arsenal tidak berhasil pada akhirnya, tetapi gol derby itu akan bertahan lama dalam ingatan.

10. Takehiro Tomiyasu

Penandatanganan di hari batas waktu Mikel Arteta pada musim panas 2021. Ada skeptisisme awal tentang penandatanganan pemain berusia 22 tahun yang tidak dikenal itu dari Bologna seharga 16 juta pounds (Rp 310 miliar).

Tomiyasu telah membungkam semua kritiknya. Bek asal Jepang itu dengan mudah masuk ke peran bek kanan Arsenal dan dengan cepat menjadi salah satu pemain paling populer di skuad karena konsistensi, tekad, dan kemampuannya untuk memenangkan duel.

Dia mendorong Arsenal untuk kembali ke Italia, yakni melakukan pembelian lebih murah.

(atmaja wijaya/yul)

Baca Berita yang lain di Google News




Hasil Pertandingan Arsenal


  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan




Daun Media Network