Mampukah Pengganti Oscar Tabarez Selamatkan Uruguay? Ini Analisisnya

"Banyak fans La Celeste berharap banyak banyak pada eks pelatih Inter Miami itu."

Analisis | 27 January 2022, 08:00
Mampukah Pengganti Oscar Tabarez Selamatkan Uruguay? Ini Analisisnya

Libero.id - Kisah Oscar Washington Tabarez dengan tim nasional Uruguay selesai pada akhir tahun lalu. Juru taktik berusia 74 tahun itu hampir 16 tahun melatih La Celeste. Dan, kini era baru Luis Suarez dkk akan dipimpin Diego Alonso. 

Era Tabarez di Uruguay sebenarnya penuh dengan cerita indah. El Maestro berhasil membawa La Celeste tiga kali lolos ke Piala Dunia berturut-turut setelah kehilangan tiga dari empat edisi sebelumnya. Tabarez juga telah mengangkat marwah sepakbola Uruguay dan melahirkan banyak pemain bintang.

Tapi, apa boleh buat. Dengan empat kekalahan berturut-turut di babak kualifikasi Piala Dunia 2022, Tabarez harus didepak. Kini, Uruguay telah menaruh banyak harapan pada Alonso, sang pengganti.

Bagi sepakbola Uruguay, Alonso bukan nama baru. Tapi, banyak yang terkejut ketika pemilik nama lengkap Diego Martin Alonso Lopez itu ditunjuk menggantikan Tabarez. 

Siapa dia? Alonso dulunya adalah seorang striker yang karier klubnya dimulai dan berakhir di Uruguay. Dia sempat juga bermain di Argentina. Lalu, sejumlah klub di Spanyol seperti Valencia, Malaga, Racing Santander, dan Atletico Madrid. Dia juga sempat bermain di Meksiko dan China. 

Alonso memainkan beberapa pertandingan untuk timnas, terutama di Copa America 1999. Dirinya mengakhiri hari-harinya bermain dengan klub elite Uruguay, Penarol, yang mencapai final Copa Libertadores 2011.

Karier kepelatihan Alonso juga patut diikuti. Kiprahnya, tahun lalu dengan klub Major League Soccer (MLS), Inter Miami, tidak berhasil. Tapi, sebelumnya, dia memenangkan Liga Champions CONCACAF bersama Pachuca dan Monterrey. Di Amerika Latin, karier Alonso, baik sebagai pemain maupunn pelatih, lumayan.

Dengan pengalamannya yang kaya, Alonso bisa menganalisis tipe pemain yang cocok untuk strateginya. Sebut saja solusi yang dibutuhkan terkait Jose Maria Gimenez. 

Statistik menunjukkan, dalam 10 pertandingan Kualifikasi Piala Dunia saat Gimenez bermain, Uruguay kebobolan sembilan gol. Sementara dalam empat laga yang dia lewatkan, Uruguay kebobolan 12 gol. Artinya, itu adalah bagian dari tim yang membutuhkan pembaruan.  

Lantas apa yang bisa dilakukan Alonso? Menyerahkan lebih banyak tanggung jawab kepada Ronald Araujo dari Barcelona ? Atau, membawa beberapa wajah baru? 

Ada lagi terkait Fernando Muslera, dan, atau apakah Suarez masih menjadi striker utama? Bisakah Uruguay masih bermain dengan kombinasi veteran Suarez dan Edinson Cavani sekarang? Sebab, dia memiliki pilihan lain di depan dengan Darwin Nunez.

Semua itu harus dijawab Alonso saat Uruguay kembali ke pertandingan melawan Paraguay, Jumat (28/1/2022) pagi WIB, dan Venezuela, Selasa (1/2/2022) pagi WIB. Keduanya di laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022.   

La Celeste saat ini berada di urutan ketujuh klasemen sementara Zona CONMEBOL. Mereka hanya satu poin di belakang tim di urutan keempat alias slot kualifikasi otomatis terakhir, dan,  kelima alias tempat play-off. Jadi, masih ada harapan untuk Alonso.

(mochamad rahmatul haq/anda)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Analisis

Artikel Pilihan


Daun Media Network