Selamat Ulang Tahun!

Igor Belanov, Pemenang Ballon d'Or 1986 Kini Gabung Militer Ukraina Lawan Invasi Rusia

"Ketika tanah air diduduki negara asing, wajib hukumnya angkat senjata."

Biografi | 08 April 2022, 16:22
Igor Belanov, Pemenang Ballon d'Or 1986 Kini Gabung Militer Ukraina Lawan Invasi Rusia

Libero.id - Invasi militer Rusia ke Ukraina sejak 24 Februari 2022 hingga sekarang belum ada tanpa berakhir. Aksi sepihak itu membuat rakyat Ukraina bersatu. Banyak warga dewasa yang bergabung menjadi sukarelawan militer untuk ikut berperang. Salah satunya satunya pemenang Ballon d'Or 1986, Igor Belanov.

Pada semua era, sepakbola Uni Soviet pernah menjadi salah satu kekuatan sepakbola Eropa yang diperhitungkan. Dan, itu bukan karena pemain-pemain dari Rusia, melainkan pesepakbola-pesepakbola legendaris Ukraina. 

Belanov kini berusia 61 tahun. Dulu, dia merupakan pesepakbola top. Dia pernah menyabet gelar Pemain Terbaik Eropa 1986. Penghargaan itu kini bernama Ballon d'Or. Dia menjadi salah satu dari tiga pemain Ukraina yang memenangkan penghargaan selain Oleh Blokhin (1975) dan Andriy Shevchenko (2004).

Bermain secara profesional di negara sosialis, Belanov membela sejumlah klub dalam maupun luar Uni Soviet. Dia membela Chornomorets Odessa, Dynamo Kyiv, Borussia Moenchengladbach, hingga Metalurh Mariupol. 

Untuk level tim nasional, Belanov adalah salah satu pahlawan Uni Soviet saat menjadi runner-up Euro 1988, yaitu ketika dikalahkan Marco van Basten dan Belanda pada pertandingan final di Olympiastadion, Muenchen. Jika ditotal, Belanov memiliki 33 caps untuk Uni Soviet pada 1985-1990.

Dua tahun sebelum Euro 1988, Belanov memenangkan Ballon d'Or secara mengejutkan. Dia mendapatkan penghargaan yang kini dimiliki Lionel Messi setelah membantu Dynamo memenangkan Piala Winners 1985/1986. Bagi Uni Soviet dan Ukraina, level Belanov sejajar dengan Valeriy Lobanovskiy dan Blokhin.

10 Foto Carli Lloyd, Pemain Sepakbola Wanita US yang Hat-trick di Final Piala Dunia 2015

10 Foto Carli Lloyd, Pemain Sepakbola Wanita US yang Hat-trick di Final Piala Dunia 2015

Kini, puluhan tahun berlalu, masa pensiun Belanov harus diganggu ambisi politik Presiden Rusia, Vladimir Putin. Masuknya militer Kremlin ke tanah Ukraina membuat Belanov bergabung dengan militer. Pria berusia 61 tahun itu bergabung dengan pasukan yang disebut sebagai Brigade Pertahanan Teritorial.

Hal itu diketahui dari postingan di akun Facebook pribadinya. Belanov memposting foto sedang menenteng senjata di medan perang disertai caption dengan kata-kata patriotik.

"Keberanian luar biasa dan semangat juang yang tiada habisnya. Semua ini dan banyak lagi adalah ciri tentara kami, dari Angkatan Bersenjata Ukraina. Kami bersamamu!" tulis Belanov.

"Damai bagi Ukraina dan kemuliaan bagi semua orang yang menghadapi penjajah, yang dengan berani datang untuk menghancurkan tanah kami dan rakyat kami yang merdeka dan heroik. Yakinlah pada kemenangan cepat kami! Kemuliaan bagi Ukraina!" tulis Balanov lagi.

Belanov bukan olahragawan top pertama dan satu-satunya yang angkat senjata. Sejumlah atlet tinju top seperti Vasiliy Lomachenko, Vitaliy dan Wladimir Klitschko, hingga Oleksandr Usyk, juga telah angkat senjata. Untuk sementara mereka berhasil mengusir Rusia dari Ibukota Kyiv.

(atmaja wijaya/anda)




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Opini

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=QbNE8z8m7r8

Artikel Pilihan


Daun Media Network