Kisah Gol Hantu Frank Lampard di Piala Dunia 2010, Masih Ingat?

"Jika tidak ada kejadian ikonik ini, belum tentu ada VAR. Cek videonya!"

Biografi | 01 May 2022, 18:05
Kisah Gol Hantu Frank Lampard di Piala Dunia 2010, Masih Ingat?

Libero.id - Era sebelum VAR diberlakukan, sepakbola diwarnai sejumlah kekacauan akibat keputusan wasit. Beberapa gol yang seharusnya dinyatakan sah tidak diakui dan menimpulkan kontroversi selama bertahun-tahun. Salah satunya saat Inggris bertemu Jerman di Piala Dunia 2010.

Pertandingan babak 16 besar Euro 2020  menjadi yang pertama mempertemukan Inggris dengan Jerman sejak pertandingan panas di Afrika Selatan. Pada akhirnya, The Three Lions mampu membalas dengan kemenangan 2-0. 

Tapi, kemenangan itu sama sekali masih belum mampu menghapus sejarah pahit satu dekade sebelumnya. Hari itu, 27 Juni 2010, di Bloemfontein, Jerman asuhan Joachim Loew mengalahkan Inggris 4-1 berkat gol Miroslav Klose, Lukas Podolski, dan Thomas Mueller (dua gol).

Satu-satunya gol Inggris datang berkat sundulan dari bek tengah, Matthew Upson. Gol itu sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.

Hanya saja, tak lama setelah gol Upson, salah satu insiden paling terkenal dalam sejarah sepakbola terjadi. Dalam sebuah momen serangan, tendangan terukur Frank Lampard membentur mistar gawang Manuel Neuer. Bola kemudian memantul ke bawah melewati garis gawang. Sekitar 30 cm.

Situasinya sangat cepat sehingga hakim garis tidak menyadari bahwa bola seharusnya gol. Tanpa teknologi yang hadir pada saat itu untuk memperbaiki kesalahan wasit, aksi Lampard tetap dikenang sebagai "gol hantu".

Kekecewaan atas hasil pertandingan itu kemudian menjadi legenda urban di Inggris. Desakan kepada FIFA untuk menerapkan teknologi garis gawang bermunculan. Dan, itu baru berhasil beberapa tahun kemudian setelah Sepp Blatter tidak lagi menjabat di Zurich.

"Saya tidak terlalu memikirkannya. Saya tidak melihat banyak gunanya membahas hal itu lagi. Sebab, pada akhirnya itu mengubah permainan menjadi lebih baik. Jadi, saya senang tentang itu. Ini adalah langkah positif untuk permainan secara keseluruhan dengan diperkenalkannya teknologi garis gawang," ujar Lampard pada 2014.

(mochamad rahmatul haq/anda)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network