Analisis Transfer Real Madrid: Rp 6,5 Triliun Untuk Pemain Muda

Analisis | 02 June 2020, 17:01
Analisis Transfer Real Madrid: Rp 6,5 Triliun Untuk Pemain Muda

24 Pemain muda didatangkan dengan biaya besar 10 tahun terakhir. Menghapus stigma Los Galacticos?

Libero.id - 10 Tahun telah berlalu sejak Real Madrid resmi menggaet Sergio Canales dengan harga enam juta euro, memicu kebijakan transfer baru yang berfokus pada talenta muda.

Musim panas lalu, Real Madrid menciptakan rekor baru enam pemain di bawah usia 21 tahun untuk tim into mereka.

Target selanjutnya adalah Eduardo Camavinga yang berusia 17 tahun atau Erling Haaland yang berusia 19 tahun.

Menggaet pemain muda usia adalah strategi yang dipengaruhi oleh faktor global dan lokal.

Di satu sisi booming harga transfer sejak Neymar meninggalkan Barcelona ke Paris Saint-Germain, dan di sisi lain kehadiran sosok pencari bakat Juni Calafat.

Total investasi adalah 438,8 juta euro, dengan 119,5 juta euro telah kembali modal.

Melihat keberhasilan kebijakan itu, Real Madrid makin memperkuat pertaruhan pada anak-anak muda yang menjanjikan untuk tumbuh dalam tim sampai mereka menjadi pemain kunci.

Strategi ini sayangnya lebih rumit dalam beberapa tahun terakhir, ketika anak-anak muda dapat berharga lebih dari 40 juta euro. Ada pengecualian kasus-kasus Raphael Varane (2011), Casemiro, Dani Carvajal atau Isco (2013) dan Marco Asensio atau Fede Valverde (2016) menunjukkan enam pemain kunci yang semuanya berharga kurang dari 30 juta euro.

Contoh terbaik dari semua 24 pemain muda usia digaet Madrid adalah Marco Asensio, yang juga diminati oleh Barcelona dan bergabung sebagai pemain berusia 18 tahun dengan hanya 3,5 juta euro dari Real Mallorca.

Setelah satu tahun dipinjamkan ke Espanyol, ia bersinar, seperti halnya Fede Valverde, yang juga membutuhkan waktu untuk berkembang sebelum rajin membobol gawang.

Casemiro, Carvajal dan Isco semuanya lahir pada tahun 1992, Varane pada tahun 1993 dan mereka semua bermain di level teratas di liga-liga penting sebelum menandatangani kontrak dengan Madrid.

Isco adalah yang paling mahal dalam lima tahun pertama kebijakan ini dengan 30 juta euro, tetapi dia sudah menjadi bintang yang mapan.

Keempat pemain itu sangat penting untuk memenangkan empat trofi Liga Champions dalam lima tahun.

KASUS TERBARU

Sejak Mei 2017, ketika Real Madrid membeli Vinicius Junior, klub telah menghabiskan 300 juta euro, lebih dari 75 persen dari total sejak 2010, untuk anak-anak muda.

Sampai 2017, Real Madrid membeli 13 pemain muda senilai 138,5 juta euro. Dalam tiga tahun terakhir, pembelian 11 pemain muda menghabiskan 300,5 juta euro. Itu artinya, rata-rata 10,65 juta euro per satu pemain sebelum Vinicius tiba menjadi 30,05 juta euro masing-masing sesudahnya.

Masih terlalu dini untuk mengevaluasi kesepakatan itu, seperti halnya dengan Luka Jovic (€ 60m), Eder Militao (50 juta), Rodrygo Goes (45 juta), Reinier Jesus (30 juta), Vinicius (45 juta) dan Brahim Diaz (17 juta).

Semua pemain ini untuk masa depan, bukan masa kini, sementara Reinier bahkan belum melakukan debutnya dan akan dipinjamkan musim depan.

Andriy Lunin (8,5 juta euro) belum juga bermain tetapi akan menjadi kiper pilihan kedua musim depan.

Jelas bahwa harga yang lebih tinggi ini membawa risiko yang lebih tinggi.

MEREKA DATANG DAN PERGI

Tidak semua pembelian berhasil dan beberapa dari mereka sudah pergi, seperti Mesut Ozil, yang bertahan selama tiga musim dan dijual dengan untung (29 juta euro).

Mateo Kovacic adalah pemain lain yang tinggal di Madrid selama tiga musim sebelum ke Chelsea untuk mendapatkan lebih banyak uang daripada yang dibelinya, dengan keuntungan 17 juta euro.

Salah satu pemain yang dijual rugi adalah Theo Hernandez, yang bergabung dari Atletico Madrid, bertahan satu musim dan kemudian dipinjamkan ke Real Sociedad sebelum dijual dengan kerugian enam juta euro pada musim panas berikutnya. Dia kini bersinar di AC Milan.

MENJANJIKAN

Beberapa pemain belum membuktikan nilai sebenarnya mereka, meskipun tampak seperti bakat yang bisa mendominasi sepak bola selama bertahun-tahun yang akan datang.

Contoh terbaik adalah Dani Ceballos dan Martin Odegaard, keduanya adalah pemain timnas dan pemain starter reguler saat dipinjamkan.

Ceballos mungkin kesulitan untuk tampil di bawah Zinedine Zidane, tetapi bakatnya tidak perlu dipertanyakan lagi.

Setelah tiga pinjaman dalam empat tahun, Odegaard akan menjadi pilihan penting bagi Real Madrid, apakah itu pada tahun 2020 atau 2021.

Takefusa Kubo, yang bergabung secara gratis, dan Alberto Soro, yang harganya 2,5 juta euro, belum menunjukkan potensi penuh mereka.

KEKECEWAAN

Di sisi lain, ada pemain yang gagal memenuhi harapan, seperti Sergio Diaz,  yang bergabung dengan lima juta euro pada 2016 dan tetap dipinjamkan.

Lucas Silva akan merayakan ulang tahunnya yang ke-22 ketika ia bergabung pada Januari 2015, namun ia pergi musim panas lalu, sekarang bermain untuk Gremio.

Jesus Vallejo terus berjuang dengan cedera dan sekarang dipinjamkan ke Granada setelah gagal dipinjamkan ke Wolves awal musim ini, dan kemungkinan keluar musim panas nanti.






Artikel Terkait

Artikel Terpopuler