Bukan hanya di Dunia Nyata, Rusia juga Dihukum di Game FIFA

"Berikut adalah alasan di balik keputusan tersebut."

Analisis | 23 July 2022, 03:34
Bukan hanya di Dunia Nyata, Rusia juga Dihukum di Game FIFA

Libero.id - Perusahaan game EA Sports telah mengkonfirmasi bahwa produk game terbaru mereka, yakni FIFA 23 tidak akan menampilkan tim nasional Rusia atau klub negara Beruang Merah mana pun.

Langkah itu dilakukan sebagai tanggapan atas keputusan negara itu untuk menyerang Ukraina awal tahun ini, yang memicu perang habis-habisan dan mengakibatkan banyak nyawa melayang.

Tim nasional Rusia awalnya ditarik dari FIFA 22 tak lama setelah invasi dimulai pada Februari 2022.
Keputusan itu sekaligus juga membuat Rusia yang dipimpin Vladimir Putin tidak diakui di dunia nyata, tapi juga di dunia game.

Dalam sebuah pernyataan kepada EuroGamer, EA dengan tegas mengatakan: "EA Sports berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Ukraina dan seperti banyak suara di dunia sepakbola, menyerukan perdamaian dan diakhirinya invasi ke Ukraina.”

"Sesuai dengan mitra kami di FIFA dan UEFA, EA Sports tidak akan menyertakan tim nasional Rusia atau klub Rusia di FIFA 23."

EA terus menunjukkan solidaritasnya dengan Ukraina selama beberapa bulan terakhir.

Selain menarik tim nasional dan klub Rusia dari FIFA 22 dan FIFA 23, perusahaan juga menghentikan semua penjualan game dan konten di Rusia dan sekutu Belarusia. Itu termasuk bundel mata uang virtual.

Pengembang video game juga berhenti menjual item Rusia di Ultimate Team dan menghapus tim Rusia dan Belarusia dari liga esports mereka.

EA merilis  pernyataan yang  mengatakan 'terkejut dengan konflik yang sedang berlangsung di Ukraina'.

"(Kami) bergabung dengan begitu banyak suara di seluruh dunia dalam menyerukan perdamaian dan mengakhiri invasi. Kami berdiri dalam solidaritas dengan rakyat Ukraina," kata pesan itu.

"Perhatian utama kami adalah keselamatan berkelanjutan dari mereka yang ada di kawasan, terutama rekan kerja dan mitra.”

"Kami berusaha memahami bagaimana kami dapat membantu mereka lebih jauh di luar program kami yang sudah ada."
Sementara Rusia telah terkena berbagai sanksi dari negara-negara besar di Eropa, mereka juga mendapat banyak sanksi dari perusahaan-perusahaan besar, yang telah memutuskan untuk mengambil sikap.

(mochamad rahmatul haq/yul)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0% Suka
  • 0% Lucu
  • 0% Sedih
  • 0% Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network