Analisis Performa Bagus Bayern Muenchen di Awal Musim 2022/2023

"Namanya Liga Petani, wajar jika Bayern dominan. Lawannya itu-itu saja.."

Analisis | 29 August 2022, 16:04
Analisis Performa Bagus Bayern Muenchen di Awal Musim 2022/2023

Libero.id - Bundesliga 2022/2023 tampaknya akan masih tetap menjadi milik Bayern Muenchen. Setidaknya, jika berkaca pada beberapa pertandingan awal musim. Kepergian Robert Lewandowski tidak terasa karena Sadio Mane mampu menjadi pengganti jempolan.

Bayern Muenchen memberikan peringatan yang adil tentang apa yang akan terjadi ketika pergi kandang ke RB Leipzig dan menang 5-3 di DFL-Supercup pada pembuka musim. Tim asuhan Julian Nagelsmann tidak pernah menyerah sejak saat itu. Kemenangan 6-1 atas Eintracht Frankfurt pada pekan pembukaan Bundesliga membuat rival lainnya khawatir.

Selanjutnya, VfL Wolfsburg melakukan  dengan baik setelah hanya kalah 0-2 pada pekan kedua. Bayern Muenchen kemudian menebusnya dengan menghajar VfL Bochum 7-0. Langkah impresif FC Hollywood baru terhenti akhir pekan lalu saat ditahan imbang Borussia Moenchengladbach 1-1.

Meski akhirnya gagal menang untuk pertama kali, apa yang ditunjukkan Bayern Muenchen di Jerman benar-benar spektakuler. Mereka punya 16 gol memasukkan dan dua gol kemasukan. Hebatnya, Sadio Mane menyumbang empat gol.

Mantan pemain Liverpool itu tampak tidak kesulitan beradaptasi setelah mencetak gol pada debut di DFL-Supercup maupun saat melawan Eintracht Frankfurt. Dia melanjutkan dengan mencetak dua gol melawan VfL Bochum dan satu gol ke jala Yann Sommer di Borussia Moenchengladbach.

"Dia cepat dan lincah. Dia pemain yang tepat untuk formasi tanpa false nine yang sekarang dimainkan Bayern Muenchen setelah kepergian Robert Lewandowski," kata legenda Jerman, Lothar Matthaeus, kepada Sky Sports Germany.

Bukan hanya Lothar Matthaeus, pujian juga dilontarkan rekan setimnya yang sama-sama datang pada musim panas, Matthijs de Ligt. "Intensitas yang dia bawa ke dalam pertandingan sangat penting," ucap Matthijs de Ligt, dilansir Bundesliga.com.

"Anda bisa melihat banyak lawan yang mengalami kesulitan dengan Sadio Mane ada di sana. Dan, saya tahu alasannya. Sebab, dalam latihan, dia selalu memberi saya waktu yang sangat sulit. Rasanya (sesi latihan) ingin segera berakhir," tambah mantan pemain Juventus.

Penempatan posisi Sadio Mane juga membawa hal baik untuk rekan setimnya di lini serang. Jamal Musiala, Serge Gnabry, hingga Thomas Mueller bermain di sekelilingnya dalam dua pertandingan pertama musim ini. Sementara Kingsley Coman dimasukkan dari awal melawan VfL Bochum.

Serge Gnabry mencetak gol melawan Eintracht Frankfurt dan VfL Bochum, Thomas Mueller mendapat dua assist melawan Die Adler dan satu gol melawan VfL Wolfsburg. Sementara Jamal Musiala absen melawan VfL Bochum, tapi mencetak gol di ketiga pada pertandingan sebelumnya.

Ada lagi Kingsley Coman yang menghasilkan satu gol dan dua assist pada peken ketiga. Dia juga memenangkan penalti. Terakhir, Leroy Sane juga mendapat starter dan mencetak gol liga pertamanya musim ini melawan VfL Bochum.

"Ketika dia (Sadio Mane) 100 persen, dia salah satu pemain terbaik di Eropa. Begitulah adanya. Dia memiliki keterampilan yang tidak dimiliki banyak pemain," kata Julian Nagelsmann.

Selain Sadio Mane, penampilan beberapa pemain Bayern Muenchen juga layak mendapatkan apresiasi. Di lini tengah, Joshua Kimmich juga konsisten. Sementara Marcel Sabitzer telah memulai tiga pertandingan pertama musim ini dari kick-off setelah hanya membuat starting line-up delapan kali pada 2021/2022.

Di pertahanan, Julian Nagelsmann juga dimanjakan dengan banyak pilihan. Benjamin Pavard dan Alphonso Davies adalah dua bek sayap yang menyerang, percaya diri, dan berkualitas tinggi. Sementara Lucas Hernandez dapat bermain di sisi kiri jika diperlukan, seperti yang dilakukan ketika Prancis memenangkan Piala Dunia 2018.

Namun, Lucas Hernandez lebih sering digunakan sebagai bek tengah bersama Dayot Upamecano. Ada pula Matthijs de Ligt. Mantan kapten Ajax Amsterdam itu tahu apa yang diperlukan untuk sukses di puncak. Seperti Dayot Upamecano, Matthijs de Ligt juga baru berusia 23 tahun. Artinya, masa depan panjang.

"Cara kami berlatih, ini adalah level yang tinggi dan tinggi. Semua yang kami lakukan dengan intensitas. Saya pikir akan terbayar karena kami bekerja sangat keras dalam latihan. Saya pikir kami memiliki pelatih yang sangat bagus. Ide-ide pelatih kami luar biasa. Jadi, sangat sulit bagi tim lain untuk mengatasi kami," ujar Sadio Mane.

Bekerja dengan tambahan pemain baru dan skuad yang diisi dengan pemain ambisius membuat Julian Nagelsmann seperti pelatih yang sadar bahwa hal-hal hebat bisa terjadi musim ini.

"Energi yang ada di tim saat ini, atmosfer di dalam skuad, semua orang saling tarik menarik. Energi tidak selalu seperti itu tahun lalu. Dan, itu sangat, sangat menyenangkan," pungkas Julian Nagelsmann. 

(diaz alvioriki/anda)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network