Layak Dicontoh, Wayne Rooney Ganti Pemain DC United yang Rasialis ke Lawan

"Berikut komentar dua legenda Man United."

Analisis | 21 September 2022, 03:14
Layak Dicontoh, Wayne Rooney Ganti Pemain DC United yang Rasialis ke Lawan

Libero.id - Pelatih DC United, Wayne Rooney, dengan tegas mengganti salah satu pemainnya. Hal itu terpaksa dilakukan legenda Manchester United itu menyusul tuduhan kepada pemainnya yang menggunakan cercaan rasis terhadap pemain Inter Miami dalam pertandingan Minggu (18/9/2022).

DC United menghadapi Inter di Audi Field, di mana Miami meraih kemenangan dramatis 3-2 di perpanjangan waktu berkat gol dari Gonzalo Higuain.

Namun, hasil tersebut ternodai oleh tuduhan bahwa penyerang DC United, Taxiarchis Fountas, melakukan pelecehan rasial terhadap bek Inter, Damion Lowe, selama pertandingan.

Pada menit ke-59, Fountas dan Lowe terlibat cekcok yang mengakibatkan striker DC itu mendapat kartu kuning bersama dengan bek Miami, Aime Mabika.

Permainan dihentikan selama beberapa menit karena wasit Ismail Elfath berkonsultasi dengan kapten kedua tim serta Rooney dan pelatih kepala Inter Miami sekaligus mantan bek Man United, Phil Neville.

Permainan akhirnya dilanjutkan, dengan Fountas digantikan oleh tim tuan rumah pada menit ke-66.

Setelah peluit akhir, bek Miami DeAndre Yedlin mengklaim Fountas telah menggunakan cercaan rasial selama pertengkarannya dengan Lowe. Yedlin mengungkapkan bahwa tim tamu menolak untuk bermain sampai "sesuatu dilakukan dengan pemain itu".

"Damion dan pemain lain terlibat pertengkaran kecil - saat Damion pergi, salah satu dari mereka memanggilnya dengan perkataan (rasis)," ujar Yedlin.

Neville juga mengklaim bahwa Fountas telah menggunakan "kata terburuk di dunia" selama pertengkarannya dengan Lowe.

"Kami perlu mengatasi masalah ini, karena kami adalah klub yang bangga dengan keragaman dan inklusi kami dalam staf dan pendukung kami. Tidak ada tempat sama sekali untuk rasisme di sepak bola, lapangan, atau masyarakat," kata Neville.

"Sebuah kata yang digunakan tidak dapat diterima di masyarakat. Itu adalah kata terburuk di dunia."

Usai pertandingan, Rooney membenarkan adanya keluhan resmi yang disampaikan tim tamu.

"Ada keluhan, yang saya yakin akan diselidiki. Tidak banyak lagi yang bisa saya katakan," kata mantan kapten Inggris itu.

Sementara Fountas membantah menggunakan cercaan yang dituduhkan. Hal itu disampaikan Pablo Iglesias Maurer dari The Athletic.

MLS sejak itu mengkonfirmasi telah meluncurkan penyelidikan atas insiden tersebut.

"MLS tidak menoleransi bahasa kasar dan ofensif. Kami menanggapi tuduhan ini dengan sangat serius," bunyi pernyataan resmi.

"Investigasi atas masalah ini akan segera dimulai. Informasi lebih lanjut akan diberikan setelah penyelidikan selesai."

DC United menegaskan mereka akan "bekerja sama" dengan MLS dan Inter Miami untuk menyelesaikan masalah tersebut. 

 

Sebuah pernyataan klub berbunyi: "DC United mengetahui tuduhan yang melibatkan seorang pemain selama pertandingan melawan Inter Miami CF.” 

"Klub akan bekerja sama dengan Major League Soccer dan Inter Miami untuk menyelidiki insiden tersebut." 

Sementara itu, Neville memuji Rooney atas cara dia menangani insiden tersebut. 

“Saya harus memuji para pemain saya karena tetap tenang. Saya harus memuji wasit. Dalam situasi yang sangat-sangat sulit, dia mengikuti protokol yang ditetapkan oleh MLS. Saya harus memberikan rasa hormat yang besar kepada Wayne Rooney, karena menanganinya dengan cara yang dia lakukan," kata Neville. 

"Saya selalu mengenalnya sebagai seorang figur hebat. Saya pikir hari ini dia menaikkan perkiraan saya lebih dari yang pernah dia lakukan, lebih dari gol apa pun yang pernah dia cetak," tutupnya. 

(mochamad rahmatul haq/yul)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan




Daun Media Network