Ini Isi Curhat Gareth Bale ke Ryan Giggs Soal Situasinya di Real Madrid

Berita | 01 August 2020, 05:55
Ini Isi Curhat Gareth Bale ke Ryan Giggs Soal Situasinya di Real Madrid

Wajar jika Bale membuka apa adanya ke Giggs karena keduanya sesama legenda Wales. Giggs juga pelatih timnas Wales.

Libero.id - Gareth Bale berada dalam situasi tidak menyenangkan di Real Madrid. Dia tidak lagi dipakai oleh pelatih Zinedine Zidane namun kontraknya masih tersisa dua tahun.

Madrid kesulitan menjual Bale karena belum juga menemukan klub yang kuat menggaji Bale. Sementara Bale berniat menghabiskan sisa dua musim di Madrid.

Bale lantas curhat kepada Ryan Giggs, kompatriotnya sesama legenda Wales. Bale memberi tahu Ryan Giggs bahwa ia berencana untuk tinggal di Real Madrid dan menghabiskan kontraknya.

Gareth Bale mengatakan kepada Giggs selaku pelatih timnas Wales.

Fakta menunjukkan, Gareth Bale tidak memiliki masa depan bermain di Real Madrid di bawah Zinedine Zidane. Dia  absen dari tujuh pertandingan terakhir Real Madrid. Pemain kelahiran Cardiff itu hanya masuk lapangan pada dua penampilan dari bangku cadangan.

Situasi ini belum mendorong Bale, yang pernah menjadi pemain termahal di dunia, untuk mencari jalan keluar dari Bernabeu.

Menurut surat kabar Inggris, Mirror, Bale telah mengatakan kepada pelatih Wales Ryan Giggs bahwa ia akan tinggal di Madrid musim depan, bahkan jika kurang menit bermain bisa memengaruhi kebugarannya memasuki Euro 2021 musim panas mendatang.

Seperti dilaporkan sebelumnya oleh AS, pemain berusia 31 tahun itu bermaksud mengumpulkan setiap sen dari gajinya selama dua tahun terakhir dari kontraknya di Madrid.

Hubungan seperti batu antara Zidane dan Bale telah mencapai titik terendah sejak musim liga restart usai pandemi coronavirus. Situasi bertambah buruk ketika Bale kerap berulah menggelikan di bangku cadangan.

Dalam kemenangan 2-0 atas Alaves, kamera menangkap Bale mengenakan masker wajahnya di atas matanya sambil berbaring di kursinya dalam upaya untuk menghibur sesama rekan timnya.

Beberapa hari kemudian, ia tampak berpura-pura meneropong ketika ia menyaksikan Madrid melawan Granada dari tribun. Insiden itu membuat marah banyak penggemar Madrid, yang menilai kurangnya profesionalisme dan rasa hormatnya.

Laporan Mirror tentang diskusi Bale dengan Giggs senada dengan liputan koran olahraga As, tentang niat Bale untuk tetap di Madrid. Pemain sayap Wales ini juga dilaporkan telah memberi tahu rekan-rekan setimnya tentang keputusannya. Banyak di antara rekannya mengkhawatirkan Bale kurang memiliki waktu bermain menjelang Euro musim panas mendatang.

Ini bukan pertama kalinya kurangnya menit bermain memengaruhi penampilannya bersama Wales. The Dragons mengalami kesulitan lolos ke Euro dan Giggs sendiri mengakui bahwa Bale, yang bermain sangat sedikit untuk Madrid, tidak memiliki kemahiran seperti biasanya.

Wales sendiri berhasil mengamankan kualifikasi setelah kemenangan dalam pertandingan terakhir mereka melawan Hungaria. Pertandingan itu akan selalu diingat karena Bale melakukan selebrasi dengan tulisan “Wales. Golf. Madrid.”






Artikel Terkait

Artikel Terpopuler