Momen Haru Laga Terakhir Gerard Pique Bermain Sepakbola, Banjir Tangisan

"Exito Siempre Pique!"

Viral | 06 November 2022, 06:06
Momen Haru Laga Terakhir Gerard Pique Bermain Sepakbola, Banjir Tangisan

Libero.id - Gerard Pique menangis setelah diganti dalam pertandingan terakhirnya sebagai pemain Barcelona melawan Almeria, Minggu (06/11/2022).

Pada hari Kamis lalu ( 04/11/2022), Pique yang berusia 35 tahun mengumumkan bahwa dia akan gantung sepatu dan dalam laga menghadapi Almeria dia memiliki satu pertandingan lagi di Spotify Camp Nou sebagai kapten.

Pique memulai pertandingan bersama Marcos Alonso di bek tengah, berlangsung selama 83 menit sebelum digantikan oleh Andreas Christensen.

Pique memeluk wasit sebelum diserbu rekan setimnya di Barcelona. Bek tengah itu menyerahkan ban kapten kepada Frenkie de Jong dan menerima pelukan dari rekan setimnya Jordi Alba.

Duo remaja Gavi dan Pedri pun dengan sigap berlari ke pelukan Pique. Saat meninggalkan lapangan, dia melambai ke setiap tribun saat para pendukung meneriakkan dukungan.

Secara keseluruhan, Pique membuat 615 penampilan untuk raksasa Catalan, memenangkan delapan gelar La Liga ditambah tiga Liga Champions.

Di panggung internasional, ia memenangkan Piala Dunia 2010 dan Euro 2012 bersama Spanyol. Pada saat itu, ia mendapatkan 102 caps untuk negaranya.

Fans telah bereaksi terhadap pensiunnya Pique dan mereka percaya dia bisa menjadi bek terbaik dari generasinya.

Satu orang berkata: "Ini terasa seperti akhir dari sebuah era."

Yang kedua berkomentar: "Dia masih merasa diremehkan meskipun dia telah memenangkan segalanya."

Seseorang menaruh: "Bahkan membuatku emosional ini."

Sementara yang keempat menambahkan: "Rasanya seperti dunia berhenti di dalam Camp Nou. Merinding."

Barcelona memenangkan pertandingan 2-0 berkat gol babak kedua dari Ousmane Dembele dan de Jong.

(muflih miftahul kamal/muf)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Viral

Artikel Pilihan


Daun Media Network