Kocak! Penggemar Piala Dunia ini Viral karena Bikin VAR Sendiri

"Bukan sembarang VAR. Simak videonya.."

Viral | 28 November 2022, 16:15
Kocak! Penggemar Piala Dunia ini Viral karena Bikin VAR Sendiri

Libero.id - Seorang penggemar sepakbola di Piala Dunia 2022 mendadak viral setelah rekaman video VAR yang dibuatnya sendiri diperbincangkan warga dunia maya. Terlihat, dia menggunakan smartphone disertai teropong untuk memastikan apakah VAR bekerja dengan baik atau tidak.

Seperti biasa, VAR memiliki banyak momen kontroversial selama Piala Dunia 2022. Bahkan, pada hari pembukaan turnamen ada klaim video asisten wasit yang  curang setelah gol Ekuador dianulir.

Tuan rumah bukan satu-satunya tim Timur Tengah yang diuntungkan dari sistem ini. Sebut saja Arab Saudi saat tiga gol Argentina di pertandingan pertama dianulir VAR dan wasit karena offside. Bahkan, gol Lautaro Martinez sebenarnya masih bisa diperdebatkan.

Atas sejumlah insiden ini, seorang penggemar viral karena memutuskan membawa VAR versinya sendiri ke dalam permainan. Jadi, dia bisa melihat lebih baik apa yang terjadi di lapangan.

Penggemar yang mengenakan pakaian tradisional Arab itu menggunakan teropong di depan kamera ponselnya untuk mendapatkan tampilan yang jauh lebih besar di lapangan di depannya. Dan, semua orang dapat melihatnya tersenyum saat bekerja "memantau" pertandingan.

Untuk lebih jelasnya, simak potongan video berikut ini.

Internet bisa menjadi tempat yang brutal dan banyak komentar untuk video viralnya yang menyuruh pria itu membeli Samsung S22 Ultra, yang memiliki fitur zoom yang sangat bagus.

Namun, yang lain berpikir itu adalah ide yang sangat bagus. "Ketika anda aintar, anda pintar!!!!" satu orang berkomentar di TikTok. "Genius," komentar lainnya. "Kita tidak butuh VAR, cukup dengan alat ini," tulis yang lainnya, sambil menambahkan emoji tertawa geli.

(andri ananto/anda)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Viral

Artikel Pilihan


Daun Media Network