8 Pemain Pakai Nomor 34 Demi Sahabat Abdelhak Nouri, Respek!

"Sepak terjang Abdelhak Nouri bersama Jong Ajax masih membekas di memori rekan-rekannya. Kisah yang mengharukan."

Feature | 04 September 2020, 09:07
8 Pemain Pakai Nomor 34 Demi Sahabat Abdelhak Nouri, Respek!

Libero.id - Sepak terjang Abdelhak Nouri bersama Jong Ajax masih membekas di memori rekan-rekannya. Pemain muda yang sempat koma 2 tahun 9 bulan setelah dinyatakan mengalami kerusakan otak permanen pada 2017 tersebut tetap di hati lulusan Ajax Amsterdam.

Cerita pemuda keturunan Maroko kelahiran Amsterdam, 2 April 1997, itu dimulai ketika tiba-tiba tersungkur di lapangan saat membela De Godenzonen beruji coba melawan Werder Bremen di Innsbruck, 8 Juli 2017. Saat itu, Appie langsung dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan koma.

Momen duka tersebut membuat Ajax terpukul. Simpati berdatangan dari rekan-rekan, suporter, maupun para pesepak bola lain dari seluruh dunia. Semua mendoakan yang terbaik untuk Nouri.

Doa-doa mereka terkabul. Setelah melewati ketidakpastian selama hampir 3 tahun, tiba-tiba Nouri menunjukkan tanda kesembuhan. "Dia sadar dengan keberadaannya. Dia telah kembali ke lingkungan yang akrab dengan keluarganya. Dia tidak koma lagi. Dia baru saja bangun. Dia tidur. Dia bersin. Dia makan. Tapi, saat ini dia belum bisa bangkit dari tempat tidurnya," ujar sang kakak, Abderrahim Nouri, beberapa bulan lalu, dilansir BBC Sport.

Nouri adalah salah satu penyerang terbaik di Akademi Ajax. Bersama Jong Ajax, dia sempat menyabet penghargaan sebagai Pemain Muda Terbaik di Eerste Divisie 2016/2017.

Musim 2017/2018 seharusnya menjadi momen pembuktian Nouri di skuad utama Ajax. Tapi, semuanya tidak berjalan sesuai skenario. Pada malam sebelum musibah terjadi, Nouri sebenarnya telah berbicara dengan tim medis tentang sakit di perut. Masalah itu membuat dirinya tidak bisa tidur nyenyak.

Keluhan di perut ternyata tidak dianggap serius oleh tim pelatih. Saat laga digelar dalam cuaca yang sangat panas, Nouri masuk ke lapangan menggantikan Hakim Ziyech pada babak kedua. Dalam sebuah momen, Nouri pelan-pelan tertunduk dan terlentang di tanah. Matanya menatap langit. Perlu 10 detik bagi wasit menyadari Nouri terjatuh sebelum akhirnya memanggil tim medis.

Libero.id

Abdelhak Nouri

Semua sadar ketika Klaas-Jan Huntelaar panik dan para pemain Bremen bereaksi. Beberapa pemain menangis dan yang lainnya berdoa. Dokter memasang alat pacu jantung sekitar 7 menit setelah sang pemain roboh. Helikopter datang membawa Nouri ke rumah sakit di Innsbruck.

Lambatnya respons tim medis membuat keluarga Nouri sempat melayangkan gugatan. Pengacara berargumen usaha penyadaran kembali berlangsung terlalu pelan dan tim medis bertindak di luar panduan. Kurangnya alur oksigen pada fase kritis membuat otak sang pemain mengalami kerusakan permanen, meski tes jantung dan otak awalnya positif.

Setelah kejadian itu, rekan-rekan Nouri memiliki cara unik mengenang kejadian tersebut. Mereka beramai-ramai mengenakan nomor punggung 34. Ada yang masih digunakan untuk musim depan, tapi ada juga yang sudah berganti nomor. Berikut ini 8 pemain tersebut:

1. Amin Younes (Napoli)

Libero.id

Kredit: twitter.com/aminyounes11

Younes dan Nouri punya hubungan yang sangat baik. Sebagai sahabat, mereka sering tinggal di kamar yang sama ketika Jong Ajax menjalani pertandingan tandang. Saat pemain asal Jerman itu ditransfer ke Napoli pada 2018, dia datang ke rumah Nouri untuk berpamitan dan sekaligus meminta izin menggunakan nomor 34 di pertandingan Serie A.

2. Justin Kluivert (AS Roma)

Libero.id

Kredit: twitter.com/asromaEN

Sebagai lulusan Jong Ajax, Kluivert sangat mengenal Nouri. Ketika ditransfer ke Roma pada 2018, Kluivert memutuskan menggunakan nomor punggung 34. Setelah berlangsung sepanjang musim, putra penyerang legendaris Belanda, Patrick Kluivert, tersebut menggunakan nomor punggung 99 sejak musim 2019/2020.

3. Terry Lartey Sanniez (NEC Nijmegen)

Punya hubungan yang sangat baik dengan Nouri, Sanniez benar-benar terpukul dengan musibah yang menimpa sahabatnya. Ketika lulus dari Ajax dan bergebung dengan NEC, Sanniez memutuskan menggunakan nomor punggung 34. Saat itu, dia menyebut mendedikasikan seragam NEC yang dikenangkan untuk Nouri.

4. Philippe Sandler (Manchester City)

Libero.id

Kredit: instagram.com/Philippesandler

Sebagai lulusan Jong Ajax, Sandler benar-benar memiliki cara menghormati Nouri. Saat bergabung dengan Manchester City pada 2018, bek tengah itu meminta nomor punggung 34. Ketika dipinjamkan ke Anderlecht pada 2019/2020, mantan punggawa Belanda U-20 tersebut juga memilih nomor 34.

5. Reda Boultam (Cremonese)

Boultam punya ikatan emosional dengan Nouri yang sangat dalam. Bukan hanya sama-sama dididik Ajax, melainkan juga latar belakang keluarga yang berasal dari Maroko. Karena itu, saat meninggalkan Ajax untuk membela Cremonese di Serie B, dia memilih nomor 34. Pada musim panas ini, Boultam hijrah ke Triestina. Di klub baru, Boultam juga menggunakan nomor 34.

6. Mauro Savastano (AZ Alkmaar)

Savastano mengenal Nouri karena sama-sama lulusan Jong Ajax. Saat ini, pemain berusia 23 tahun itu tercatat sebagai anggota AZ Alkmaar. Savastano sempat dipinjamkan ke Go Ahead Eagles. Bermain di Eerste Divisie, Savastano memilih menggunakan nomor 34.

7. Kevin Diks (Fiorentina)

Diks bukan lulusan Ajax. Tapi, dia mengenal Nouri karena sama-sama pernah berhadapan di lapangan ketika Diks membela Vitesse Arnhem II. Musibah Nouri benar-benar membuat dirinya bersimpati sehingga memutuskan menggunakan nomor 34 saat membela Fiorentina maupun ketika dipinjamkan ke beberapa klub Eropa lain.

8. Donny van de Beek (Manchester United)

Setelah pindah dari Ajax ke Manchester United, Van de Beek membuat Nouri menangis dengan pernyataannya tentang pilihan nomor punggung. Dia menyebut 34 sengaja dipilih untuk menghormati sang sahabat.

Libero.id

Kredit: instagram.com/manchesterunited

"Donny menelepon saya. Dia bertanya apakah saya baik-baik saja dengan dia bermain menggunakan nomor 34. Saya mengatakan dia harus melakukannya. Saya bangga dengan pilihannya. Itu sikap yang bagus. Sangat spesial bagi kami," kata Ayah Nouri, Mohammed Nouri, dilansir The Sun.

"Mata Appie tiba-tiba terlihat sangat tajam. Dia meneteskan air mata gembira di pipinya dan jelas terharu saat mendengar suara Donny. Donny seperti anak bagi kami. Semua orang di rumah sangat emosional. Kami senang dengan transfer Donny yang luar biasa. Itu adalah hari yang istimewa," tambah Mohammed.

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan




Daun Media Network