Kambing Hitam? Ini Alasan Kegagalan Persija Juara Liga 1 versi Thomas Doll

"Simak pembelaan pelatih asal Jerman itu.."

Analisis | 18 March 2023, 05:57
Kambing Hitam? Ini Alasan Kegagalan Persija Juara Liga 1 versi Thomas Doll

Libero.id - Dengan beberapa pertandingan tersisa, peluang Persija Jakarta menjuarai Liga 1 2022/2023 semakin berat. Macan Kemayoran banyak kehilangan poin tandang yang bisa dimanfaatkan PSM Makassar secara maksimal untuk melaju sendirian. Lalu, apa pembelaan Thomas Doll?

Bulan lalu, Persija Jakarta, Persib Bandung, dan PSM Makassar bersaing ketat di zona juara dengan selisih poin yang sangat tipis.

Kini, ketika Maret 2023 akan berakhir, komposisi klasemen Liga 1 2022/2023 mengalami perubahan sigifikan. PSM Makassar kokoh di puncak klasemen diikuti Persib Bandung dan Persija. Hanya saja selisih poin Juku Eja, Maung Bandung, dan Macan Kemayoran sangat lebar.

Dalam situasi seperti itu, PSM Makassar berada di jalur yang benar dan tepat untuk meraih Scudetto. Apalagi, di laga terbaru, mereka mengalahkan Bhayangkara FC.

Sebagai pelatih, kegagalan Persija Jakarta bersaing dengan PSM Makassar hingga akhir sangat disesali Thomas Doll. Pelatih asal Jerman mengatakan situasi yang kurang menguntungkan itu terjadi karena Persija Jakarta sedang diterpa banyak masalah. Semuanya datang dari faktor eksternal.

"Kami (Persija Jakarta) sebelumnya adalah tim yang kuat. Saya pikir kami tidak pernah kalah dalam sembilan pertandingan beruntun. Tapi, itu terhenti dan masalah datang bersamaan," ujar Thomas Doll dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan melawan PSIS Semarang.

Masalah yang dimaksud Thomas Doll adalah kehilangan pemain muda ke pemusatan latihan timnas U-20 asuhan Shin Tae-yong. Saat itu, sembilan pemain Persija Jakarta harus mengikuti agenda Garuda Muda untuk Piala AFC U-20 2023. Thomas Doll sempat marah dan menolak menyerahkan pemain.

"Masalah itu mulai dari pemanggilan pemain ke timnas U-20, untuk (TC) jangka panjang. Ini sangat sangat sulit," tambah mantan pelatih Borussia Dortmund.

"Setelah musim ini saya akan bangga dengan para pemain karena tidak tidak ada yang menyangka kita akan menjadi pemuncak klasemen dan kami berjuang pada dua pekan terakhir ini untuk meraih gelar juara. Itu tidak mungkin (menjadi juara) karena sangat banyak masalah," pungkas Thomas Doll.

(mochamad rahmatul haq/anda)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0% Suka
  • 0% Lucu
  • 0% Sedih
  • 0% Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network