Apa Maksudnya? FIFA Sebut Tragedi Kanjuruhan di Rilis Resmi, Erick Thohir Beri Penjelasan

"PR sepak bola Indonesia banyak kalau mau maju.."

Berita | 01 April 2023, 03:33
Apa Maksudnya? FIFA Sebut Tragedi Kanjuruhan di Rilis Resmi, Erick Thohir Beri Penjelasan

Libero.id - Dalam rilis resmi yang dikeluarkan FIFA, induk federasi sepak bola dunia itu menyebut Tragedi Kanjuruhan. Lantas apa maksudnya? Adakah kaitannya dengan dicabutnya status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023

Dalam sesi konferensi pers pada Jumat (31/3) siang di Kantor Presiden, Ketua Umum PSSI Erick Thohir ditanyai oleh awak media apakah alasan utama dibalik pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia adalah faktor ketakutan FIFA akan terulangnya situasi buruk seperti Tragedi Kanjuruhan.

"Kalau di surat FIFA pengertian saya, pengertian saya justru terbalik. Di situ FIFA bicara transformasi lagi. FIFA menyiapkan tim. Menyiapkan tim untuk apa? Transformasi sepakbola, salah satunya memang waktu Kanjuruhan itu isu standarisasi daripada keamanan," kata Erick Thohir.

Eks Presiden Inter Milan itu juga menjelaskan bagaimana kelayakan stadion-stadion di Indonesia yang mana itu menyangkut keselamatan penonton.

"Pak Basuki [Menteri PUPR] waktu itu sudah paparan dengan Bapak Presiden. Sudah ada 22 stadion yang diaudit oleh Pak Presiden, oleh pemerintah. Nah di situ sudah ada kondisi yang ringan, yang berat, ini harus distandarisasi," jelasnya.

Dalam kaitan dengan kelayakan stadion-stadion di Indonesia, Erick pun menjelaskan alasan FIFA melakukan pengecekan ke enam stadion yang sebelumnya menjadi vanue Piala Dunia U-20 2023.

Erick Thohir menyebut keamanan dan keselamatan harus jadi prioritas.

" Kenapa juga FIFA mengecek lapangan yang enam dipakai ini, sesuai standar atau tidak. Juga karena itu, jadi memang security dan safety jadi penting."Terangnya lagi.

Erick Thohir pun mengingatkan kembali agar Indonesia memperhatikan manajemen pertandingan dalam kaitan dengan transformasi sepak bola nasional sesuai arahan FIFA.

" FIFA tetap berkomitmen untuk secara aktif membantu PSSI, melalui kerja sama yang erat dan dengan dukungan dari pemerintahan Presiden Jokowi, dalam proses transformasi sepak bola Indonesia setelah tragedi yang terjadi pada Oktober 2022," bunyi keterangan resmi FIFA.

(gigih imanadi darma/gie)

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0% Suka
  • 0% Lucu
  • 0% Sedih
  • 0% Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Artikel Pilihan


Daun Media Network