Selamat Ulang Tahun!

11 Pemain Hebat yang Dibolehkan Pergi dari Manchester United Era Sir Alex

"Padahal mereka memiliki nama besar. Terbukti setelah pergi dari Setan Merah, mereka sukses besar."

Feature | 23 October 2020, 13:30
11 Pemain Hebat yang Dibolehkan Pergi dari Manchester United Era Sir Alex

Libero.id - Sir Alex Ferguson biasanya tahu waktu yang tepat untuk membiarkan pemain meninggalkan Manchester United. Tetapi dia tidak selalu melakukannya dengan benar.

Beberapa nama besar dipersilahkan menuju pintu keluar selama 27 tahun Fergie di Old Trafford. Meskipun United terus sukses, ia pasti menyesal membiarkan satu atau dua dari mereka pindah.

Berikut 11 pemain berbakat atau memiliki nama nesar yang kemudian memiliki karier yang mengesankan setelah dijual oleh Ferguson:

1. Tim Howard

Libero.id

Kredit: twitter.com/manutd_ID

Howard tidak pernah sepenuhnya membuktikan dirinya sebagai kiper nomor 1 United dan akhirnya dipersilahkan pindah ke Everton pada tahun 2006 demi mendapatkan tempat tim utama.

Dia membuat lebih dari 400 penampilan untuk The Toffees selama 10 tahun dan bahkan menyelamatkan dua penalti untuk membantu Everton mengalahkan mantan timnya di semifinal Piala FA 2009.

Pemain asal Amerika itu juga tampil di dua Piala Dunia dan masih memegang rekor dengan penyelamatan terbanyak dalam pertandingan Piala Dunia setelah membuat 16 penyelamatan kala Paman Sam melawan Belgia pada 2014.

2. Phil Neville

Libero.id

Kredit: manutd.com

Howard bukanlah pemain pertama yang menyeberang dari Old Trafford ke Goodison Park, melainkan Phil Neville pada 2005.

Pemain yang mampu bermain di berbagai macam posisi ini menjadi pemain yang konsisten di bawah manajemen David Moyes, yang segera menunjuk pemain internasional Inggris itu sebagai kaptennya.

Dia akhirnya gantung sepatu dan mengikuti Moyes ke Manchester United pada 2013, menghabiskan satu tahun sebagai staf pelatih.

3. Jaap Stam

Libero.id

Kredit: manutd.com

Stam membantu klub memenangkan tiga gelar liga berturut-turut dan treble yang ikonik pada tahun 1999, tetapi Ferguson secara mengejutkan menerima tawaran 16 juta pounds dari Lazio pada tahun 2001.

Sang bek kemudian bermain di level tertinggi selama lima tahun berikutnya, memenangkan Coppa Italia di Roma sebelum akhirnya mencapai final Liga Champions 2005 bersama AC Milan.

"Ketika saya memikirkan kekecewaan, jelas Jaap Stam selalu mengecewakan saya, saya membuat keputusan yang buruk di sana," sesal Ferguson pada 2013.

4. Gerard Pique

Libero.id

Kredit: manutd.com

Pique tidak dapat memutuskan dominasi bek tengah yang luar biasa antara Nemanja Vidic dan Rio Ferdinand yang pada akhirnya memutuskan untuk kembali ke Barcelona pada 2008.

Sejak itu, pemain Spanyol itu berkembang menjadi salah satu bek terbaik di dunia, memenangkan delapan gelar La Liga, enam Copa del Rey, dan tiga Liga Champions di bersama el Barca.

Di level internasional, bersama timnas Spanyol, kekasih penyanyi Shakira ini juga berhasil menjuarai Piala Dunia 2010 dan EURO 2012.

5. Gabriel Heinze

Libero.id

Kredit: twitter.com/manutd_ID

Heinze memenangkan penghargaan Sir Matt Busby Player of the Year pada 2004-05 tetapi membuat marah United dengan mencoba memaksa pindah ke Liverpool pada 2007.

Sang bek malah dijual ke Real Madrid dan membantu mereka memenangkan gelar La Liga di musim debutnya. Dia kemudian bermain di Marseille dan Roma sebelum mengakhiri karirnya di Newell’s Old Boys di Argentina.

6. David Beckham

Libero.id

Kredit: twitter.com/manutd

Beckham adalah favorit para penggemar Manchester United, tetapi kerusakan dalam hubungannya dengan Ferguson menyebabkan dia bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2003.

Madrid gagal memenangkan trofi utama selama tiga musim pertamanya di klub, tetapi ia memainkan peran integral dalam kemenangan gelar mereka pada 2006-07.

Sang gelandang akhirnya memutuskan pindah ke LA Galaxy pada akhir musim itu, namun setelah itu ia kembali ke Eropa bersama AC Milan dan PSG.

7. Paul Ince

Libero.id

Kredit: manutd.com

Ince memenangkan dua gelar liga dan dua Piala FA dalam enam tahun di Old Trafford dan para penggemar tidak percaya ketika dia dijual ke Inter Milan pada 1995.

Tapi Ince sendiri tidak mengeluh. "Andrei Kanchelskis bisa saja bermain lebih lama di sana dan saya pasti bisa melakukannya, tetapi manajer memiliki ide yang berbeda," kata Ince.

"Apa yang membuat Sir Alex begitu hebat adalah kemampuannya untuk mengubah tim, mengguncang dan terus memenangkan banyak hal."

Setelah sukses di Italia, Ince secara kontroversial kembali ke Liga Premier bersama Liverpool pada 1997 dan mencetak 17 gol selama dua tahun di Merseyside Merah.

8. Juan Sebastian Veron

Libero.id

Kredit: manutd.com

Veron dikontrak seharga 28.1 juta pounds pada tahun 2001, tetapi gelandang itu akhirnya tidak mampu memenuhi label harga yang tinggi itu selama dua musimnya di Old Trafford.

Pemain Argentina itu akhirnya hengkang menuju Chelsea namun tampil tidak mengesankan, setelahnya ia justru kemudian memenangkan Serie A bersama Inter Milan dan Copa Libertadores bersama Estudiantes.

9. Cristiano Ronaldo

Libero.id

Kredit: twitter.com/manutd

Ronaldo adalah satu-satunya pemain dalam daftar ini yang sangat ingin dipertahankan Ferguson dan tidak sulit untuk mengetahui alasannya.

Ronaldo telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik dunia di Old Trafford, tetapi dia tidak dapat menolak impiannya untuk pindah ke Real Madrid pada tahun 2009.

Di Spanyol, permainannya naik ke level yang benar-benar mampu mencetak 438 gol dalam 450 penampilan dan memenangkan dua gelar La Liga dan empat Liga Champions dalam sembilan tahun. Dia kemudian bergabung dengan Juventus pada 2018 dan terus tampil brilian di usianya yang telah menginjak 35 di tahun ini.

10. Ruud van Nistelrooy

Libero.id

Kredit: manutd.com

Rentetan gol Van Nistelrooy di United tidak dapat melindunginya dari kemarahan Ferguson dan kemudian memutuskan untuk angkat kaki dari United menuju Real Madrid.

Dia membuat dampak langsung di Bernabeu, memenangkan penghargaan el Pichichi atau pencetak gol terbanyak LaLiha dengan 25 gol saat Los Blancos membawa pulang gelar La Liga di musim 2006-07.

Gelar lain menyusul di musim keduanya, dan dia pernah bermain bersama Hamburg dan Malaga sebelum mengumumkan pensiun pada 2012.

11. Diego Forlan

Libero.id

Kredit: manutd.com

Segalanya tidak berjalan baik untuk Forlan di Old Trafford, dan dia dikirim ke Spanyol pada tahun 2004.

Namun di Spanyol sang striker membangun kembali karirnya bersama Villarreal dan Atletico Madrid, mencetak 128 gol dalam 240 penampilan La Liga selama tujuh musim.

Ia juga menjadi bintang pada Piala Dunia 2010 dengan mencetak lima gol dan memenangkan penghargaan Bola Emas saat Uruguay mencapai babak semifinal.




Hasil Pertandingan Manchester United


  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=uZiDnSmspvE

Artikel Pilihan