Sisi Lain Romelu Lukaku Bintang Datang dari Keluarga Miskin, Punya Album Hip Hop

Biografi | 01 November 2020, 13:01
Sisi Lain Romelu Lukaku Bintang Datang dari Keluarga Miskin, Punya Album Hip Hop
Kredit: instagram.com/romelulukaku

"Kisah hidup yang sulit ketika kanak-kanak benar-benar membuat Lukaku menjadi pribadi bermental baja."

Libero.id - Siapa bilang Romelu Lukaku hanya memiliki kemampuan bermain sepakbola? Penyerang Inter Milan asal Belgia tersebut ternyata juga sangat mahir dalam bermusik. Dia penggemar rap dan hip hop.

Lukaku mengawali karier di  sepakbola profesional bersama klub elite Belgia, Anderlecht. Dia sempat dinilai sebagai salah satu bakat terbaik Belgia pada masa tersebut. Akibatnya, Chelsea datang dengan proposal menggiurkan pada 2011. Dia bergabung dengan klub bergelimang bintang itu.

Sayang, di musim perdananya, Lukaku gagal bersinar lantaran hanya bermain 12 kali dan tidak mencetak gol. Setelah itu, dia menjalani masa peminjaman bersama West Bromwich Albion dan Everton. Sebagai pemain pinjaman, Lukaku justru tampil membanggakan. Dia lebih berguna dibanding saat bermukim di Chelsea.

Berkat aksi yang bagus, The Toffees akhirnya mempermanenkan status Lukaku. Karier Lukaku pun kembali bagus sampai akhirnya Manchester United tertarik. Tapi, dia hanya bertahan dua musim karena dinilai mandul. Sejak awal musim 2019/2020, Lukaku bermain di Stadio Giuseppe Meazza membela I Nerazzurri.

Saat di MU, Lukaku banyak mendapatkan kritik karena mandul. Untuk menghilangkan stres, dia menjadikan musik sebagai aktivitas sampingan. Hasilnya, sangat memuaskan. Jauh lebih memuaskan dari aksi bersama The Red Devils.

Berkolaborasi dengan rapper dari negara asalnya, The Color Grey, Lukaku merilis lagu berjudul New Levels. Proyek itu disponsori Puma dengan tujuan sosial. Sebab, lirik lagu itu menggambarkan kehidupan Lukaku pada masa kanak-kanak di kampung halamannya di Antwerp.

Antwerp sebenarnya merupakan salah satu kota besar di Belgia. Tapi, Lukaku berasal dari keluarga miskin sehingga hidup menderita. Sejak kecil, dia harus berjuang melawan kemiskinan untuk mengubah hidup agar lebih baik di masa depan. Dalam situasi prihatin, Lukaku justru memiliki melakukan hal positif dengan memilih olahraga.

"Rom adalah contoh terbaik bagi anak muda yang berasal dari latar belakang yang sama (miskin) dan ingin mencapai ambisinya. Dia sangat bertalenta. Tapi, karena saya telah mengenalnya, dia selalu bergegas dan bekerja keras demi mencapai mimpinya. Dia sosok yang pantas dijadikan panutan anak-anak muda masa kini," kata The Color Grey ketika itu, dikutip Sportskeeda.

Saat diluncurkan, kolaborasi Lukaku dengan The Color Grey mendapatkan sambutan meriah penggemar musik hip hop. Mereka membeli CD lagu tersebut dan mengunduh yang ada di format digital.

Karya Lukaku juga sempat mengundang reaksi positif dari rekan-rekan setimnya saat di MU. Salah satunya Jesse Lingard. Dalam sebuah video yang tersebar di media sosial kala itu, Lingard memparodikan aksi Lukaku saat merekam nyanyiannya di salah satu studio rekaman.

"Itu lagu yang keren. Saya tidak menyangka jika dia bisa menciptakan sebuah lagu yang sangat hebat," kata Lingard.

Kisah hidup yang sulit ketika kanak-kanak benar-benar membuat Lukaku menjadi pribadi bermental baja. Hal itu bisa dilihat dari kariernya sebagai pesepak bola profesional yang penuh jalan berliku. Bahkan, ketika dianggap sukses di Inter, hambatan tetap ada. Salah satunya cedera.

Inter mendapat kabar buruk jelang laga Serie A versus Parma, Sabtu (31/10/2020) malam WIB. Pemain asal Belgia itu cedera paha setelah bermain penuh melawan Shakhtar Donetsk di Liga Champions, Rabu (28/10/2020) dini hari WIB. Ketika itu, skornya imbang tanpa gol.

Saat itu, ketika pertandingan akan berakhir, Lukaku  terjatuh dan merasakan sakit di paha. Inter langsung memeriksa kondisi Lukaku setibanya di Italia. Hasilnya, tim medis meminta Antonio Conte mengistirahatkan Lukaku saat melawan Parma. Jika masih sakit, potensi sang striker absen saat Inter bertemu Real Madrid di Liga Champions juga besar.

"Lukaku menjalani pemindaian di Humanitas Institute di Rozzano menyusul masalah yang timbul saat laga Liga Champions. Ada otot yang bermasalah di paha kirinya. Kondisinya akan terus diawasi setiap hari," bunyi pernyataan resmi tim medis Inter di situs I Nerazzurri.

Absennya, Lukaku melawan Parma dan Madrid tentu saja menjadi kerugian besar. Pasalnya, dia adalah pemain yang paling diunggulkan untuk menjebol jala lawan Inter setiap pekannya. Sejauh ini, dirinya sudah sanggup memproduksi 7 gol dari 6 pertarungan. Benar, Inter hanya mampu bermain 2-2 lawan Parma tanpa Lukaku.

  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Komentar

Libero Video

Klasemen

POIN
1
Manchester City FC
74
2
Manchester United FC
63
3
Leicester City FC
56
4
West Ham United FC
55
5
Chelsea FC
54
6
Liverpool FC
52
7
Tottenham Hotspur FC
50
8
Everton FC
49
9
Arsenal FC
45
10
Leeds United FC
45
11
Aston Villa FC
44
12
Wolverhampton Wanderers FC
38
13
Crystal Palace FC
38
14
Southampton FC
36
15
Brighton & Hove Albion FC
33
16
Burnley FC
33
17
Newcastle United FC
32
18
Fulham FC
26
19
West Bromwich Albion FC
24
20
Sheffield United FC
14
POIN
1
Club Atlético de Madrid
67
2
Real Madrid CF
66
3
FC Barcelona
65
4
Sevilla FC
61
5
Real Sociedad de Fútbol
47
6
Real Betis Balompié
47
7
Villarreal CF
46
8
Granada CF
39
9
Levante UD
38
10
RC Celta de Vigo
37
11
Athletic Club
37
12
Cádiz CF
35
13
Valencia CF
34
14
CA Osasuna
34
15
Getafe CF
30
16
SD Huesca
27
17
Real Valladolid CF
27
18
Elche CF
26
19
Deportivo Alavés
24
20
SD Eibar
23
POIN
1
FC Internazionale Milano
74
2
AC Milan
63
3
Juventus FC
62
4
Atalanta BC
61
5
SSC Napoli
59
6
SS Lazio
55
7
AS Roma
54
8
US Sassuolo Calcio
43
9
Hellas Verona FC
41
10
UC Sampdoria
36
11
Bologna FC 1909
34
12
Udinese Calcio
33
13
Genoa CFC
32
14
Spezia Calcio
32
15
ACF Fiorentina
30
16
Benevento Calcio
30
17
Torino FC
27
18
Cagliari Calcio
22
19
Parma Calcio 1913
20
20
FC Crotone
15
POIN
1
Sporting Clube de Portugal
69
2
FC Porto
60
3
Sport Lisboa e Benfica
57
4
Sporting Clube de Braga
54
5
FC Paços de Ferreira
44
6
Vitória SC
35
7
CD Santa Clara
35
8
Moreirense FC
34
9
Portimonense SC
29
10
Gil Vicente FC
28
11
CD Tondela
28
12
Rio Ave FC
28
13
Boavista FC
28
14
FC Famalicão
27
15
Os Belenenses Futebol
27
16
CS Marítimo
24
17
SC Farense
22
18
CD Nacional
21
POIN
1
FC Bayern München
65
2
RB Leipzig
61
3
VfL Wolfsburg
54
4
Eintracht Frankfurt
53
5
Borussia Dortmund
46
6
Bayer 04 Leverkusen
44
7
1. FC Union Berlin
40
8
Borussia Mönchengladbach
40
9
VfB Stuttgart
39
10
SC Freiburg
37
11
TSG 1899 Hoffenheim
32
12
FC Augsburg
32
13
SV Werder Bremen
30
14
1. FSV Mainz 05
28
15
Hertha BSC
26
16
Arminia Bielefeld
26
17
1. FC Köln
23
18
FC Schalke 04
13
POIN
1
AFC Ajax
72
2
PSV
61
3
AZ
61
4
SBV Vitesse
56
5
Feyenoord Rotterdam
54
6
FC Groningen
46
7
FC Utrecht
43
8
Heracles Almelo
39
9
FC Twente '65
37
10
SC Heerenveen
37
11
Sparta Rotterdam
34
12
Fortuna Sittard
34
13
PEC Zwolle
32
14
RKC Waalwijk
26
15
Willem II Tilburg
22
16
VVV Venlo
22
17
FC Emmen
21
18
ADO Den Haag
16
POIN
1
Lille OSC
70
2
Paris Saint-Germain FC
66
3
AS Monaco FC
65
4
Olympique Lyonnais
64
5
Racing Club de Lens
52
6
Olympique de Marseille
49
7
Stade Rennais FC 1901
48
8
Montpellier HSC
47
9
OGC Nice
43
10
FC Metz
42
11
Angers SCO
41
12
Stade de Reims
40
13
AS Saint-Étienne
39
14
RC Strasbourg Alsace
36
15
FC Girondins de Bordeaux
36
16
Stade Brestois 29
36
17
FC Lorient
32
18
Nîmes Olympique
30
19
FC Nantes
28
20
Dijon Football Côte d'Or
15