Starting Line Up Terbaik Serie A 2020 Versi Opta, Tak Ada Ibrahimovic

"Selain tak ada Ibrahimovic, secara mengejutkan juga tidak ada Ciro Immobile dalam daftar versi lembaga pencatat statistik terkemuka, Opta."

Analisis | 31 December 2020, 00:47
Starting Line Up Terbaik Serie A 2020 Versi Opta, Tak Ada Ibrahimovic

Libero.id - Dalam 12 bulan terakhir, Juventus kembali meraih gelar di Serie A, tetapi tahun 2020 hampir berakhir dengan Milan kembali dalam perburuan trofi scudetto di puncak klasemen.

Meskipun Rossoneri belum memenangkan Scudetto sejak 2011, mereka memimpin melalui 14 pertandingan menuju tahun baru.

Pesaing terdekat Inter satu poin lebih di belakang, sementara Juve kembali di urutan keenam setelah kehilangan rekor tak terkalahkan mereka terakhir kali melawan Fiorentina.

Untuk menandai akhir tahun yang menarik, Opta menghitung 'Top XI' untuk Serie A berdasarkan tahun kalender 2020. Daftar ini berisi sejumlah nama besar, tetapi kehilangan satu superstar yaitu Zlatan Ibrahimovic. Untuk lini depan, Opta lebih memilih Cristiano Ronaldo, Romelu Lukaku dan Papu Gomez (Atalanta).

Kiper: MARCO SILVESTRI

Hellas Verona hanya kebobolan 14 gol sejauh musim ini dan, sepanjang tahun secara keseluruhan, Silvestri menyelamatkan 74 persen dari tembakan yang dia hadapi, hanya tertinggal dari Juan Musso di antara kiper dengan setidaknya 10 penampilan.

BEK: JUAN CUADRADO

Libero.id

Kredit: instagram.com/cuadrado

Pemain sayap Juventus Cuadrado terus menunjukkan kualitas serangannya dari bek kanan. Di antara semua pemain bertahan pada tahun 2020, ia memainkan umpan terbanyak ke lini tengah lawan (1.044) dan hanya tertinggal dari Cristiano Biraghi (delapan) untuk assistnya yaitu tujuh kali.

BEK: MATTHIJS DE LIGT

Berbaris di samping rekan setimnya di Bianconeri, De Ligt telah memainkan peran besar dalam kesuksesan Juve. Mereka memenangkan 65 persen pertandingan Serie A dan kebobolan 1,0 gol per pertandingan dengan pemain asal Belanda itu kebobolan rata-rata 1,4 gol ketika dia absen.

BEK: FRANCESCO ACERBI

Libero.id

Kredit: instagram.com/francescoacerbi88

Penampilan Lazio sedikit menurun musim ini, tapi Acerbi jelas tidak bisa disalahkan. Dia merebut bola 177 kali di liga pada tahun 2020; Rafael Toloi (179) adalah satu-satunya bek tengah yang melakukannya di lebih banyak kesempatan.

BEK: THEO HERNANDEZ

Masuknya Milan pada posisi pertama secara mengejutkan berkat andil bek kiri Hernandez. Dia terlibat langsung dalam 11 gol (enam gol, lima assist) pada tahun 2020 dan juga menyelesaikan dribel tersukses di kompetisi (57).

MIDFIELDER: RODRIGO DE PAUL

Libero.id

Kredit: instagram.com/rodridepaul

De Paul telah dikaitkan dengan sejumlah klub, termasuk Inter. Gelandang Udinese itu memainkan umpan silang yang lebih akurat (36) dibanding siapa pun di Serie A tahun ini.

MIDFIELDER: FRANCK KESSIE

Bagian penting dari sukses Milan di klasemen, Kessie telah menjadi kekuatan dominan di lini tengah. Dia merebut bola sebanyak 246 kali pada tahun 2020, terbanyak dari pemain  mana pun di liga.

MIDFIELDER: HAKAN CALHANOGLU

Libero.id

Kredit: instagram.com/hakancalhanoglu

Setelah Kessie berhasil merebut bola, Calhanoglu akan menjadi tumpuan Milan untuk menyerang. Dia menciptakan 99 peluang dan memberikan 14 assist pada tahun 2020, keduanya tertinggi di liga.

FORWARD: ALEJANDRO GOMEZ

Papu Gomez tampaknya akan meninggalkan Atalanta pada Januari tetapi kembali membintangi apa yang mungkin menjadi tahun penuh terakhirnya di Bergamo. Melengkapi bakat kreatifnya, dia memimpin daftar penguasaan bola sebanyak 28 kali di sepertiga akhir lapangan.

FORWARD: ROMELU LUKAKU

Zlatan Ibrahimovic tampil luar biasa di Milan, tapi dia tidak masuk daftar. Ciro Immobile juga tidak. Striker Inter, Lukaku, yang memimpin lini depan setelah mencetak 22 gol pada tahun 2020, terbanyak dari pemain mana pun yang melakukan kurang dari 100 tembakan. Enam belas berasal dari permainan terbuka, hanya kalah dari Cristiano Ronaldo dan Immobile (keduanya 17).

FORWARD: CRISTIANO RONALDO

Di usia 35 tahun, Ronaldo mencetak 33 gol di liga untuk Juve pada tahun 2020. Hanya Felice Borel (41 tahun 1933) dan Gunnar Nordahl (36 tahun 1950) yang pernah memuncaki rekor tersebut di Serie A.

Tidak puas hanya untuk memimpin divisi teratas Italia, Ronaldo memiliki keunggulan atas Robert Lewandowski (32) di seluruh liga 'lima besar' Eropa menuju pertandingan terakhir tahun 2020. Dia mencetak gol terbanyak di seluruh Eropa dalam lima tahun kalender antara 2011 dan 2019.

Baca Berita yang lain di Google News




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Opini

(500 Karakter Tersisa)

Analisis

Artikel Pilihan


Daun Media Network