Selamat Ulang Tahun!

9 Pemain Terbaik Atletico Madrid Era Diego Simeone, Ini Peringkatnya

"Los Colchoneros mampu mematahkan dominasi Barcelona dan Real Madrid yang terus menguasai Spanyol dalam beberapa tahun terakhir."

Feature | 13 January 2021, 08:08
9 Pemain Terbaik Atletico Madrid Era Diego Simeone, Ini Peringkatnya

Libero.id - Diego Simeone mengubah wajah Atletico Madrid secara drastis. Ketika menjadi pemain dan pelatih, El Cholo menghadirkan sejumlah gelar juara membanggakan. Los Colchoneros mampu mematahkan dominasi Barcelona dan Real Madrid yang terus menguasai Spanyol dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 23 Desember 2011, Simeone diresmikan sebagai pelatih baru Atletico. Pria asal Argentina tersebut menggantikan Gregorio Manzano, yang diberhentikan sehari sebelumnya, menyusul kekalahan dari Albacete di Copa del Rey.

Pertandingan pertama Simeone sebagai pelatih Atletico berakhir dengan skor imbang tanpa gol melawan Malaga, yang ketika itu ditukangi Manuel Pellegrini. Setelah itu, Simeone benar-benar membuat Atletico menjadi klub yang disegani lawan-lawan domestik maupun internasional.

Di bawah kendali Simeone, Los Colchoneros menjuarai La Liga (2013/2014), Copa del Rey (2012/2013), Supercopa de España (2014), Liga Eropa (2011/2012, 2017/2018), serta Piala Super Eropa (2012, 2018). Atletico juga mampu mencapai final Liga Champions dua kali, yaitu 2013/2014 dan 2015/2016.

Sukses tersebut tercipta setelah Simeone melakukan perekrutan pemain yang tepat. Tidak perlu mahal, pemain-pemain pilihan Simeone selalu sesuai kebutuhan. Beberapa di antaranya bertahan bertahun-tahun di Estadio Vicente Calderon dan Wanda Metropolitano. Ada pula yang kembali setelah pergi ke klub lain.

Berikut ini peringkat 9 pemain terbaik yang dipekerjakan Simeone di Atletico:


9. Juanfran

Libero.id

Kredit: twitter.com/atleti

Juan Francisco Torres bermain 323 kali di bawah asuhan Simeone. Dia ikut memenangkan Liga Eropa, Piala Super Eropa, Copa del Rey, La Liga, hingga Supercopa. Performa bagus membuat Juanfran sempat mendapatkan status sebagai bek kanan terbaik Eropa.

Juanfran akhirnya mengakhiri masa pengabdian panjangnya bersama Atletico pada 2019. Secara mengejutkan Juanfran pergi ke Brasil untuk bermain di Sao Paulo bersama mantan rivalnya di Barcelona, Dani Alves.


8. Koke

Jorge Resurrección Merodio masih menjadi pemain Atletico hingga musim ini. Koke merupakan lulusan Akademi Los Colchoneros, yang benar-benar mencapai puncak karier saat Simeone datang ke Negeri Matador.

Oleh Simeone, Koke dibentuk menjadi pengumpan bola yang jempolan. Banyak orang Spanyol yang melihat dirinya sebagai pewaris spiritual Xavi Hernandez. Buktinya, Koke bermain 439 kali di bawah arahan Simeone. Dia meraih sejumlah gelar, termasuk 1 La Liga, 2 Liga Eropa, dan 2 Piala Super Eropa.

Jika mampu mempertahankan atau meningkatkan performa dan terus bertahan di Atletico hingga beberapa tahun ke depan, Koke bisa saja menjadi pemain terbaik Los Colchoneros sepanjang masa.


7. Miranda

Libero.id

Kredit: en.atleticodemadrid.com

Semua tim hebat membutuhkan bek tengah yang dapat diandalkan. Atletico memiliki dua contoh luar biasa selama masa jabatan Simeone. Salah satunya João Miranda de Souza Filho. Miranda hanya bermain 157 kali untuk Simeone. Tapi, pria Brasil itu ikut menyumbangkan Liga Eropa, Piala Super Eropa, Copa del Rey, La Liga, hingga Supercopa.

Sebenarnya, Miranda masih dibutuhkan Simeone. Tapi, dia menegaskan menginginkan tantangan baru di luar Spanyol. Pada 2015, Miranda pindah ke Inter Milan. Lalu, pada 2019 bergabung dengan Jiangsu Suning dan masih bermain hingga musim ini.


6. Filipe Luís Kasmirski

Filipe sempat meninggalkan Atletico untuk bergabung dengan Chelsea pada 2014/2015. Tapi, dia tidak betah menjalani pertandingan di liga yang mengandalkan kecepatan dan kekuatan sehingga memutuskan kembali ke Atletico pada awal musim 2015/2016.

Kerja sama dengan Juanfran di full back adalah yang terbaik di La Liga pada era tersebut. Ketika Juanfran meninggalkan Atletico pada akhir musim 2018/2019, Felipe juga pergi. Uniknya, mereka sama-sama bermain di Brasil. Bedanya, Felipe memilih Flamengo di Rio de Janeiro.


5. Diego Costa

Libero.id

Kredit: en.atelticodemadrid.com

Kontrak Diego da Silva Costa baru saja diputus Atletico karena kontribusi yang minim sepanjang 2019/2020 dan paruh pertama 2020/2021 plus imbas kedatangan Luis Suarez serta Joao Felix. Pada periode itu, penyerang Spanyol naturalisasi Brasil itu hanya berhasil memproduksi 7 gol dari 30 penampilan di La Liga.

Tapi, itu tidak bisa menghapus fakta bahwa mantan penyerang Chelsea itu adalah mesin gol terbaik yang pernah dimiliki Simeone di Atletico. Terlepas dari sejumlah kontroversi di lapangan, Costa masih sanggup menghasilkan 83 gol selama dua periode berseragam Los Colchoneros.

Pertanyaan selanjutnya adalah ke mana Costa akan berlabuh pada transfer window musim dingin 2021?


4. Jan Oblak

Oblak adalah penjaga gawang terbaik di La Liga saat ini. Jika dibandingkan Thibaut Courtois atau Marc-Andre ter Stegen, Oblak jauh lebih lebih stabil berada di bawah mistar gawang Los Colchoneros. Sejak bergabung dengan Atletico pada 2014, Oblak sukses menggantikan Courtois yang hijrah ke Chelsea dan sekarang membela Real Madrid.

"Saya tidak datang untuk menggantikan siapapun. Saya datang sebagai pemain lain. Saya di sini bersama dengan pemain dan penjaga gawang lainnya. Saya akan melakukan segala daya saya untuk mempertahankan seragam ini dan meraih hasil yang luar biasa. Saya akan melakukan segalanya di tangan saya untuk membantu tim," kata Oblak saat itu di situs resmi Atletico.


3. Antoine Griezmann

Libero.id

Kredit: twitter.com/atleti

Awalnya, suporter Atletico tidak senang dengan keputusan Griezmann bergabung ke Barcelona. Mereka mencemaskan penyerang berkebangsaan Prancis itu akan menjadi aktor yang membuat Barcelona semakin kuat ketika bertemu Los Colchoneros di La Liga.

Tapi, anggapan itu pudar ketika Griezmann tampil buruk di Camp Nou sepanjang musim 2019/2020. Bahkan, pada paruh pertama 2020/2021, mantan punggawa Real Sociedad tersebut masih belum bisa diharapkan.

Meski butuh waktu adaptasi yang lebih lama, fakta keberadaan Griezmann di Atletico tidak bisa dikesampingkan. Sejak datang ke Atletico dari Sociedad pada 2014, Griezmann menghabiskan 5 musim yang membanggakan. Dia menorehkan 133 gol dari 257 pertandingan semua ajang resmi.


2. Gabi

Gabriel Fernández Arenas menjadi pemimpin yang diinginkan setiap pelatih sepakbola untuk ditempatkan di lini tengah timnya. Pada masanya, Gabi dan Koke adalah poros di balik penampilan membanggakan Atletico ketika menjadi pesaing serius La Liga dan Liga Champions).

Sikap Gabi yang teguh dan tidak kenal kompromi membuat Simeone sangat berharap performa terbaik setiap pekan. Selama 7 musim, Gabi bermain 352 kali di semua pertandingan kompetitif Los Colchoneros. Sekarang, Gabi sudah pensiun setelah 2 musim mengikuti Xavi Hernandez di Al-Sadd.


1. Diego Godín

Libero.id

Kredit: en.atleticodemadrid.com

Sembilan musim dihabiskan Diego Roberto Godín Leal di Atletico. Bek asal Uruguay itu memainkan 389 pertandingan semua ajang sebelum meninggalkan Negeri Matador untuk bermain di Serie A dengan Inter Milan dan Cagliari. Godin masih aktif bermain hingga musim ini, baik di klub maupun tim nasional.

Era Godin di Atletico adalah era ketika Atletico memiliki benteng-benteng kokoh. Sebagai bek tengah, Godin selalu memiliki cara untuk mencuri bola dari kaki para penyerang lawan tanpa mendapatkan tiupan peluit wasit.




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=uZiDnSmspvE

Artikel Pilihan