Selamat Ulang Tahun!

20 Kiper Terbaik Dunia 10 Tahun Terakhir, Nomor 1 Bukan Buffon & Casillas

"Tidak ada nama Gianluigi Donnaruma dalam daftar. Keylor Navas secara mengejutkan di peringkat kelima."

Feature | 16 January 2021, 00:53
20 Kiper Terbaik Dunia 10 Tahun Terakhir, Nomor 1 Bukan Buffon & Casillas

Libero.id - Marc-Andre ter Stegen bisa dibilang menghasilkan performa terbaik dari penjaga gawang mana pun sejauh musim ini untuk Barcelona. Penjaga gawang asal Jerman itu sedang dalam performa yang luar biasa untuk klub Catalan, Barcelona baru saja mencapai final Piala Super Spanyol berkat aksi heroiknya saat melawan Real Sociedad.

Ter Stegen menggagalkan peluang La Real dalam beberapa kali, sebelum akhirnya dia menyelamatkan dua kali tendangan penalti dalam babak penentuan adu penalti.

Di salah satu saluran TV Spanyol, Ter Stegen digambarkan dengan kalimat “lebih menentukan” untuk Barca daripada Lionel Messi. Tapi pertanyaannya di mana peringkat Ter Stegen di antara kiper terbaik dekade ini? Nah, Federasi Sepak Bola Internasional untuk Sejarah dan Statistik ( IFFHS ) baru saja mempublikasikan daftar kiper 20 teratas selama periode 2011-2020. Mari kita lihat lebih dekat peringkat mereka, siapa saja kira-kira :

20. Ederson | Brasil | 15 Poin

Libero.id

Kredit: instagram.com/ederson93

Pemain internasional Brasil itu didatangkan oleh Manchester City dari Benfica pada 2017 dan sejak itu ia telah menetapkan statusnya sebagai salah satu ‘kiper terbaik di daratan Eropa.

19. Sergio Romero | Argentina |  15 Poin

Kiper cadangan Manchester United sejak 2015, Sergio Romero membantu Argentina mencapai final Piala Dunia 2014, plus final Copa America 2015 dan 2016.

18. Fernando Muslera | Uruguay | 15 Poin

Fernando Muslera dari Galatasaray memenangkan Copa America bersama Uruguay pada tahun 2011.

17. Rui Patricio | Portugal | 18 Poin

Libero.id

Kredit: instagram.com/rpatricio1

Sebelumnya Rui Patricio memperkuat Sporting Lisbon, sekarang bersama Wolves, Rui Patricio yang berusia 32 tahun pernah memenangkan Euro 2016 bersama Portugal.

16. Danijel Subasic | Kroasia | 23 Poin

Danijel Subasic dari AS Monaco adalah bagian dari tim Kroasia yang melaju ke final Piala Dunia 2018.

15. Joe Hart | Inggris | 30 Poin

Joe Hart adalah pemenang Sarung Tangan Emas Premier League 3 tahun berturut-turut yakni pada 2011, 2012, 2013, dan sekali lagi pada tahun 2015, namun karier Joe Hart menukik tajam selama paruh kedua tahun 2010-an.

14. Samir Handanovic | Slovenia | 39 Poin

Libero.id

Kredit: instagram.com/samirhandanovic

Sejak pindah dari Udinese pada tahun 2012, Samir Handanovic telah menjadi kiper No. 1 Inter Milan, ia membantu klubnya mencapai final Liga Europa musim lalu.

13. Victor Valdes | Spanyol | 49 Poin

Setelah tampil luar biasa, Victor Valdes meninggalkan Camp Nou ke Manchester United pada 2014 tetapi hanya membuat dua penampilan untuk Setan Merah. Dia akhirnya mengakhiri kariernya pada 2017 setelah satu musim bersama Middlesbrough.

12. Claudio Bravo | Chili | 51 Poin

Libero.id

Kredit: instagram.com/claudiobravo1

Claudio Bravo mungkin kesulitan di Manchester City, tetapi pemain berusia 37 tahun itu tampil baik dan secara konsisten untuk Real Sociedad dan Barcelona sebelum pindah ke Inggris. Dia juga membantu Chile memenangkan Copa America pada 2015 dan 2016.

11. Alisson Becker | Brasil |  64 Poin

Alisson meninggalkan Internacional ke AS Roma pada 2016 dan dengan cepat menetapkan statusnya sebagai salah satu penjaga gawang terbaik Eropa. Jurgen Klopp lalu segera mengakuisisi Alisson dan pelan tapi pasti Liverpool sejak itu memenangkan Liga Champions dan Liga Premier dengan keberadaan pemain asal Brasil itu di antara mistar.

10. Iker Casillas | Spanyol 67 Point

Libero.id

Kredit: realmdrid.com

Bisa dibilang sebagai penjaga gawang terbaik di generasinya dan tidak diragukan lagi salah satu pemain terhebat Real Madrid, Iker Casillas mengakhiri hubungan 25 tahun dengan Los Blancos pada tahun 2015 sebelum pindah ke FC Porto. Dia mengumumkan pengunduran dirinya dari sepak bola pada Agustus 2020, dalam usia 39 tahun, Casillas pensiun.

9. David de Gea | Spanyol | 75 Poin

Pemain Terbaik Manchester United sebanyak empat kali selama tahun 2010-an, David de Gea dianggap oleh banyak penggemar sepak bola sebagai penjaga gawang terbaik dunia antara 2015-2018. Penampilannya menurun setelah Piala Dunia 2018 tetapi dia tetap menjadi salah satu yang terbaik dalam olahraga ini.

8. Marc-Andre ter Stegen | Jerman |  78 Point

Ter Stegen patut mendapat puja puji meski beberapa tahun ini klub nya Barcelona agak kehilangan marwah.

7. Petr Cech | Republik Ceko | 80 Point

Libero.id

Kredit: twitter.com/chelseafc

Petr Cech menikmati tahun-tahun terbaik dalam karirnya di tahun 2000-an, bukan tahun 2010-an, meskipun ia masih berhasil memenangkan beberapa gelar utama – termasuk Liga Premier, Liga Europa, dan Liga Champions  bersama Chelsea. Cech tampil sebaliknya selama empat tahun bersama Arsenal, tetapi itu tidak menodai warisannya sebagai pemain hebat Liga Premier.

6. Jan Oblak | Slovenia | 85 Poin
Oblak terus-menerus luar biasa sejak bergabung dengan Atletico Madrid dari Benfica pada 2014, Jan Oblak yang luar biasa sebenarnya agak disayangkan berada di luar urutan lima besar.

5. Keylor Navas | Kosta Rika | 93 Poin

Masih diremehkan oleh beberapa orang, terlepas dari semua pencapaiannya dalam beberapa tahun terakhir, Keylor Navas membantu Real Madrid memenangkan tiga gelar Liga Champions sebelum bergabung dengan Paris Saint-Germain pada 2019.

4. Hugo Lloris | Prancis |  96 Poin

Libero.id

Kredit: premierleague.com

Pemenang Piala Dunia bersama Prancis pada 2018, Hugo Lloris kini berada di musim kesembilannya sebagai pemain Tottenham.

3. Thibaut Courtois | Belgia |  130 Poin

Thibaut Courtois terlihat benar-benar luar biasa selama masa pinjamannya bersama Atletico Madrid. Dia kemudian kembali ke Chelsea pada 2014 dan kemudian menyegel dua medali juara Liga Premier bersama The Blues. Pemain Belgia ini telah mengalami banyak keberuntungan sejak bergabung dengan Real Madrid pada 2018 tetapi tidak diragukan lagi adalah penjaga gawang kelas dunia.

2. Gianluigi Buffon | Italia | 148 Poin

Libero.id

Kredit: instagram.com/gianluigibuffon

Salah satu penjaga gawang paling legendaris sepanjang masa, Gianluigi Buffon masih kuat menjelang ulang tahunnya yang ke-43. Dia meninggalkan Juventus untuk Pairs Saint-Germain pada 2018 sebelum kembali ke Turin satu musim kemudian. Impian besarnya adalah memenangkan Liga Champions sebelum gantung sarung tangan.

1. Manuel Neuer | Jerman | 183 Poin

Selamat untuk Manuel Neuer. Bintang Bayern Munich dan Jerman itu adalah kiper terhebat versi IFFHS dekade ini. Ia dinobatkan sebagai Kiper Terbaik Dunia IFFHS berturut-turut yakni 2013, 2014, 2015, 2016 dan kini 2020, tidak ada keraguan bahwa pemain berusia 34 tahun itu pantas mendapatkan gelar bergengsi ini.




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=LDyrEvcaNwM

Artikel Pilihan