Eksekusi Djibril Cisse Ini Masih Dijuluki Penalti Terbaik di Dunia

Viral | 18 January 2021, 08:48
Eksekusi Djibril Cisse Ini Masih Dijuluki Penalti Terbaik di Dunia

"Harus diakui, jika Anda menonton eksekusi penalti Cisse juga akan setuju kalau ini penalti terbaik pernah ada."

Libero.id - Mantan striker Prancis Djibril Cisse mungkin paling dikenal karena gaya rambutnya yang unik dan pernah bergabung dengan lebih banyak klub. Dia juga dikenal sebagai pemain yang pernah mengalami patah di kedua kakinya.

Penyerang yang sering berpindah klub ini adalah aktor di balik terciptanya penalti terhebat yang pernah disaksikan dalam sepakbola.

Lupakan Bruno Fernandes dan teknik hop, skip dan lompatannya, atau bahkan 'Panenka' yang nakal dengan bola cungkil. Cisse memberi pelajaran dalam pengambilan tendangan penalti saat bermain untuk Panathinaikos di Liga Yunani.

Dia melangkah dari jarak 12 yard dan menendang bola dengan sangat deras menghujam ke sisi pojok gawang lawan. Anda sering mendengar ungkapan 'membuat tonjolan ke gawang' tetapi itu benar-benar benar terjadi dalam hal ini.

Bola bertahan di sudut kanan atas gawang selama beberapa detik sebelum kemudian terjatuh. Penalti yang membuat siapapun ingin kembali menontonnya.

Cisse bermain untuk Auxerre, Marseille dan Bastia di Ligue One dan mencetak 96 gol.
Di Liverpool ia berhasil meraih Liga Champions dan Piala FA dan kemudian bermain untuk Sunderland dan QPR di Liga Premier.

Klub terbaru Cisse adalah klub divisi tiga Swiss Yverdon dan AC Vicenza 1902 dari Serie D Italia. Dia juga pernah meninggalkan sepak bola untuk beralih ke dunia DJ.

Dia pensiun pada dua kesempatan tetapi Cisse menyatakan minatnya untuk kembali ke sepakbola dimana tujuannya adalah mencapai 100 golnya di pentas papan atas Prancis.

"Saya adalah pencetak gol dan saya telah banyak mencetaknya. Saya suka mencetak gol dan saya mencetak 96 gol di liga Prancis," katanya kepada Sky Sports.

"Saya butuh empat gol lagi dan saya harus melakukannya sebelum saya mati.”

"Itu adalah sesuatu yang terus saya pikirkan. Orang-orang berkata, 'Djib, Anda memiliki karier yang bagus dan Anda memenangkan banyak gelar' tetapi bagi saya ada sesuatu yang hilang."

Cisse menjadi saksi hidup bahwa sepakbola internasional itu tidak mengenal kata ampun. Dia mendapatkan patah kaki pertamanya saat membela Liverpool menghadapi Blackburn Rovers di salah satu laga Liga Premier, 30 Oktober 2004. Kakinya patah setelah berduel dengan Jay McEvely. Cisse stres dan berniat menyerah setelah tim medis menjabarkan kondisi sebenarnya.

"Ini bisa memakan waktu 6-9 bulan untuk pemulihan dan skenario terburuk adalah 18 bulan," kata Fisioterapis The Reds ketika itu, Daryl Martin, dilansir BBC Sport.

Bendera putih yang akan dikibarkan Cisse akhirnya diturunkan lagi. Pada 13 April 2005, Cisse kembali ke lapangan sebagai pengganti di menit 75 pada leg II perempat final Liga Champions versus Juventus. Dia melanjutkan comeback tak terduganya dengan mengkonversi penalti dalam kemenangan adu penalti atas AC Milan pada final Liga Champions 2004/2005.

Setelah bermain normal pada 2005/2006, Cisse bersiap menyambut Piala Dunia 2006. Dia masuk skuad yang akan tampil di Jerman pada musim panas. Cisse juga ikut dalam sejumlah pertandingan persabahatan yang dijalani Les Bleus, termasuk versus China, 7 Juni 2006

Sayang, mimpi buruk kembali menghampiri Cisse di pertandingan pemanasan terakhir sebelum turnamen resmi kick-off. Saat pertarungan berjalan 10 menit, Zheng Zhi datang dan membuat Cisse terjatuh dengan kaki terpelintir di bawahnya. Suara "krek" terdengar yang langsung disambut tangisan mantan penyerang Auxerre tersebut.

"Sangat sulit mendengar teriakan Djibril seperti itu. Kami kehilangan rekan setim dan teman yang baik. Tapi, dia tangguh. Dia akan kembali," ucap Thierry Henry, dilansir Sky Sports.

Cisse langsung dilarikan ke rumah sakit karena membutuhkan pembedahan segera untuk memperbaiki tibia yang retak dan terbuka. Artinya, dia harus kembali keluar dari turnamen besar setelah tidak ambil bagian pada Euro 2004. Cisse kembali stres dan sempat memikirkan pensiun dini.

Hebatnya, setiap merenung, Cisse kembali sadar bahwa menyerah bukan keputusan yang tepat. Dia segera bangkit dan melanjutkan kariernya di sepakbola. Sempat menjadi cameo dalam salah satu adegan film legendaris karya sineas Prancis yang mendunia, Taxi 4, Cisse bermain untuk Olympique Marseille setelah sembuh dari cedera keduanya.

Dari Marseille, Cisse melanjutkann karier ke banyak tempat. Sempat dipinjamkan ke Sunderland, dia ditransfer ke Panathinaikos pada 2009. Di Athena, dia mempersembahkan gelar Liga Yunani dan Piala Yunani 2009/2010 serta menjadi pencetak gol terbanyak Liga Yunani 2009/2010 dan 2010/2011. Hebatnya, sejak Cisse pergi, Panathinaikos tidak pernah juara liga lagi.

Selanjutnya, Cisse berkarier di Serie A dengan membela Lazio. Hanya bertahan satu musim, dia pindah ke Queens Park Rangers sebelum dipinjamkan ke Al-Gharafa pada 2012/2013. Lalu, Cisse bermain untuk Kuban Krasnodar, Bastia, Saint-Pierroise, dan Yverdon.

Apa yang menimpa Cisse di sepakbola memang tragis. Tapi, bukan hanya dia yang mengalami cedera patah kaki mengerikan. Sejumlah pemain top dunia pernah menderita hal serupa. Sebut saja Francesco Totti saat membela AS Roma menghadapi Empoli pada 2006. Dia ditekel keras Richard Vanigli. Akibatnya, Totti nyaris batal membela Gli Azzurri di Piala Dunia 2006.

Luke Shaw juga sempat meradang kesakitan. Dalam sebuah laga Manchester United di Liga Champions 2014/2015, dia dijegal secara brutal oleh pemain PSV Eindhoven, Hector Moreno. Insiden itu membuat kaki kanan Shaw mengalami patah tulang dan harus absen lama.

Nama-nama lainnya adalah Antonio Valencia, Edward Lienen, Inigo Diaz de Cerio, Henrik Larsson, Eduardo da Silva, David Busst, Marcin Wasilewski, hingga Bima Sakti. Ada yang bisa pulih dan bangkit, tapi tidak sedikit yang meredup.

  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Tag Terkait

Komentar

(500 Karakter Tersisa)

Libero Video

Klasemen

POIN
1
Manchester City FC
83
2
Manchester United FC
70
3
Leicester City FC
66
4
Chelsea FC
64
5
Liverpool FC
60
6
West Ham United FC
59
7
Tottenham Hotspur FC
56
8
Everton FC
56
9
Arsenal FC
55
10
Leeds United FC
53
11
Aston Villa FC
49
12
Wolverhampton Wanderers FC
45
13
Southampton FC
43
14
Crystal Palace FC
41
15
Burnley FC
39
16
Newcastle United FC
39
17
Brighton & Hove Albion FC
38
18
Fulham FC
27
19
West Bromwich Albion FC
26
20
Sheffield United FC
17
POIN
1
Club Atlético de Madrid
80
2
Real Madrid CF
78
3
FC Barcelona
76
4
Sevilla FC
74
5
Real Sociedad de Fútbol
56
6
Villarreal CF
55
7
Real Betis Balompié
55
8
RC Celta de Vigo
50
9
Athletic Club
46
10
Granada CF
45
11
CA Osasuna
44
12
Cádiz CF
43
13
Levante UD
40
14
Valencia CF
39
15
Deportivo Alavés
35
16
Getafe CF
34
17
SD Huesca
33
18
Real Valladolid CF
31
19
SD Eibar
30
20
Elche CF
30
POIN
1
FC Internazionale Milano
88
2
Atalanta BC
78
3
Juventus FC
75
4
AC Milan
75
5
SSC Napoli
73
6
SS Lazio
67
7
AS Roma
61
8
US Sassuolo Calcio
56
9
UC Sampdoria
46
10
Hellas Verona FC
43
11
Bologna FC 1909
40
12
Udinese Calcio
40
13
ACF Fiorentina
39
14
Genoa CFC
39
15
Spezia Calcio
38
16
Cagliari Calcio
36
17
Torino FC
35
18
Benevento Calcio
31
19
FC Crotone
21
20
Parma Calcio 1913
20
POIN
1
Sporting Clube de Portugal
82
2
FC Porto
77
3
Sport Lisboa e Benfica
73
4
Sporting Clube de Braga
63
5
FC Paços de Ferreira
50
6
Vitória SC
42
7
CD Santa Clara
40
8
Os Belenenses Futebol
40
9
Moreirense FC
40
10
Gil Vicente FC
39
11
FC Famalicão
37
12
CD Tondela
36
13
Portimonense SC
34
14
CS Marítimo
34
15
Boavista FC
33
16
SC Farense
31
17
Rio Ave FC
31
18
CD Nacional
25
POIN
1
FC Bayern München
71
2
RB Leipzig
64
3
VfL Wolfsburg
57
4
Eintracht Frankfurt
56
5
Borussia Dortmund
55
6
Bayer 04 Leverkusen
50
7
Borussia Mönchengladbach
46
8
1. FC Union Berlin
46
9
SC Freiburg
41
10
VfB Stuttgart
39
11
TSG 1899 Hoffenheim
36
12
1. FSV Mainz 05
34
13
FC Augsburg
33
14
SV Werder Bremen
30
15
Arminia Bielefeld
30
16
1. FC Köln
29
17
Hertha BSC
26
18
FC Schalke 04
13
POIN
1
AFC Ajax
76
2
PSV
64
3
AZ
61
4
SBV Vitesse
57
5
Feyenoord Rotterdam
55
6
FC Utrecht
47
7
FC Groningen
46
8
Heracles Almelo
39
9
FC Twente '65
37
10
SC Heerenveen
37
11
Sparta Rotterdam
37
12
Fortuna Sittard
37
13
PEC Zwolle
35
14
RKC Waalwijk
26
15
Willem II Tilburg
25
16
FC Emmen
24
17
VVV Venlo
22
18
ADO Den Haag
16
POIN
1
Lille OSC
73
2
Paris Saint-Germain FC
72
3
AS Monaco FC
71
4
Olympique Lyonnais
67
5
Racing Club de Lens
56
6
Olympique de Marseille
55
7
Stade Rennais FC 1901
54
8
Montpellier HSC
47
9
OGC Nice
46
10
FC Metz
43
11
Stade de Reims
41
12
Angers SCO
41
13
Stade Brestois 29
40
14
AS Saint-Étienne
39
15
RC Strasbourg Alsace
37
16
FC Girondins de Bordeaux
36
17
FC Lorient
35
18
FC Nantes
31
19
Nîmes Olympique
31
20
Dijon Football Côte d'Or
18