Kisah Gary Neville Tolak Salaman Peter Schmeichel Saat Derby Manchester

Feature | 20 February 2021, 20:02
Kisah Gary Neville Tolak Salaman Peter Schmeichel Saat Derby Manchester

"Persahabatan mereka putus di tengah jalan."

Libero.id - Izinkan kami bertanya satu hal. Pertanyaan begini, kira-kira bagaimana perasaan Anda saat tiba-tiba tidak digubris atau dalam bahasa kekinian dicuekin. Apalagi dicuekin oleh temzn dekat sendiri.

Marah, kesal, tidak percaya, atau merenung dan lantas instrospeksi diri? Kalimat terakhir mungkin terdengar lebih bijak, Anda memang patut merenung kira-kira apa yang menyebabkan sikapnya begitu. Tentu ada sebab ada akibat.

Kita bisa tarik ilustrasi di atas pada momen yang melibatkan Gary Neville dan Peter Schmeichel. Dua legenda sepak bola yang lama menghabiskan karier di Liga Premier itu pernah menjadi rekan satu tim selama beberapa tahun dan mereka memenangkan banyak trofi di Old Trafford.

Bukan hanya satu tim, dua pesepakbola ini dikenal akrab alias berteman dengan hangat. Namun tak selamanya kebersamaan itu abadi. Gary Neville sebagaimana yang kita tahu sampai dengan gantung sepatu masih tetap memperkuat Setan Merah. Ia dikenal karena loyalitasnya yang tak perlu diragukan lagi.

Sementara itu, Schmeichel meninggalkan United setelah musim yang hebat dengan raihan treble pada tahun 1999, lalu ayah dari Kasper Schmeichel ini menghabiskan dua tahun di Sporting CP di Liga Portugal sebelum kembali ke sepak bola Inggris bersama Aston Villa.

Setelah satu musim di Villa, dia bergabung dengan rival sekota United yakni Manchester City dengan status bebas transfer pada tahun 2002, dan dari sinilah cerita bermula.

Kejadian ini berlangsung pada 9 November musim 2002/3. Gary Neville sama sekali tidak punya waktu untuk jabat tangan dengan mantan rekan setimnya sekaligus sahabat lamanya itu, Peter Schmeichel. Saat itu ban kapten terpasang di lengan Schmeichel. Dia tampak senang menghampiri Gary yang juga kapten tim waktu itu.

Setelah sebelumnya menyalami salah satu wasit dan kiper United Fabien Barthez, Peter berjalan ke depan dan menepuk pundak Gary. Tapi saat mengetahui yang mengajak bersalaman adalah Peter Schmeichel, justru saudara Phil Neville itu memasang muka masam dan melengos begitu saja pergi ke sisi berlawanan.

Kejadian di terowongan Stadion Maine Road (kandang City yang terakhir dipakai musim 2003) tepat sebelum derby Manchester dimulai. Pada momen ini, kita jadi tahu bahwa kabar lalu tentang persahabatan mereka sama sekali tidak relevan.

Hasil Pertandingan

Derby itu tentu saja berjalan seru, tapi hasil akhir berpihak pada City yang menang 3-1 dan Neville membuat salah satu kesalahan terburuk dalam kariernya ketika dia mencoba melindungi bola, namun bola diserobot oleh Shaun Goater dan sebuah gol tercipta.

Sementara di sisi lain ujung lapangan, Schmeichel terlihat merayakan gol itu dan berteriak "Golll!".

Kenapa hal itu bisa terjadi?

Balik lagi ke topik awal, momen 'berharga' yang menggambarkan konflik antara Garry Neville dan Peter Schmeichel itu usut punya usut berakar dari keputusan Peter yang meninggalkan United dan itu menyisakan lubang bagi skuad. United kepayahan mencari pengganti Peter.

Meski saat itu telah berusia 35 tahun, Peter dinilai masih sanggup bermain di level terbaiknya. Peter memilih alasan yang sayangnya itu tidak dibuktikan dengan fakta.

Kepada Gary dia berkata ingin pensiun. Faktanya Peter masih terus bermain dan titik yang membuat Gary murka ialah ketika Peter berseragam City .

"Saat itu, saat dia kembali, dia bermain untuk Manchester City. Anda tidak bisa bermain untuk Manchester City,” kata Gary.

Neville yang memimpin United selama 5 musim itu merupakan Neville yang setia, nama depannya Gary. Ya, kita tahu, Gary Neville agak fanatik dengan Manchester United. Bahkan sampai pada level perkataan.

"Saya adalah penggemar United dan saya tidak bisa bermain untuk Manchester City, saya tidak bisa bermain untuk Leeds [United] dan saya tidak bisa bermain untuk Liverpool,” tambahnya.

Apa pun yang terjadi, Anda tidak boleh bermain di luar United. Itulah prinsip yang dipegang erat seorang Gary Neville dan kalimat itu ditujukan serta dikhianati oleh sahabatnya sendiri, Peter Schmeichel.

  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Komentar

Libero Video


Klasemen

POIN
1
Manchester City FC
62
2
Manchester United FC
50
3
Leicester City FC
49
4
West Ham United FC
45
5
Chelsea FC
44
6
Liverpool FC
43
7
Everton FC
40
8
Tottenham Hotspur FC
39
9
Aston Villa FC
39
10
Arsenal FC
37
11
Leeds United FC
35
12
Wolverhampton Wanderers FC
34
13
Crystal Palace FC
33
14
Southampton FC
30
15
Burnley FC
28
16
Brighton & Hove Albion FC
26
17
Newcastle United FC
26
18
Fulham FC
23
19
West Bromwich Albion FC
17
20
Sheffield United FC
11
POIN
1
Club Atlético de Madrid
58
2
FC Barcelona
53
3
Real Madrid CF
52
4
Sevilla FC
48
5
Real Sociedad de Fútbol
41
6
Real Betis Balompié
39
7
Villarreal CF
37
8
Granada CF
33
9
Levante UD
32
10
Athletic Club
30
11
RC Celta de Vigo
30
12
CA Osasuna
28
13
Getafe CF
27
14
Valencia CF
27
15
Cádiz CF
25
16
SD Eibar
22
17
Real Valladolid CF
22
18
Deportivo Alavés
22
19
Elche CF
21
20
SD Huesca
20
POIN
1
FC Internazionale Milano
56
2
AC Milan
52
3
Juventus FC
46
4
Atalanta BC
46
5
AS Roma
44
6
SS Lazio
43
7
SSC Napoli
43
8
US Sassuolo Calcio
35
9
Hellas Verona FC
35
10
UC Sampdoria
30
11
Bologna FC 1909
28
12
Udinese Calcio
28
13
Genoa CFC
26
14
ACF Fiorentina
25
15
Spezia Calcio
25
16
Benevento Calcio
25
17
Torino FC
20
18
Cagliari Calcio
18
19
Parma Calcio 1913
15
20
FC Crotone
12
POIN
1
Sporting Clube de Portugal
55
2
Sporting Clube de Braga
46
3
FC Porto
45
4
Sport Lisboa e Benfica
39
5
FC Paços de Ferreira
38
6
Vitória SC
35
7
CD Santa Clara
28
8
Moreirense FC
25
9
CD Tondela
24
10
Rio Ave FC
22
11
Os Belenenses Futebol
21
12
CD Nacional
21
13
Portimonense SC
20
14
SC Farense
19
15
Gil Vicente FC
19
16
FC Famalicão
19
17
CS Marítimo
18
18
Boavista FC
18
POIN
1
FC Bayern München
52
2
RB Leipzig
50
3
VfL Wolfsburg
45
4
Eintracht Frankfurt
42
5
Borussia Dortmund
39
6
Bayer 04 Leverkusen
37
7
1. FC Union Berlin
34
8
SC Freiburg
34
9
Borussia Mönchengladbach
33
10
VfB Stuttgart
32
11
TSG 1899 Hoffenheim
27
12
SV Werder Bremen
26
13
FC Augsburg
26
14
1. FC Köln
21
15
Hertha BSC
18
16
Arminia Bielefeld
18
17
1. FSV Mainz 05
17
18
FC Schalke 04
9
POIN
1
AFC Ajax
57
2
PSV
51
3
AZ
49
4
SBV Vitesse
45
5
Feyenoord Rotterdam
43
6
FC Groningen
42
7
FC Twente '65
35
8
FC Utrecht
34
9
Fortuna Sittard
31
10
SC Heerenveen
30
11
Heracles Almelo
29
12
PEC Zwolle
26
13
Sparta Rotterdam
23
14
RKC Waalwijk
23
15
VVV Venlo
22
16
Willem II Tilburg
17
17
ADO Den Haag
15
18
FC Emmen
12
POIN
1
Lille OSC
59
2
Paris Saint-Germain FC
57
3
Olympique Lyonnais
56
4
AS Monaco FC
55
5
FC Metz
41
6
Racing Club de Lens
41
7
Olympique de Marseille
39
8
Montpellier HSC
39
9
Stade Rennais FC 1901
38
10
Angers SCO
36
11
FC Girondins de Bordeaux
33
12
OGC Nice
32
13
Stade de Reims
31
14
Stade Brestois 29
31
15
RC Strasbourg Alsace
30
16
AS Saint-Étienne
30
17
FC Lorient
26
18
Nîmes Olympique
25
19
FC Nantes
24
20
Dijon Football Côte d'Or
15