Kisah Simy Nwankwo, Pemain Nigeria Korban Rasialisme Jadi Warga Kehormatan Crotone

Biografi | 16 April 2021, 14:08
Kisah Simy Nwankwo, Pemain Nigeria Korban Rasialisme Jadi Warga Kehormatan Crotone
Kredit: instagram.com/simy_official_99

"Dia termasuk striker 4 besar Serie A dengan mencetak 16 gol."

Libero.id - Simeon Tochukwu Nwankwo alias Simy adalah pemain sepakbola Nigeria yang merumput untuk Crotone di Serie A. Berposisi sebagai penyerang, pria kelahiran 7 Mei 1992 itu punya pengalaman kurang bagus di Italia terkait rasialisme.

Simy bergabung dengan Crotone, yang baru dipromosikan ke Serie A, pada musim panas 2016 dari Gil Vicente di Portugal. Kedatangannya diharapkan mampu membantu Crotone bertahan di Serie A mengingat pengalaman Simy merumput di kompetisi kasta tertinggi Portugal.

Setelah berkontribusi 3 gol di musim debut, Simy mencetak 7 gol selama musim 2017/2018. Jumlah itu sama dengan Ante Budimir sebagai gol terbanyak kedua untuk klub dan hanya 1 gol di belakang sang top skor Marcello Trotta. Golnya termasuk tendangan overhead saat imbang 1-1 dengan Juventus, 19 April 2018. 

Sempat bermain di Serie B bersama Crotone, yang terdegradasi, Simy kembali lagi ke Serie A 2020/2021. Performanya semakin menggila, meski Crotone terancam terdegradasi lagi.

Sejauh ini Simy sudah menghasilkan 16 gol dari 30 pertandingan di kompetisi sepakbola kasta tertinggi Italia. Jumlah itu membuat Simy hanya kalah dari sejumlah nama populer di Serie A. Sebut saja Cristiano Ronaldo dengan 25 gol, Romelu Lukaku (21 gol), dan Luis Muriel (18 gol).

Bersamaan dengan penampilan yang bagus, cobaan datang bertubi-tubi. Salah satunya perlakuan kurang baik terkait warna kulitnya. Simy mengaku, setelah mencetak gol dalam pertandingan melawan Bologna, 20 Maret 2021, mendapatkan banyak serangan rasial. Padahal, di laga itu Crotone menyerah 2-3. 

Serangan yang didapatkan Simy melalui media sosial. Pesan-pesan kotor itu termasuk kalimat "Wabah pes harus menyebar ke seluruh Nigeria". Ada lagi "Saya akan senang jika putri anda meninggal karena kanker pankreas".

"Anda bisa melihat itu datang dari (orang-orang) yang bodoh. Kami tidak bisa membiarkan pelecehan rasial dan kebencian menjadi bagian normal dari permainan sepakbola di sini (Italia). Saya tidak percaya berapa banyak dari pesan tak terkatakan ini, dari pengguna yang berbeda, mengirimkan pelecehan rasis pada pemain sepakbola," kata Simy kepada BBC Sport Africa.

"Kami hanya bisa berharap bahwa lebih banyak upaya akan dilakukan untuk memastikan masyarakat umum dan bukan hanya pemain sepakbola yang merasa aman di platform media sosial," tambah jebolan Portimonense itu.

Anehnya, itu bukan serangan pertama kepada pemain asing Crotone. Sebelumnya, pemain sayap asal Aljazair yang dipinjam dari Napoli, Adam Ounas, juga dilecehkan secara rasial di media sosial setelah klubnya memenangkan pertandingan 4-2 melawan Torino, 7 Maret 2021.

Pemain berusia 24 tahun itu menerbitkan tangkapan layar dari beberapa DM yang diterima di Instagram. Kemungkinan dari penggemar Torino. Salah satu dari serangan itu memanggilnya "monyet" dan menyuruh Ounas "kembali ke Afrika". Yang lain menulis: "Saya harap anda akan segera mati". 

Setelah serangan itu dipublikasikan, dukungan untuk Simy mengalir deras. Salah satunya dari pemerintah kota Crotone. Melalui sang walikota, Vincenzo Voce, Crotone telah memberikan kewarganegaraan kehormatan kota kepada putra Simy yang masih balita.

"Crotone mencintaimu dan memberikan pelukan simbolis. Kami dekat dengan anda dan terima kasih, karena dengan secara terbuka mencela insiden yang tidak dapat diterima ini. Anda memberikan contoh yang sangat penting. Kami harus memanggil orang-orang, karena hanya dengan menyadari beratnya tindakan ini, kita dapat memerangi intoleransi, kekerasan verbal dan fisik, serta rasialisme," kata Voce, dikutip Football Italia.

"Seluruh komunitas yang ada di Crotone memeluk anda dan putri anda. Dia akan tumbuh dengan nilai-nilai yang nyata, karena dia memiliki ayah yang hebat di sisinya," tambah sang walikota.

Simy menerima sertifikat dan berterima kasih kepada penduduk setempat atas dukungannya. "Saya merasa bahwa saya berasal dari Crotone, karena saya telah berada di sini selama 5 tahun dan merasakan kehangatan orang-orang. Jadi, saya berterima kasih kepada semuanya," ucap Simy.

"Saya ingin mengatakan apa yang terjadi karena kami para pemain harus memberi contoh. Banyak anak memperhatikan kami dan penting untuk mengirimkan pesan yang tepat," tambah pemilik 4 caps untuk tim nasional Nigeria itu.

Di bawah hukum Italia, orang yang lahir di Italia tidak secara otomatis menjamin kewarganegaraan Italia. Uniknya, orang yang memiliki saudara jauh dari Italia, meski lahir dan besar di luar negeri, memungkinkan pembuatan paspor Italia. 

  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Komentar

(500 Karakter Tersisa)

Libero Video

Klasemen

POIN
1
Manchester City FC
83
2
Manchester United FC
70
3
Leicester City FC
66
4
Chelsea FC
64
5
Liverpool FC
60
6
West Ham United FC
59
7
Tottenham Hotspur FC
56
8
Everton FC
56
9
Arsenal FC
55
10
Leeds United FC
53
11
Aston Villa FC
49
12
Wolverhampton Wanderers FC
45
13
Southampton FC
43
14
Crystal Palace FC
41
15
Burnley FC
39
16
Newcastle United FC
39
17
Brighton & Hove Albion FC
38
18
Fulham FC
27
19
West Bromwich Albion FC
26
20
Sheffield United FC
17
POIN
1
Club Atlético de Madrid
80
2
Real Madrid CF
78
3
FC Barcelona
76
4
Sevilla FC
74
5
Real Sociedad de Fútbol
56
6
Villarreal CF
55
7
Real Betis Balompié
55
8
RC Celta de Vigo
50
9
Athletic Club
46
10
Granada CF
45
11
CA Osasuna
44
12
Cádiz CF
43
13
Levante UD
40
14
Valencia CF
39
15
Deportivo Alavés
35
16
Getafe CF
34
17
SD Huesca
33
18
Real Valladolid CF
31
19
SD Eibar
30
20
Elche CF
30
POIN
1
FC Internazionale Milano
88
2
Atalanta BC
78
3
Juventus FC
75
4
AC Milan
75
5
SSC Napoli
74
6
SS Lazio
67
7
AS Roma
61
8
US Sassuolo Calcio
56
9
UC Sampdoria
46
10
Hellas Verona FC
43
11
ACF Fiorentina
40
12
Bologna FC 1909
40
13
Udinese Calcio
40
14
Genoa CFC
39
15
Spezia Calcio
38
16
Cagliari Calcio
36
17
Torino FC
35
18
Benevento Calcio
31
19
FC Crotone
21
20
Parma Calcio 1913
20
POIN
1
Sporting Clube de Portugal
82
2
FC Porto
77
3
Sport Lisboa e Benfica
73
4
Sporting Clube de Braga
63
5
FC Paços de Ferreira
50
6
Vitória SC
42
7
CD Santa Clara
40
8
Os Belenenses Futebol
40
9
Moreirense FC
40
10
Gil Vicente FC
39
11
FC Famalicão
37
12
CD Tondela
36
13
Portimonense SC
34
14
CS Marítimo
34
15
Boavista FC
33
16
SC Farense
31
17
Rio Ave FC
31
18
CD Nacional
25
POIN
1
FC Bayern München
71
2
RB Leipzig
64
3
VfL Wolfsburg
57
4
Eintracht Frankfurt
56
5
Borussia Dortmund
55
6
Bayer 04 Leverkusen
50
7
Borussia Mönchengladbach
46
8
1. FC Union Berlin
46
9
SC Freiburg
41
10
VfB Stuttgart
39
11
TSG 1899 Hoffenheim
36
12
1. FSV Mainz 05
34
13
FC Augsburg
33
14
SV Werder Bremen
30
15
Arminia Bielefeld
30
16
1. FC Köln
29
17
Hertha BSC
26
18
FC Schalke 04
13
POIN
1
AFC Ajax
76
2
PSV
64
3
AZ
61
4
SBV Vitesse
57
5
Feyenoord Rotterdam
55
6
FC Utrecht
47
7
FC Groningen
46
8
Heracles Almelo
39
9
FC Twente '65
37
10
SC Heerenveen
37
11
Sparta Rotterdam
37
12
Fortuna Sittard
37
13
PEC Zwolle
35
14
RKC Waalwijk
26
15
Willem II Tilburg
25
16
FC Emmen
24
17
VVV Venlo
22
18
ADO Den Haag
16
POIN
1
Lille OSC
73
2
Paris Saint-Germain FC
72
3
AS Monaco FC
71
4
Olympique Lyonnais
67
5
Racing Club de Lens
56
6
Olympique de Marseille
55
7
Stade Rennais FC 1901
54
8
Montpellier HSC
47
9
OGC Nice
46
10
FC Metz
43
11
Stade de Reims
41
12
Angers SCO
41
13
Stade Brestois 29
40
14
AS Saint-Étienne
39
15
RC Strasbourg Alsace
37
16
FC Girondins de Bordeaux
36
17
FC Lorient
35
18
FC Nantes
31
19
Nîmes Olympique
31
20
Dijon Football Côte d'Or
18