23 Pemain Utama Juventus Saat Terakhir Kali Gagal Juara Serie A

Feature | 02 May 2021, 08:46
23 Pemain Utama Juventus Saat Terakhir Kali Gagal Juara Serie A
Hasan Salihamidzic dan Fabio Grosso

"Ini adalah era ketika Juventus dilatih Luigi del Neri. Ada nama Hasan Salihamidzic dan Fabio Grosso."

Libero.id - Selama sembilan tahun terakhir, Juventus mendominasi sepakbola Italia. Tapi, semua berubah musim ini ketika Scudetto hampir pasti menjadi milik Inter Milan. Meski berbeda alur, cerita 2020/2021 mirip dengan 2010/2011. Itu musim terakhir La Vecchia Signora gagal menguasai podium teratas Serie A.

Juventus telah memenangkan 36 gelar Serie A atau dua kali lipat dari lawan terdekat, AC Milan dan Inter (18). Salah satu faktornya, keberhasilan Juventus menjuarai kompetisi sembilan musim beruntun (dari 2011/2012 hingga 2019/2020).

Itu sebuah transformasi yang brilian karena 10 tahun lalu Juventus hanya finish di posisi 7 klasemen akhir Serie A, mencapai perempat final Coppa Italia, dan kandas di fase grup Liga Eropa.

Pada musim tersebut, Juventus hanya mengumpulkan 58 poin dari 38 pertandingan. Mereka menghasilkan 15 kemenangan, 13 skor imbang, 10 kekalahan, menciptakan 57 gol dan kemasukan 47 gol. Mereka tertinggal 24 poin dari Milan selaku pemenang kompetisi.

Dilatih Luigi del Neri, Juventus diperkuat beberapa pemain bagus. Mayoritas sudah pensiun pada saat ini. Sisanya masih aktif bermain. Bahkan, ada pemain yang sejak musim lalu tercatat berkompetisi di Indonesia bersama Persija Jakarta. Ada lagi pemain yang pernah membela Mitra Kukar pada 2017.

Berikut ini 23 pemain utama di Serie A 2010/2011:


1. Gianluigi Buffon

Libero.id

Kredit: instagram.com/gianluigibuffon

Penampilan Serie A 2010/2011: 16

Klub saat ini: Juventus

Gianluigi Buffon sudah berusia 33 tahun ketika melewatkan sebagian besar musim tersebut karena mengalami cedera punggung di Piala Dunia 2010. Tapi, dia kembali ke lapangan setelah pulih, beberapa bulan kemudian, dan segera mendapatkan kembali tempatnya dari Marco Storari.

Setelah jeda singkat di Paris Saint-Germain (PSG), kiper legendaris Italia itu kembali ke Turin dan masih mengenakan lambang I Bianconeri di usia lanjut yang ke-43. Musim ini, dia menjadi pemain pertama yang membuat 650 penampilan di Serie A.


2. Marco Motta

Penampilan Serie A 2010/2011: 22

Klub saat ini: Persija Jakarta

Marco Motta bersaing dengan Frederik Sorensen untuk mendapatkan tempat di sayap kanan belakang. Tapi, musim itu adalah satu-satunya musim penuh Motta di klub. Sebab, ketika Antonio Conte datang, dia harus pergi ke beberapa klub Inggris seperti Watford dan Charlton Athletic. Tugas selanjutnya ada di Spanyol dan Siprus.

Pada 2020, Motta datang ke Indonesia untuk membela Persija. Sempat kecewa karena pandemi Covid-19, tahun ini dia baru saja membantu Macan Kemayoran menjuarai Piala Menpora.


3. Andrea Barzagli

Penampilan Serie A 2010/2011: 15

Klub saat ini: pensiun

Meski musim 2010/2011 sangat mengecewakan dari sudut pandang Juventus, perekrutan Andrea Barzagli dianggap sebagai keberhasilan. Benteng Italia itu bergabung dengan klub dari VfL Wolfsburg dan kemudian membangun hubungan pertahanan yang tangguh dengan Giorgio Chiellini serta Leonardo Bonucci di bawah Conte dan Massimiliano Allegri.

Setelah menghasilkan delapan trofi Serie A, Barzagli mengakhiri karier bermainnya pada 2019 sebagai pemain Juventus.


4. Leonardo Bonucci

Libero.id

Kredit: instagram.com/bonuccileo19

Penampilan Serie A 2010/2011: 34

Klub saat ini: Juventus

Leonardo Bonucci juga bergabung musim itu. Kemudian, dia menjadi figur utama di lini belakang selama tahun-tahun emas Juventus di bawah Conte dan Allegri sebelum tiba-tiba bergabung dengan Milan pada 2017.

Tapi, seperti halnya Buffon, masa tinggal Bonucci di luar Turin terbukti singkat. Dia akhirnya bergabung kembali dengan klub setelah satu tahun dan bertahan hingga musim yang sulit ini.


5. Giorgio Chiellini

Libero.id

Kredit: instagram.com/giorgiochiellini

Penampilan Serie A 2010/2011: 32

Klub saat ini: Juventus

Tidak seperti Bonucci dan Barzagli, Giorgio Chiellini sempat tampil untuk Juventus di Serie B menyusul skandal Calciopoli 2006. Bek tengah itu memulai kampanye sebagai mitra Bonucci. Tapi, kemudian dialihkan ke bek kiri setelah kedatangan Barzagli. Hebatnya, di usia 36 tahun saat ini, dia masih menjadi bagian dari starter reguler dan kapten Juventus. Tidak ada yang menggantikannya!


6. Felipe Melo

Penampilan Serie A 2010/2011: 29

Klub saat ini: Palmeiras

Pada 2009, setelah pindah dari Fiorentina, Felipe Melo menerima Bidone d'Oro alias "tempat sampah emas". Itu adalah hadiah satir yang disiapkan untuk pemain paling mengecewakan di Serie A pada akhir setiap tahun kalender. “Felipe Melo adalah yang terburuk dari yang terburuk. Kami selalu mempertaruhkan pertempuran karena dia," kata Bonucci kepada La Repubblica.

Bonucci layak kesal karena permainan asal-asalan Melo di lini tengah banyak merugikan Juventus. Yang paling membuat Bonucci marah adalah kartu-kartu yang diberikan wasit kepada pemain asal Brasil itu.

Dari Juventus, Melo pergi ke Galatasaray. Kemudian, pindah ke Juventus dan pulang ke Brasil membela Palmeiras. Di klub-klub itu dia tetap konsisten melakukan pekerjaan kotor sebagai gelandang perusak. Hasilnya, tahun lalu Melo menjuarai Copa Libertadores.


7. Alberto Aquilani

Penampilan Serie A 2010/2011: 33

Klub saat ini: pensiun

Didatangkan untuk menggantikan Xabi Alonso di Liverpool, Alberto Aquilani telah gagal di Anfield. Ketika Roy Hodgson masuk untuk menggantikan Rafa Benitez pada 2010, dia tidak menggunakan mantan pemain AS Roma tersebut.

Lalu, Aquilani kembali ke tanah airnya setelah musim perdana yang memalukan di Liga Premier. Dia bergabung dengan Juventus dengan status pinjaman untuk musim itu. Dia mencatatkan 33 penampilan. Tapi, setelah Conte melatih, diputuskan tidak akan ada transfer permanen.


8. Claudio Marchisio

Penampilan Serie A 2010/2011: 32

Klub saat ini: pensiun

Claudio Marchisio adalah gelandang serba bisa selama hari-harinya di Juventus. Dia menjadi kunci di lini tengah ketika itu. Sayang, kariernya harus berakhir tragis karena cedera tahun lalu. Dia pensiun pada usia 35 tahun.


9. Simone Pepe

Penampilan Serie A 2010/2011: 30

Klub saat ini: pensiun

Setelah permainan yang bagus di musim 2010/2021, Simone Pepe selamat dari pencoretan ketika Conte datang. Kemudian, dia menjalin kemitraan strategis di sisi kanan dengan Stephan Lichtsteiner saat mereka kembali ke puncak pada 2011/2012. Tapi, setelah itu dia meredup. Dia kembali ke Chievo Verona pada 2015 dan pensiun 2 tahun kemudian sebagai pemain Pescara.


10. Fabio Quagliarella

Penampilan Serie A 2010/2011: 17

Klub saat ini: Sampdoria

Fabio Quagliarella sudah berusia 38 tahun saat ini. Tapi, dia masih bermain dengan kekuatan dan level permainan seperti orang berusia 10 tahun lebih muda darinya. Pada 2018/2019, Quagliarella bahkan menjadi pencetak gol terbanyak di Serie A dengan menyamai rekor Gabriel Batistuta dalam mencetak gol dalam 11 pertandingan Serie A berturut-turut.


11. Alessandro del Piero

Penampilan Serie A 2010/2011: 33

Klub saat ini: Pensiunan

Alessandro del Piero adalah seorang pria yang identik dengan Juventus. Menyusul degradasi paksa akibat Calciopoli 2006, penyerang kelas dunia itu bertahan dan membantu memandu klub menuju promosi ke Serie A secara terhormat. Kesetiaan semacam itu telah membuatnya menjadi tumpuan utama Juventus.

Tapi, setelah musim mengecewakan pada 2010/2011, Del Piero bertahan selama satu tahun lagi. Setelah merebut Serie A 2011/2012, dia pergi ke Australia membela Sydney FC. Dia pensiun pada 2014 setelah sempat bermain sebentar di Liga Super India bersama Delhi Dynamos.


12. Milos Krasic

Penampilan Serie A 2010/2011: 33

Klub saat ini: pensiun

Milos Krasic adalah Pemain Terbaik Serbia 2009. Dia pindah ke Turin dengan harapan tinggi untuk meremajakan sayap Juventus setelah era Pavel Nedved berlalu. Dia memiliki semua alat untuk meniru Nedved di lapangan. Tapi, setelah Conte berkuasa satu tahun, Krasic harus pergi ke CSKA Moscow.


13. Marco Storari

Penampilan Serie A 2010/2011: 23

Klub saat ini: pensiun

Marco Storari menandatangani kontrak dengan klub musim panas itu dan segera direkrut menyusul cedera yang dialami Buffon di Piala Dunia. Dia akhirnya memainkan lebih banyak pertandingan dari Buffon pada musim kelam tersebut.

Kiper lokal Italia tersebut segera kembali ke peran periferal setelah Buffon pulih. Dia duduk di bangku cadangan lagi selama empat musim berikutnya sebelum bergabung dengan Cagliari sebagai kiper utama dan kemudian kembali ke menjadi penjaga gawang cadangan bersama Milan.


14. Fabio Grosso

Libero.id

Kredit: twitter.com/juventusfc

Penampilan Serie A 2010/2011: 19

Klub saat ini: pensiun

Pemain yang hebat! Sangat bertanggung jawab untuk Italia ketika memenangkan Piala Dunia 2006 setelah gol perpanjangan waktunya membantu mengalahkan Jerman di semifinal, sebelum memulai di final dan mencetak gol dalam adu penalti melawan Prancis.

Grosso memasuki tahun-tahun senja ketika dia bergabung dengan Juventus pada 2009. Tapi, dia tetap berguna untuk tim selama tiga tahun sebelum Conte menyuruhnya pergi dan akhirnya pensiun.


15. Vincenzo Iaquinta

Penampilan Serie A 2010/2011: 19

Klub saat ini: pensiun

Pada masanya, Vincenzo Iaquinta adalah pemain yang eksplosif. Tapi, cedera membuat dirinya harus tersingkir dari Turin pada musim berikutnya setelah hanya mencetak 4 gol selama Serie A 2010/2011. Dia dipinjamkan ke Cesena dan setelah kembali ke Juventus pensiun pada 2013.


16. Mohamed Sissoko

Penampilan Serie A 2010/2011: 18

Klub saat ini: pensiun

Dijuluki "La Piovra" (si gurita), Mohamed Sissoko ditakdirkan untuk mengikuti jejak Patrick Vieira, yang terkenal mendominasi lini tengah permainan. Dia bergabung dengan Juventus pada 2008 saat dilatih Claudio Ranieri. Tapi, pada musim 2010/2011, pemain asal Mali itu tidak terlalu dibutuhkan.

Sissoko pergi ke PSG sebelum dipinjamkan ke Fiorentina. Kemudian, Levante, Shanghai Shenhua, Pune City, Ternana, Mitra Kukar, Atletico San Luis, Kitchee, dan pensiun dengan Sochaux. Kehadiran Sissoko di Mitra Kukar selama Liga 1 2017 sempat menghebohkan Indonesia.


17. Frederik Sorensen

Penampilan Serie A 2010/2011: 17

Klub saat ini: Pescara

Frederik Sorensen masih muda ketika musim 2010/2011 digelar. Tapi, dia kalah bersaing dengan Motta. Kemudian, di era Conte, pemain asal Denmark itu dikalahkan Lichtsteiner. Akibatnya, dia harus pergi ke Leeds United sebelum terdampar di FC Koln. Musim ini, Sorensen ada di Serie B bersama Pescara.


18. Alessandro Matri

Penampilan Serie A 2010/2011: 16

Klub saat ini: pensiun

Alessandro Matri diakuisisi pertengahan musim dari Cagliari dan kemudian mencetak dua gol pertamanya untuk Juventus saat melawan klub lamanya. Dia kemudian mencetak tujuh gol lagi sehingga total menjadi 9 gol. Tapi, setelah Conte datang, Matri pergi ke Milan.

Dari Milan, dia dipinjamkan ke Fiorentina, Genoa, Juventus, dan Lazio. Lalu, dijual ke Sassuolo. Oleh klub, dia sempat dipinjamkan ke Brescia pada 2019/2020. Di akhir musim, Matri pensiun.


19. Luca Toni

Penampilan Serie A 2010/2011: 14

Klub saat ini: pensiun

Didatangkan pada Januari musim itu, Luca Toni tidak sesukses Matri. Dia hanya mencetak 2 gol dari 14 pertandingan, yang mayoritas dimulai dari bangku cadangan sebagai pengganti. Dia pergi pada akhir musim untuk menuju Al Nasr Dubai. Lalu, Fiorentina dan pensiun sebagai pemain Hellas Verona pada 2016.


20. Jorge Andres Martinez

Penampilan Serie A 2010/2011: 14

Klub saat ini: pensiun

Karier Jorge Andres Martinez justru terhambat oleh cedera setelah pindah ke Turin dari Catania. Dia hanya membuat 14 penampilan Serie A untuk klub dalam enam tahun dan akhirnya pergi ke Juventud pada 2016 setelah dipinjamkan ke Cesena, CFR Cluj, dan Novara. Dia pensiun pada 2017.


21. Zdenek Grygera

Penampilan Serie A 2010/2011: 13

Klub saat ini: pensiun

Zdenek Grygera adalah mantan bek sayap Ajax Amsterdam asal Republik Ceko. Dia senang bisa bergabung dengan Juventus karena Nedved. Pada awalnya dia memulai dengan baik. Tapi, pada pergantian dekade dia tidak disukai dan pergi ketika Conte melatih.


22. Armand Traore

Penampilan Serie A 2010/2011: 10

Klub saat ini: tanpa klub

Armand Traore merupakan bek kiri Arsenal yang dipinjamkan ke Juventus pada musim itu setelah kalah bersaing dengan Ashley Cole dan Gael Clichy. Tapi, di Turin, Traore juga lebih banyak duduk di bench. Dia dikembalikan ke Arsena dan pindah ke Queens Park Rangers, Nottingham Forest, Caykur Rizespor, serta Cardiff City. Dia belum pensiun saat ini. Tapi, dia tidak memiliki klub.


23. Hasan Salihamidzic

Libero.id

Kredit: twitter.com/juventusfc

Penampilan Serie A 2010/2011: 10

Klub saat ini: pensiun

Setelah sembilan tahun di Bayern Muenchen, pemain Bosnia-Herzegovina itu pindah ke Juventus. Tapi, dia tidak pernah benar-benar menetap. Pada 2010/2011 dia adalah satu-satunya pemain tim utama yang fit yang dihilangkan dari skuad 25 orang untuk Liga Eropa. Dia pergi pada akhir musim musim untuk bergabung dengan VfL Wolfsburg. 

Sekarang, Brazo kembali ke almameternya di Bayern untuk bekerja di belakang layar sebagai direktur olahraga.

  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Hasil Pertandingan Juventus

Komentar

(500 Karakter Tersisa)

Libero Video

Klasemen

POIN
1
Manchester City FC
83
2
Manchester United FC
70
3
Leicester City FC
66
4
Chelsea FC
64
5
Liverpool FC
60
6
West Ham United FC
59
7
Tottenham Hotspur FC
56
8
Everton FC
56
9
Arsenal FC
55
10
Leeds United FC
53
11
Aston Villa FC
52
12
Wolverhampton Wanderers FC
45
13
Southampton FC
43
14
Crystal Palace FC
41
15
Burnley FC
39
16
Newcastle United FC
39
17
Brighton & Hove Albion FC
38
18
Fulham FC
27
19
West Bromwich Albion FC
26
20
Sheffield United FC
17
POIN
1
Club Atlético de Madrid
80
2
Real Madrid CF
78
3
FC Barcelona
76
4
Sevilla FC
74
5
Real Sociedad de Fútbol
56
6
Villarreal CF
55
7
Real Betis Balompié
55
8
RC Celta de Vigo
50
9
Athletic Club
46
10
Granada CF
45
11
CA Osasuna
44
12
Cádiz CF
43
13
Levante UD
40
14
Valencia CF
39
15
Deportivo Alavés
35
16
Getafe CF
34
17
SD Huesca
33
18
Real Valladolid CF
31
19
SD Eibar
30
20
Elche CF
30
POIN
1
FC Internazionale Milano
88
2
Atalanta BC
78
3
SSC Napoli
76
4
Juventus FC
75
5
AC Milan
75
6
SS Lazio
67
7
AS Roma
61
8
US Sassuolo Calcio
56
9
UC Sampdoria
46
10
Hellas Verona FC
43
11
Bologna FC 1909
40
12
Udinese Calcio
40
13
ACF Fiorentina
39
14
Genoa CFC
39
15
Spezia Calcio
38
16
Cagliari Calcio
36
17
Torino FC
35
18
Benevento Calcio
31
19
FC Crotone
21
20
Parma Calcio 1913
20
POIN
1
Sporting Clube de Portugal
82
2
FC Porto
77
3
Sport Lisboa e Benfica
73
4
Sporting Clube de Braga
63
5
FC Paços de Ferreira
50
6
Vitória SC
42
7
CD Santa Clara
40
8
Os Belenenses Futebol
40
9
Moreirense FC
40
10
Gil Vicente FC
39
11
FC Famalicão
37
12
CD Tondela
36
13
Portimonense SC
34
14
CS Marítimo
34
15
Boavista FC
33
16
SC Farense
31
17
Rio Ave FC
31
18
CD Nacional
25
POIN
1
FC Bayern München
71
2
RB Leipzig
64
3
VfL Wolfsburg
57
4
Eintracht Frankfurt
56
5
Borussia Dortmund
55
6
Bayer 04 Leverkusen
50
7
Borussia Mönchengladbach
46
8
1. FC Union Berlin
46
9
SC Freiburg
41
10
VfB Stuttgart
39
11
TSG 1899 Hoffenheim
36
12
1. FSV Mainz 05
34
13
FC Augsburg
33
14
SV Werder Bremen
30
15
Arminia Bielefeld
30
16
1. FC Köln
29
17
Hertha BSC
26
18
FC Schalke 04
13
POIN
1
AFC Ajax
76
2
PSV
64
3
AZ
61
4
SBV Vitesse
57
5
Feyenoord Rotterdam
55
6
FC Utrecht
47
7
FC Groningen
46
8
Heracles Almelo
39
9
FC Twente '65
37
10
SC Heerenveen
37
11
Sparta Rotterdam
37
12
Fortuna Sittard
37
13
PEC Zwolle
35
14
RKC Waalwijk
26
15
Willem II Tilburg
25
16
FC Emmen
24
17
VVV Venlo
22
18
ADO Den Haag
16
POIN
1
Lille OSC
73
2
Paris Saint-Germain FC
72
3
AS Monaco FC
71
4
Olympique Lyonnais
67
5
Racing Club de Lens
56
6
Olympique de Marseille
55
7
Stade Rennais FC 1901
54
8
Montpellier HSC
47
9
OGC Nice
46
10
FC Metz
43
11
Stade de Reims
41
12
Angers SCO
41
13
Stade Brestois 29
40
14
AS Saint-Étienne
39
15
RC Strasbourg Alsace
37
16
FC Girondins de Bordeaux
36
17
FC Lorient
35
18
FC Nantes
31
19
Nîmes Olympique
31
20
Dijon Football Côte d'Or
18