Selamat Ulang Tahun!

Starting XI Pemain Paling Mengecewakan di Euro 2020

"Tersisa dua pemain yang negaranya masih akan berlaga di Euro 2020. Temukan mereka."

Feature | 02 July 2021, 16:47
Starting XI Pemain Paling Mengecewakan di Euro 2020

Libero.id - Euro 2020 kini mulai memasuki babak akhir dan itu artinya kita semakin dekat untuk tahu siapa yang akan dinobatkan sebagai yang terbaik seantero Eropa musim panas ini.

Dan yang sudah jelas tim-tim unggulan seperti Prancis, Portugal, Jerman, dan Belanda telah tersingkir.

Kita semua juga telah menyaksikan cukup banyak momen menarik dalam beberapa pekan terakhir. Misalnya, kita semua tahu bahwa Cristiano Ronaldo masih ada kemungkinan memenangkan Golden Boot dan Paul Pogba akan bersaing untuk Best Players.

Namun, di ujung spektrum yang berlawanan, juga menjadi sangat jelas bahwa banyak pemain yang diperkirakan akan bersinar di Euro 2020 malah gagal memenuhi harapan.

Jadi, tanpa basa-basi lagi, Anda dapat melihat starting XI Euro 2020 yang paling mengecewakan di bawah ini:

GK: Wojciech Szczęsny (Polandia)

Manuel Neuer dan Martin Dúbravka sama-sama tampil tak maksimal, tetapi Szczęsny lebih parah daripada mereka, mantan pemain Arsenal ini menjadi penjaga gawang pertama dalam sejarah Euro yang mencetak gol bunuh diri.

Belum lagi dengan rekor buruk kebobolan enam gol hanya dalam tiga pertandingan - 
Szczęsny seolah melanjutkan rentetan nasib buruknya di kompetisi internasional.

CB: Ruben Dias (Portugal)

Agar enak didengar, sebut aja Ruben Dias 
sama sekali tidak tampil buruk di Euro 2020, melainkan dia hanya gagal mencapai apa yang diharapkan setelah tahun yang luar biasa di Manchester City, di bawah penjagaannya, lini belakang Portugal kebobolan tujuh gol dalam empat pertandingan.

CB: Matthijs de Ligt (Belanda)

De Ligt melakukan pekerjaan yang stabil di jantung pertahanan Belanda tanpa bantuan Virgil van Dijk tetapi hal itu tak seindah yang orang-orang kira, pemain Barcelona itu membuat Belanda kewalahan setelah handball yang berujung  kartu merah yang ia terima di babak 16 besar ketika melawan Republik Ceko.
Dan skor akhir 0-2 untuk Belanda.


CB: Antonio Rudiger (Jerman)

Rudiger masih tidak bisa menyentuh level performa yang sama ketika membantu Chelsea meraih kejayaan Liga Champions pada musim yang baru saja lewat, bahkan adil untuk mengatakan Rudiger sebagai salah satu bek tengah dengan peringkat terendah di Euro 2020 ini.

RM: Serge Gnabry (Jerman)

Dari satu pemain Jerman ke pemain Jerman lainnya, kali ini ada Serge Gnabry yang juga gagal mengawal Die Mannschaft, akan tambah mengecewakan mengingat rekornya yang sempurna di level klub bersama Bayern Munich.


CM: Marcelo Brozovic (Kroasia)

Brozovi merupakan salah satu pemain kunci ketika Kroasia sukses menjadi finalis Piala Dunia 2018, tapi dalam Euro 2020  pemain Inter Milan ini malah  mendapat predikat sebagai salah satu gelandang dengan performa terburuk di turnamen.

CM: Hakan Calhanoğlu (Turki)

Ingat ketika semua orang mengira Turki adalah kuda hitam? Nah, di antara semua kekecewaan Turki, ada seorang bintang yang bernama Calhanoğlu yang gagal menunjukkan performa terbaiknya.


CM: Bruno Fernandes (Portugal)

Mari kita pakai statistik untuk menjelaskan. Fernandes gagal menghasilkan kontribusi gol tunggal, dengan rata-rata 1,8 kontrol buruk per game dan menggiring bola melewati 1,5 kali setiap pertandingan. Jadi, tidak ada yang mempermasalahkan hal ini, bukan? 


LM: Yannick Carrasco (Belgia)

Meski semakin cemerlang saat bersama Atletico Madrid, seorang Carrasco gagal memanfaatkan peluang untuk mengisi posisi Eden Hazard, ia bahkan baru bermain tiga menit sejak kemenangan melawan Denmark.

TT: Harry Kane (Inggris)

Setelah gol ikoniknya melawan Jerman, Kane masih tidak bisa mengelak, kita juga tidak dapat menghindari fakta bahwa performa Kane telah terjun bebas.


ST: Kylian Mbappe (Prancis)

Mari kita luruskan satu hal: ini tidak ada hubungannya dengan kegagalan penalti Mbappe saat melawan Swiss. Namun, itu tidak menjauhkan kita dari fakta bahwa nol gol dari empat pertandingan adalah hasil yang buruk bagi penantang Ballon d'Or yang memimpin barisan juara dunia.

Starting XI Pemain Paling Mengecewakan di Euro 2020

Jadi, itulah starting XI paling mengecewakan sejauh ini. Apakah ada yang terlewat atau malah justru ada yang tak seharusnya masuk dalam daftar ini? Pastikan untuk memberi tahu kami di kolom komentar.

Satu hal lagi, kalau Anda jeli dengan nama-nama di atas, tersisa Harry Kane dengan seragam timnas Inggris nya dan Carrasco dengan seragam timnas Belgia nya yang negaranya masih melaju ke perempat final. Paling tidak keduanya masih punya kesempatan untuk membalikkan maksud dari tulisan ini.

(gigih imanadi darma/gie)




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3HhTsB9sW4g

Artikel Pilihan