Selamat Ulang Tahun!

Kisah di Balik Bujukan Man United Kepada Ronaldo, Rayuan Maut

"Cara kerja efektif manajemen Setan Merah."

Analisis | 01 September 2021, 18:17
Kisah di Balik Bujukan Man United Kepada Ronaldo, Rayuan Maut

Libero.id - Dua belas tahun setelah meninggalkan Old Trafford, Cristiano Ronaldo kembali ke Manchester United setelah menyetujui kesepakatan yang ditawarkan manajemen Setan Merah.

Ini adalah kepindahan yang telah dibicarakan berulang kali sejak kepergiannya ke Real Madrid pada 2009, tetapi belum pernah terjadi waktu itu. Spekulasi sempat muncul pada 2013 dan 2018, namun CR7 justru memilih Juventus. Kini, Ronaldo siap menjalani reuni bersama Setan Merah.

Dalam rentang waktu 48 jam, dan dengan kurang dari seminggu tersisa di jendela transfer musim panas 2021, Ronaldo mengatakan kepada Juventus tentang keinginannya untuk meninggalkan Turin.

Banyak pihak menduga megabintang asal Portugal itu akan bergabung dengan Pep Guardiola di Manchester City. Kemudian, serangkaian pesan dan panggilan telepon menyebabkan Ronaldo memilih mantan klubnya, MU, daripada rival terdekat mereka.

Setelah enam tahun di Manchester United sejak 2003-2009, Ronaldo sudak melakukan 292 penampilan, 118 gol, tiga gelar Liga Premier dan satu kemenangan Liga Champions pada 2008. Ronaldo tidak merahasiakan keinginannya untuk bergabung dengan Real Madrid dengan rekor transfer dunia saat itu sebesar 80 juta pounds (Rp 1,6 triliun). Tapi dia tetap menjadi favorit penggemar di MU dan dirayakan sebagai pahlawan yang kembali ke Manchester dari Real Madrid dan Juventus. Dia bahkan menolak untuk merayakannya ketika mencetak gol untuk Real Madrid di Old Trafford dan membantu Real Madrid menyingkirkan MU dari Liga Champions pada 2013.

#Bagaimana Manchester United melakukannya?

MU tidak menyembunyikan fakta bahwa mereka tidak memulai jendela transfer musim panas dengan rencana mengontrak Ronaldo. ESPN melaporkan pada Juni, atau sebelum dimulainya Euro 2020, bahwa perwakilan Ronaldo sedang mengukur minat dari beberapa klub top Eropa, termasuk MU, Man City, Madrid dan Paris Saint-Germain jika dia meninggalkan Juventus.

10 Foto Desire Cordero, Mantan Cristiano Ronaldo Kini Kekasih Joaquin Correa

10 Foto Desire Cordero, Mantan Cristiano Ronaldo Kini Kekasih Joaquin Correa

Jawaban dari MU pada saat itu dianggap tidak sopan, sebagian karena keyakinan bahwa dia akan memutuskan untuk mengakhiri tahun-terakhir kontraknya di Turin. Ronaldo yang berusia 37 tahun dianggap kurang bugar dan tidak masuk dalam skema permainan Ole Gunnar Solskjaer, ditambah  prioritas mereka di bursa transfer ada pada pemain lain.

Mendes mendapat jawaban serupa dari Paris Saint-Germain, Real Madrid, dan Manchester City. Kemudian datang pengumuman bahwa Harry Kane tidak akan pindah ke Man City musim panas ini dan sebaliknya akan tetap di Tottenham setidaknya selama satu tahun lagi. Tanpa prospek menandatangani target utama mereka, Man City mulai mencari opsi lain dan tak lama Mendes kembali menelepon.

Tanggapan kali ini lebih positif daripada sebelumnya dan Ronaldo akhirnya membuat keputusan untuk meninggalkan Juventus. CR7 bahkan melewatkan sesi latihan minggu lalu. Man City mulai mencari cara untuk membuat kesepakatan itu berhasil, namun ada keengganan untuk memenuhi tuntutan keuangan Juventus dan Ronaldo, yakni kewajiban membayar 31 juta euro (Rp 524 miliar) plus bonus per tahun seperti di Juventus.

Sementara Juventus meminta sekitar 28 juta euro (Rp 473 miliar) untuk menghindari kerugian modal pada transfer Ronaldo dari Madrid pada 2018. Namun, Pep Guardiola memiliki keraguan tentang bagaimana dia akan cocok dengan skema permainan yang akan dipakai.

Pada hari Kamis, Man City telah setuju untuk terus berbicara dengan Mendes. Tetapi, pada saat itu, segalanya berubah. Ketika prospek Ronaldo bergabung dengan Man City menjadi semakin nyata dan penggemar MU mulai mengekspresikan kemarahan mereka. Mantan rekan setimnya di MU, Rio Ferdinand dan Patrice Evra, serta rekan setim Portugal, Bruno Fernandes, bahkan Ferguson ikut terlibat. Ferdinand dan Ferguson mengatakan kepadanya. "Anda tidak bisa bermain untuk Man City." Panggilan telepon dilakukan dan pesan WhatsApp dikirim ke Ronaldo, Evra kemudian memposting sebagian dari percakapannya di Twitter, sementara Woodward mulai berbicara dengan Mendes.

Pada Kamis malam, Mendes menerima proposal dari MU. Pada Jumat pagi, percakapan dengan Juventus dimulai dan MU meyakinkan klub Italia bahwa mereka siap membayar biaya transfer, sesuatu yang sejauh ini ditentang Man City. Akhirnya biaya transfer 15 juta euro (Rp 253 miliar), dengan tambahan 8 juta euro (Rp 135 miliar) disepakati.

Ketika konferensi pers, Solskjaer menyampaikan bahwa dia memiiki keyakinan jika Ronaldo akan kembali. Setiap pertanyaan tentang Ronaldo ditolak oleh Solskjaer sampai tepat di akhir. "Dia tahu apa yang kita rasakan tentang dia dan jika dia akan pindah, dia tahu kita ada di sini."

Sumber-sumber Man City bersikeras bahwa mereka menarik diri jauh sebelum Guardiola memulai konferensi persnya. Man City tetap tidak senang dengan peran Mendes dalam kesepakatan tersebut dan beberapa orang percaya dia memanfaatkan Man City untuk memaksa MU melakukan penawaran.

Sumber lain juga mengatakan kepada ESPN bahwa tawaran yang dibuat untuk Ronaldo, sebagian dilakukan oleh mantan rekan setimnya yang sekarang menjadi direktur teknis Darren Fletcher dengan alasan untuk "menyelesaikan urusan yang belum selesai di Old Trafford dan menulis babak baru daripada mencoba menghidupkan kembali masa lalu."

Dan, pada hari Jumat pukul 16:50 waktu Inggris, pengumuman resmi dibuat klub.
"Manchester United dengan senang hati mengonfirmasi bahwa klub telah mencapai kesepakatan dengan Juventus untuk transfer Cristiano Ronaldo, dengan tunduk pada kesepakatan persyaratan pribadi, visa, dan medis," bunyi pernyataan tersebut.

"Semua orang di klub menantikan kedatangan Cristiano kembali ke Manchester."

Ronaldo telah menjaga kontak dengan banyak pemain Manchester United, terutama Ferdinand dan Evra. CR7 juga telah mempertahankan hubungan dengan para staf di belakang layar. Seorang staf memberi tahu ESPN tentang momen di Turin, menyusul kemenangan 2-1 MU di Liga Champions melawan Juventus pada November 2018. Rasa hormatnya yang terus-menerus untuk Setan Merah menjadi jelas.

"Kami baru saja mengalahkan Juve dengan dua gol di menit-menit akhir dan Jose Mourinho, pelatih saat itu, masuk ke lapangan dan mulai menyindir para penggemar Juventus dengan menutup telinganya ke arah kebisingan," kata sumber MU.

“Banyak pemain kesal dengan aksi Mourinho karena Cristiano juga sangat marah padanya," bunyi pernyataan MU. “Ronaldo sampai menyuarakan Mourinho tidak memiliki kelas untuk mengelola Manchester United."

"Kami tahu Ronaldo nyaman selama berada di Old Trafford, tetapi saya pikir apa yang orang di luar klub tidak hargai adalah betapa dia masih peduli, dan selalu menaruh rasa hormat."

#Faktor Woodward

Sejak mengambil alih perannya sebagai wakil ketua eksekutif pada 2013, setelah pensiunnya kepala eksekutif David Gill, Woodward telah menjadikan bisnisnya mendekati "agen super" dalam permainan.
Gill, mungkin dipengaruhi oleh penghinaan Ferguson yang mengakar terhadap perwakilan pemain, selalu menjaga jarak, memperlakukan banyak orang dengan kecurigaan, dan hanya mempercayai mereka yang dia kenal dan dihormati selama satu dekade dalam pekerjaan itu.

Woodward tidak memiliki hambatan seperti itu, dan dia bekerja keras untuk memupuk hubungan dengan orang-orang seperti Mino Raiola yang menjadi agen Paul Pogba, Zlatan Ibrahimovic, dan Erling Haaland.

Pada satu kesempatan, saat menikmati minuman dengan wartawan sebelum pertandingan Liga Champions melawan Olympiakos di Athena pada Februari 2014, telepon Woodward berdering, dengan layar yang jelas menunjukkan nama penelepon. Dia dengan cepat menjauh untuk mengangkat telepon secara pribadi. Woodward memastikan ke semua orang tentang siapa yang memanggilnya, "Ha! Ini Jorge Mendes," katanya.

Salah satu sumber mengatakan kepada ESPN bahwa Woodward dan Mendes telah melakukan kontak tentang Ronaldo sepanjang musim panas, dan direktur MU terus diberitahu oleh Mendes tentang niat Ronaldo di setiap langkah.

Ketika Ronaldo berubah pikiran awal bulan ini, Mendes membuat Woodward sadar, tetapi MU telah melakukan bisnis yang direncanakan dengan menandatangani Jadon Sancho dan menyetujui kesepakatan untuk bek Real Madrid, Raphael Varane.

Menandatangani Ronaldo juga akan membutuhkan dana dari luar anggaran transfer, dan Woodward perlu membujuk co-chairman, Joel Glazer, dari segi finansial dan olahraga untuk melakukan kesepakatan yang menurut sumber akan menelan biaya setidaknya 500.000 pounds (Rp 8,4 miliar) per minggu untuk upah selama dua tahun ke depan. Dan, ketika Man City muncul sebagai tujuan potensial bagi Ronaldo, Woodward menemukan kunci lemari besi Glazer.

Sumber mengatakan kepada ESPN bahwa Guardiola tidak terkesan dengan cara Mendes dalam melakukan negosiasi. Jika benar tujuan akhir melobi Man City adalah untuk memikat MU, rencananya berhasil.

“Itu tidak dapat diterima oleh salah satu dari kami jika Ronaldo mengenakan warna biru langit,” kata seorang sumber MU kepada ESPN.

"Ketika dia berubah pikiran untuk meninggalkan Juventus dan kesepakatan itu muncul lagi, cara untuk menyelesaikannya adalah ketertarikan Man City."

Saat menggantikan Gill pada Juni 2013, Woodward punya daftar target impian. Salah satunya adalah merekrut kembali Pogba dari Juventus dan yang lainnya adalah untuk mendapatkan Ronaldo kembali ke Old Trafford. Pogba kembali pada 2016 dan Ronaldo, 12 tahun setelah hengkang ke Real Madrid, juga kembali mengenakan kaus merah.

“Sayangnya butuh waktu lama,” kata seorang sumber MU kepada ESPN.

#Mengapa dia diizinkan meninggalkan Juventus?

Juventus memberi tahu Mendes, bahkan sebelum mereka berpisah dengan Andrea Pirlo, mereka menghadapi kerugian besar dan mereka akan senang jika Ronaldo bertahan di musim terakhirnya. Mereka juga tidak akan menghalanginya jika dia berkata dia ingin pergi. Klub jelas ingin mengganti kerugian sekitar 28 juta euro (Rp 474 miliar) untuk menghindari kerugian modal atas transfernya dari Real Madrid pada 2018, tetapi yang mereka minta hanyalah yang terbaik jika bisnis diselesaikan dengan cepat.

Tidak ada minat pada Ronaldo di seluruh Eropa, terlepas dari upaya terbaik Mendes. Real Madrid tidak bisa pergi, MU menolaknya, Paris Saint-Germain fokus untuk memperpanjang kontrak Kylian Mbappe, Man City mengejar Kane, Chelsea mengincar Erling Haaland dan Romelu Lukaku. Pada tahap itu, Juve percaya bahwa pilihan Ronaldo adalah Real Madrid, PSG, dan Chelsea, mengingat keinginan mereka untuk memenangkan Liga Champions lagi.

Ketika Ronaldo mulai banyak dikaitkan dengan Real Madrid pada pertengahan Agustus, Juventus menghubungi dia dan Mendes, meskipun penyerang itu tidak memberikan indikasi bahwa dia ingin pergi. Mendes mengatakan ada minat dari klub lain, tetapi itu akan tergantung pada pergerakan di tempat lain, terutama apa yang terjadi dengan Mbappe.

Dengan Ronaldo bertahan di Juventus, Allegri menghadapi masalah yang sulit dihadapi oleh pendahulunya, Maurizio Sarri dan Andrea Pirlo, tentang bagaimana menyesuaikannya dengan tim. Keduanya menyadari jika Ronaldo tidak bisa bermain di depan sendirian, dia memiliki statistik menyerang terburuk dari striker mana pun di Serie A. Solusi mereka adalah bermain dengan skema 4-2-2 dan memasangkannya dengan penyerang lain, sebuah sistem yang tidak cocok dengan taktik Allegri.

Pada Kamis pagi, Man City tampaknya berada di posisi terdepan. Mendes mengatakan kepada Juventus bahwa Man City telah melakukan kontak dan semuanya tampak menjanjikan. Juventus tidak memiliki kontak dengan Man City pada saat itu dan mereka diberitahu bahwa mereka mengharapkan tawaran resmi, yang mereka dapatkan dari The Citizens hanyalah tawaran lisan. Kemudian, MU masuk.

Pada Jumat pagi, Ronaldo tiba di tempat latihan Continassa Juve dan menghabiskan sekitar 40 menit untuk mengucapkan selamat tinggal. Klub memberinya izin untuk pergi dan membebaskannya dari pertandingan akhir pekan, meskipun mereka masih belum 100 persen yakin dia akan pergi. Mereka telah diberi informasi bahwa Guardiola tidak ingin mendatangkannya, sementara mereka diberitahu pada malam sebelumnya bahwa MU telah datang, namun mereka tidak menganggapnya serius.

Pada tahap itu, jika kesepakatan Man City gagal, mereka pikir kemungkinan besar dia akan pergi ke PSG jika mereka menjual Mbappe, atau kembali ke Turin. Pada akhirnya, godaan untuk kembali ke MU terlalu kuat.

#Bagaimana Ronaldo sekarang cocok di Old Trafford?

Meskipun tampaknya tak terduga bahwa Ronaldo bisa berakhir di Man City, namun kita dapat membuat spekulasi bahwa dia lebih dibutuhkan di Etihad daripada di Old Trafford. Guardiola menginginkan striker tajam setelah kepergian Sergio Aguero ke Barcelona. Sementara kebutuhan MU United di beberapa hari terakhir jendela transfer tampaknya adalah gelandang bertahan dan penutup di bek kanan.

Namun, dengan mendatangkan Ronaldo, MU telah menambahkan satu pencetak gol yang terbukti terus produktif hingga usia 30-an. Dalam 134 penampilan selama dua tahun bersama Juventus, CR7 mencetak 101 gol dan mencatatkan 22 assist. Dia mengakhiri kompetisi sebagai pencetak gol terbanyak Serie A di kedua musim.

Di Juventus, Ronaldo dimainkan secara konsisten dalam serangan dua pemain, dan mungkin saja dia bisa dimainkan bersama Edinson Cavani, Mason Greenwood, Marcus Rashford, atau Anthony Martial di MU. Bahkan, dengan penyerang lain yang bergabung dengan skuad, Solskjaer menegaskan akan ada cukup banyak pertandingan yang bisa dimainkan dan dengan tidak adanya rencana untuk melepas Cavani, ini bisa menjadi persaingan untuk mendapatkan tempat di penyerang tengah.

Musim lalu, Solskjaer merasa kurangnya pengalaman Liga Champions membuat timnya sedikit naif di momen-momen penting melawan Paris Saint-Germain di kandang dan tandang di RB Leipzig. Ronaldo dan Raphael Varane, yang memenangkan kompetisi empat kali selama mereka bersama di Real Madrid harus bisa memperbaikinya.

Sudah menjadi bagian dari rencana Solskjaer untuk melengkapi skuad inti dengan pemain muda. Dengan pengalaman Ronaldo, Varane, Cavani dan kiper Tom Heaton, ada harapan bahwa cara Ronaldo berperilaku di luar lapangan, dalam cara dia berlatih dan berpenampilan mampu menjadi mentor yang tepat untuk beberapa pemain muda Solskjaer, terutama untuk Greenwood dan Sancho.

(diaz alvioriki/yul)




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=uZiDnSmspvE

Artikel Pilihan