Selamat Ulang Tahun!

Kisah Unik Karier Eric Djemba-Djemba, Baru Pensiun Setelah 6 Tahun Tak Main

"Jika anda pendukung MU sejak zaman prasejarah, pasti tahun pemain ini."

Biografi | 11 September 2021, 21:25
Kisah Unik Karier Eric Djemba-Djemba, Baru Pensiun Setelah 6 Tahun Tak Main

Libero.id - Biasanya, pemain sepakbola akan pensiun saat tidak ada lagi klub yang menggunakan jasanya. Tapi, bagaimana jika dia gantung sepatu setelah tidak pernah bermain selama sekitar enam tahun? Mantan bintang Manchester United, Eric Djemba-Djemba, punya kisah uniknya.

Sepanjang kariernya, Djemba-Djemba hanya pernah bermain 34 kali untuk negaranya, Kamerun. Sementara tim terakhirnya adalah FC Vallorbe-Ballaigues di kompetisi kasta bawah Swiss. Dia juga membela Persebaya Surabaya, tapi batal main karena Indonesia Super League (ISL) 2015 terlanjur dihentikan.

Bagi anda pendukung MU, pasti kenal Djemba-Djemba. Dia bermain 20 kali bersama Setan Merah dan berada di bangku cadangan ketika Cristiano Ronaldo menjalani debut di skuad asuhan Sir Alex Ferguson.

Dia datang ke Old Tarfford Nantes di Ligue 1. Kemudian, setelah gagal mendapat tempat utama di lini tengah MU, Djemba-Djemba pergi ke Aston Villa. Sempat dipinjamkan ke Burnley, dia melanjutkan karier di Qatar SC, Odense, Hapoel Tel Aviv, Partizan Belgrade, St Mirren, Chennaiyin, Persebaya, Chateaubriant, dan Vallorbe-Ballaigues.

Setelah mengumumkan resmi pensiun, Djemba-Djemba kini fokus pada akademi miliknya di Kamerun. "Saya dapat mengatakan kepada anda hari ini, bahwa saya secara resmi pensiun dari bermain sepakbola," ucap Djemba-Djemba dalam wawancara dengan The Sun.

"Saya memiliki akademi di Kamerun dan saya akan fokus mencoba membantu mendidik para pemain muda di sana tentang bagaimana menjadi pesepakbola, dan bagaimana membangun karier yang sukses sebagai pesepakbola," tambah pesepakbola kelahiran Douala, 4 Mei 1981, itu.

10 Foto Anna Lewandowska, Istri Robert Lewandowski Pemegang Sabuk Hitam Karate

10 Foto Anna Lewandowska, Istri Robert Lewandowski Pemegang Sabuk Hitam Karate

Djemba-Djemba tiba di MU dengan harapan tinggi dan Ferguson yakin dengan bakatnya. Tapi, itu tidak berhasil. "Saya mencintai tim saya di MU. Tapi, itu mengecewakan. Itu sulit," ujar Djemba-Djemba.

"Setiap orang yang memiliki karier dan memiliki peluang, dan saya harus mengatakan bahwa saya beruntung bermain dengan semua pemain yang pernah bermain dengan saya, dan saya senang memiliki pengalaman bermain dengan para pemain itu di MU," ungkap Djemba-Djemba tentang pengalaman singkatnya di Old Trafford.

"Sulit meninggalkan Manchester, dan itu jelas mempengaruhi kesehatan mental saya. Saya pergi karena saya tidak punya banyak waktu bermain. Jadi, saya pergi ke Aston Villa. Tapi, sangat sulit untuk meninggalkan Manchester karena MU seperti keluarga kedua saya," tambah Djemba-Djemba.

"Mereka memberi saya segalanya. Mereka memberi saya karidr saya. Jadi pasti sangat sulit untuk meninggalkan MU jika bukan karena keterpaksaan," ucap Djemba-Djemba.

Djemba-Djemba menambahkan, sangat berterima kasih kepada Ferguson. "Saya pikir saya bisa memainkan peran besar jika saya punya lebih banyak waktu. Tapi, itulah hidup. Tapi, hari ini, saya senang. Saya akan mengucapkan terima kasih kepada Ferguson setiap hari, karena dia mengubah hidup saya," kata Djemba-Djemba.

"Saya ingin memeluk Ferguson. Saya melihatnya di Denmark pada 2011 ketika saya bermain di sana, dan memeluknya erat ketika saya melihatnya," pungkas sang mantan gelandang bertahan itu.

(atmaja wijaya/anda)




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=3HhTsB9sW4g

Artikel Pilihan