Kisah Joe Scally, Bek Kanan Bundesliga Saingan Sergino Dest yang Sukses Curi Perhatian

Biografi | 14 September 2021, 17:12
Kisah Joe Scally, Bek Kanan Bundesliga Saingan Sergino Dest yang Sukses Curi Perhatian
Joe Scally

"Agaknya Amerika kini memiliki banyak nama pemain muda untuk dipamerkan"

Libero.id - Salah satu pertanda bahwa seorang pesepakbola diterima di sebuah klub adalah ketika para penggemar meneriakkan nama pemain itu dari tribun; dan di usia 18 tahun serta hanya mengemas empat pertandingan Bundesliga, remaja Amerika, Joe Scally telah menjadi idola baru di  Borussia Monchengladbach.

Bek sayap itu di datangkan dari  New York City FC ke Jerman pada Januari tahun ini, setelah sebelumnya menyetujui transfer saat berusia 16 tahun pada 2019. Scally sukses membuat pelatih kepala baru Die Fohlen, Adi Hütter terkesan di pra-musim, pemain berusia 18 tahun itu memanfaatkan cedera yang dialami Ramy Bensebaini dan seniornya asal Austria, Stefan Lainer.

Meskipun mencatat bahwa "semua orang lebih cepat, lebih kuat, dan secara keseluruhan pemain yang lebih baik" di Bundesliga dibandingkan dengan waktunya di MLS bersama The Pigeons, Scally nyatanya mampu beradaptasi dengan mulus dengan kompetisi utama di Jerman itu, bermain setiap menit dari 4 laga yang sudah dilakoni Lars Stindl cs di musim 2021/2022.

10 Foto Anna Lewandowska, Istri Robert Lewandowski Pemegang Sabuk Hitam Karate

10 Foto Anna Lewandowska, Istri Robert Lewandowski Pemegang Sabuk Hitam Karate

“Saya memilih Borussia karena itu adalah klub yang sangat terkenal,” ujar pemain dengan 22 caps bersama timnas Amerika U-17 itu kepada situs resmi Gladbach.

“Ini adalah klub cinta keluarga yang sangat tradisional dan saya tahu ini adalah tempat saya bisa membawa permainan saya ke level berikutnya.”

Pada awal kedatangannya, banyak pengamat sepakbola yang ragu dengan kapasitasnya, apalagi saat ia diturunkan pada laga perdana menghadapi raksasa Bayern Muenchen, tapi dalam praktiknya Scally mampu menjaga Leroy Sane dan Foals mendapatkan hasil imbang 1-1 melawan juara bertahan.

“Momen terbaik saya sejauh ini adalah melawan Bayern ketika kami mendapat satu poin,” ujarnya.

 “Itu adalah pertandingan Bundesliga pertama saya. Itu hanya permainan yang sangat bagus secara keseluruhan. Suasana di debut kandang saya sangat gila. Saya tidak pernah bermain di depan orang banyak seperti itu, dan berpikir itu hanya setengah penuh… Dan ketika orang banyak mulai menyanyikan nama saya – itu seperti mimpi!.”

Kuat di pertahanan – Scally mencatat 43 kali kemenangan intercept dan menempatkannya dalam 25 pemain Bundesliga dengan pertahanan terbaik musim ini. Selain itu, pria kelahiran Lake Grove itu juga sukses melepaskan lima tembakan dan delapan umpan silang dari permainan terbuka hingga saat ini, catatan terbaik untuk pemain bertahan di Bundesliga.

Yang lebih mentereng lagi, Scally menciptakan catatan itudengan bermain di kedua posisi full-back, awalnya di posisi kiri saat Bensebaini absen sebelum beralih ke kanan untuk menggantikan Lainer yang cedera. 

“Saya akan mengatakan (saya lebih suka) bek kanan karena itu adalah posisi normal saya, tetapi saya juga sangat menyukai bek kiri.”

Penampilan impresifnya terbayarkan dengan setimpal saat para penggemar klub meneriakan serta menyanyikan namanya di Borussia-Park, dan ia juga terpilih sebagai Pemain Terbaik Bulan Agustus Gladbach. 

“Ini seperti mimpi yang menjadi kenyataan,” katanya tentang hadiah itu. "Saya hanya berharap hal-hal yang lebih baik datang bulan depan."

(muflih miftahul kamal/muf)

  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Komentar

(500 Karakter Tersisa)

Foto

10 Wanita Seksi Anak Pesepakbola dan Manager Sepakbola

Klasemen