Fans Real Madrid menghadapi risiko dilarang masuk stadion setelah mencemooh pemain mereka sendiri saat melawan Levante.
Suasana Panas di Bernabeu
Pada pertandingan Sabtu lalu melawan Levante, sejumlah besar fans Real Madrid terdengar mencemooh dan bersiul kepada pemain mereka sendiri. Reaksi ini bisa membuat mereka dilarang masuk stadion. Sebelum pertandingan dimulai, pelatih baru Real Madrid, Alvaro Arbeloa, meminta para pendukung Los Blancos untuk mendukung tim mereka dalam laga La Liga melawan Levante yang terancam degradasi.
Bulan ini memang mengecewakan bagi raksasa Spanyol tersebut. Setelah kalah 3-2 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol, mereka tersingkir dari Copa Del Rey oleh tim divisi dua, Albacete, pada hari Rabu. Arbeloa mengatakan kepada Cope, 'Saya sangat menghormati opini Bernabeu. Saya mengerti bahwa fans Madrid terluka dan kecewa dengan kami, tetapi saya akan meminta dukungan mereka untuk para pemain.' Dalam sejarah 123 tahun Real Madrid, pencapaian dan gelar terbesar diraih ketika Bernabeu mendukung pemainnya.

Florentina Perez hadir pada hari Sabtu. Kredit gambar: Getty
Reaksi Fans yang Tak Terduga
Sayangnya, kata-kata Arbeloa sebagian besar diabaikan pada Sabtu sore ketika ribuan fans mencemooh dan bersiul kepada pemain mereka sendiri di tahap awal pertandingan. Seperti yang terlihat dalam rekaman di bawah ini, fans bereaksi negatif ketika Jude Bellingham dan Vinicius Jr menerima bola. Chant 'Florentino Perez mundur' juga terdengar di sekitar Bernabeu, dengan rekaman segera muncul dari presiden klub yang dicemooh ketika wajahnya ditampilkan di layar besar.
Menjelang pertandingan akhir pekan ini, disarankan bahwa fans dari bagian 'Grada de Animacion' di Bernabeu telah diberitahu bahwa pengawasan ketat akan diberlakukan untuk pertandingan tersebut. Sebuah posting dari Madrid Zone, menurut Cadena SER, berbunyi: 'Klub akan meninjau kamera keamanan Bernabeu, dan siapa pun yang tertangkap kamera mencemooh tim akan dilarang dari Grada. Klub mengatakan: 'Siapa pun yang ingin mencemooh, bisa mencemooh di luar stadion'.
Jurnalis Mario Cortegana, yang menghadiri pertandingan, mengatakan fans dari 'Grada' terdengar bersorak, meskipun dukungan mereka segera tenggelam oleh siulan dari pendukung lainnya. Beberapa anggota kerumunan juga terlihat melambaikan sapu tangan putih di sekitar kepala mereka, tanda lain dari ketidakpuasan.
Newsletter : 📩 Dapatkan update terkini seputar dunia sepak bola langsung ke email kamu — gratis!