Selamat Ulang Tahun!

Perang Teluk II, 8 Perbandingan Kekuatan Big Boss Man City vs Newcastle

"Sama-sama super kaya dan berkuasa. Siapa yang unggul? Ini statistiknya."

Feature | 23 November 2021, 16:00
Perang Teluk II, 8 Perbandingan Kekuatan Big Boss Man City vs Newcastle

Libero.id - Keberadaan dua orang super kaya di Liga Premier, Muhammad bin Salman dan Mansour bin Zayed Al Nahyan, membuat kompetisi sepakbola kasta tertinggi Inggris seperti Perang Teluk jilid kedua.

Pangerah Muhammad belum lama ini menyelesaikan pengambilalihan mayoritas saham Newcastle United. Putra mahkhota Kerajaan Arab Saudi tersebut mengikuti jejak sang tetangga penguasa Abu Dhabi, Sheikh Mansour, ketika menguasai mayoritas saham Manchester City.

Seperti yang dilakukan Sheikh Mansour saat datang ke Inggris, Pangeran Muhammad tampaknya juga akan mulai merombak skuad The Magies. Setelah memastikan Eddie Howe sebagai nakhoda pengganti Steve Bruce yang dipecat, Newcastle bersiap belanja besar pada 2022.

Jika pemilik Man City telah menghabiskan lebih dari 1 miliar pounds (Rp19,1 triliun) untuk membeli pemain dan meningkatkan prestasi klub, berapa yang akan dibelanjakan Newcastle? Terlepas dari regulasi financial fair play (FFP), belanja mereka akan sangat menarik dinantikan.

Ketika semuanya tercapai, maka akan sangat menarik peta persaingan Liga Premier di masa depan. Menantikan Pangeran Muhammad dan Sheikh Mansour berlomba membangun kekuatan akan menjadi tema utama kompetisi Inggris dalam beberapa tahun mendatang.

Dan, berikut ini perbandingan sumber daya yang dimiliki Pangeran Muhammad dengan Sheikh Mansour:

10 Pesepakbola Tercepat di Dunia Saat Ini

10 Pesepakbola Tercepat di Dunia Saat Ini


1. Kekayaan

Pangeran Muhammad memiliki perkiraan kekayaan pribadi sekitar 13 miliar pounds (Rp248,6 triliun). Tapi, dia juga memiliki hampir seluruh kekayaan Arab Saudi. Sementara kekayaan pribadi Sheikh Mansour diyakini berada di kisaran 17 miliar pounds (Rp325,1 triliun).


2. Politik dan bisnis

Pengeran Muhammad adalah Putra Mahkota Arab Saudi. Dia putra Raja Salman bin Abdulaziz dan pemimpin de facto negara. Itu karena Raja Salman tidak dapat sepenuhnya bisa memerintah setelah mengalami demensia.

Di negara asalnya, Pangeran Muhammad juga menjadi wakil perdana menteri dan menteri pertahanan. Meski tersangkut skandal pembunuhan seorang junalis, Pangeran Muhammad menunjukan dirinya sebagai pemimpin yang akan membawa Arab Saudi menuju reformasi dengan meninggalkan kebijakan konservatif masa lalu.

Pada 2019, untuk pertama kalinya kaum perempuan Arab Saudi diizinkan bepergian ke luar negeri, mendaftar untuk menikah atau bercerai, dan mengajukan dokumen resmi tanpa persetujuan wali laki-laki. Sementara bulan ini, kompetisi sepakbola wanita Arab saudi resmi diluncurkan.

Sementara Sheikh Mansour adalah wakil perdana menteri Uni Emirat Arab (UEA) dan Menteri Urusan Kepresidenan. Ketika Pangeran Muhammad berfokus pada karier politiknya sebagai pemimpin Arab Saudi, Sheikh Mansour lebih senang menghabiskan banyak waktu untuk mengurus bisnis pribadinya.

Sheikh Mansour mengepalai International Petroleum Investment Company, yang memiliki saham di sejumlah bisnis di seluruh dunia. Pemilik Man City ini punya 32 persen saham di Virgin Galactic dengan nilai investasi lebih dari 200 juta pounds (Rp 3.814 triliun) pada 2009, serta 9,1 persen saham Daimler, yang merupakan perusahaan induk dari Mercedes-Benz.

Perusahaan Investasi Media Abu Dhabi milik Sheikh Mansour juga mendirikan Sky News Arabia dan surat kabar berbahasa Inggris bernama The National.


3. Keluarga

Pangeran Muhammad adalah bagian dari House of Saud yang merupakan keluarga penguasa Arab Saudi sejak 1744. Keluarga itu memiliki sekitar 15.000 anggota, meski mayoritas kekuasaan dan kekayaan berada di tangan sekitar 2.000 orang. Trah Al-Saud diperkirakan memiliki kekayaan gabungan yang dilaporkan sebesar 1,3 triliun pounds (Rp24.861 triliun).

Sementara Sheikh Mansour adalah saudara tiri dari Presiden UEA saat ini dan menjadi anggota keluarga Al Nahyan yang berkuasa. Keluarga kaya minyak itu diperkirakan memiliki kekayaan gabungan setidaknya 150 miliar pounds (Rp2.868 triliun) dan telah mendorong pembangunan beberapa tempat liburan di Dubai.

Pangerean Muhammad menikah dengan Sarah binti Mashhoor yang dikenal sebagai "Putri Barbie" pada 2008. Pasangan itu memiliki empat orang anak. Ada desas-desus yang belum dikonfirmasi bahwa dia juga memiliki tiga istri lain.

Sementara Sheikh Mansour memiliki dua istri dan enam anak. Dia menikah dengan Sheikha Alia binti Mohammed bin Butti Al Hamed pada 1995 dan memiliki satu putra. Istri keduanya, Manal bint Mohammed Al Maktoum, dinikahi pada 2005, dan memiliki dua putri serta tiga putra. Manal adalah presiden Dubai Women Establishment.


4. Rumah dan liburan

Baik Sheikh Mansour maupun Pangeran Muhammad memiliki akses penuh ke istana kepresidenan yang mewah, tempat keluarga mereka menetap. Keduanya adalah pecinta Costa del Sol di Spanyol dan Sheikh Mansour membeli Los Quintos de San Martin seluas 20.000 hektar pada 2016 seharga 42 juta pounds (Rp803 miliar).

Keluarganya juga secara teratur menginap di hotel Emirates Palace, yang digambarkan sebagai hotel bintang tujuh di Abu Dhabi.

Namun, Pangeran Muhammad memiliki yang lebih baik. Pada 2015, dia mengunjungi dan membeli rumah termahal di dunia, yaitu Chateau Louis XIV senilai 230 juta pounds (Rp4,4 triliun) di sebelah barat Paris. Dari luar, Chateau Louis XIV tampak seperti puri abad 17, dibangun dengan gaya yang mirip dengan istana terdekat di Versailles.

Rumah dengan 10 kamar tidur yang baru dibangun ini dirancang agar terlihat seperti istana abad 17 dan dilengkapi dengan bioskop, kolam renang mewah, serta parit berlantai kaca untuk menonton ikan koi. Air mancur di rumah itu juga bisa dikendalikan dari tablet atau ponsel. Sedangkan sebidang tanah seluas 57 hektar lain memiliki taman yang rapi dan labirin.


5. Kapal pesiar

Pangeran Muhammad mungkin saja memenangkan pertempuran di darat. Tapi Sheikh Mansour memenangkan pertempuran di tujuh lautan. Itu karena Arab Saudi memiliki Serene yang mewah dan Abu Dhabi memiliki Topaz. Super yacht berukuran 439 kaki 4 inci itu adalah yang terbesar kesembilan di dunia ketika dibangun untuk taipan vodka, Yuri Shefler, seharga 200 juta pounds (Rp3,8 triliun) pada 2011.

Sementara Pengera Muhammad membeli kapal yang mampu menampung 24 tamu dan 52 awak pada 2015 dengan harga 380 juta pounds (Rp7,2 triliun).

Bill Gates pernah menyewa properti itu selama seminggu dengan biaya USD5 juta (Rp71,2 miliar) dan dilengkapi dengan tujuh dek, dua helipad, serta kolam renang air asin penuh. Tapi, pada Agustus 2017, kapal itu mengalami kerusakan pada lambungnya setelah kandas di lepas pantai Sharm El Sheikh, Mesir.

Kapal pesiar milik Sheikh Mansour, Topaz, jauh mengungguli Serene. Dibuat pada 2012, Topaz menghabiskan lebih dari 320 juta pounds (Rp6,1 triliun) untuk memiliki tinggi 482 kaki yang dilengkapi dengan jacuzzi, dua helipad, platform renang, dan delapan tingkat. Sekarang, kapal itu nilainya lebih dari 400 juta pounds (Rp7,6 triliun).


6. Mobil

Sheikh Mansour  punya koleksi mobil yang lebih mewah. Bahkan, tampaknya Pangeran Muhammad sama sekali tidak tertarik dengan mobil. Beberapa laporan mengklaim dia memiliki armada yang terlihat sederhana dengan Ferrari, Lamborghini, dan Bugatti di garasinya.

Di sisi lain, Sheikh Mansour tidak memiliki cukup banyak. Koleksi pribadinya termasuk Lamborghini Reventon seharga 840.000 pounds (Rp16 miliar), lima Bugatti Veyrons yang masing-masing seharga lebih dari 1 juta pounds (Rp19,1 miliar), serta Ferrari Enzo seharga 2,5 juta pounds (Rp47,8 miliar) dan Porsche 911 GT1 bernilai 3 juta pounds (Rp57,3 miliar).

Sheikh Mansour juga berperan penting dalam membawa Formula 1 ke Abu Dhabi dan memiliki saham di perusahaan induk Ferrari dan Mercedes, Daimler AG.


7. Kontroversi

Baik Pangeran Muhammad maupun Raja Salman telah dilaporkan dengan beberapa kasus pelanggaran hak asasi manusia. Pangeran Muhammad dianggap menjadi orang yang bertanggung jawab pada perang di Yaman, termasuk pengeboman. Dia memerintahkan blokade negara yang memicu kelaparan dan krisis kemanusiaan yang telah menewaskan puluhan ribu orang.

Direktur Human Rights Watch, Sarah Leah Whitson, menggambarkan rezimnya sebagai "despotisme". Ada lagi kecaman internasional ketika jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi dibunuh di Turki pada 2018.

Selain itu, pada April tahun ini, Arab Saudi juga melakukan eksekusi massal terhadap 37 warga sipil yang dipenjara. Sekitar 21 dari mereka  didakwa atas dasar pengakuan yang diperoleh di bawah paksaan dan penyiksaan serta terorisme. Mereka dieksekusi dengan cara dipenggal, dengan dua mayat dibiarkan di depan umum.

Sementara Sheikh Mansour dituduh menggunakan Man City dan sepakbola untuk mencuci citra negaranya. Rezim yang berkuasa di UEA juga dituduh melakukan sejumlah pelanggaran hak asasi manusia, sepeti cambuk, rajam, dan amputasi. Semuanya tetap menjadi hukuman hukum.


8. Olahraga

Sheikh Mansour adalah pecinta olahraga sejati. Selain kecintaannya pada Formula 1 dan sepakbola, dia juga merupakan ketua Otoritas Pacuan Kuda Emirates dan pelindung Organisasi Marathon UEA.

Dia tidak hanya menginvestasikan lebih dari 1 miliar pounds ke Man City. Dia juga memiliki sejumlah klub di seluruh dunia. Dia membeli New York City FC, Melbourne City, Yokohama Marinos, Club Atletico Torque, hingga Girona. Dikabarkan juga ada rencana untuk memperluas lebih jauh ke Afrika. 

Sementara Pangeran Muhammad tidak terlalu dikenal di olahraga. Bahkan, Newcastle adalah satu-satunya tautannya ke dunia olahraga. Ada lagi kompetisi kasta kedua Arab Saudi, yang dinamai menurut namanya.

(atmaja wijaya/anda)




  • 0%Suka
  • 0%Lucu
  • 0%Sedih
  • 0%Kaget

Foto


Komentar

(500 Karakter Tersisa)
Sumber : https://www.youtube.com/watch?v=uZiDnSmspvE

Artikel Pilihan